Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat ada 19 kasus masuk kategori suspek campak, (7/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi mencatat sebanyak 19 kasus suspek campak selama periode Januari hingga awal April 2026. Hingga kini, belum ada kasus yang dinyatakan positif setelah melalui pemeriksaan laboratorium.

Kasus-kasus tersebut terdeteksi dari hasil pemantauan di berbagai fasilitas kesehatan (Faskes), khususnya pada pasien yang mengalami gejala demam dan ruam. Tim Kerja Imunisasi Surveilans Dinkes Ngawi, Daut Setyowahono, menyebut seluruh temuan masih berstatus dugaan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

“Sejauh ini belum ada hasil laboratorium yang menyatakan positif campak. Namun dari laporan seluruh faskes, kami mencatat ada 19 kasus yang masuk kategori suspek,” jelas Daut, Selasa (7/4/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 sampel telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sementara satu sampel lainnya masih berada di Dinkes Ngawi dan akan segera menyusul untuk diuji.

Daut menambahkan, pengambilan spesimen dilakukan sebagai langkah kewaspadaan dini guna memastikan setiap dugaan kasus dapat terdeteksi secara akurat.

“Kami lakukan pengambilan sampel sebagai bentuk deteksi dini, sehingga jika memang ada kasus positif bisa segera ditangani dan tidak meluas,” ujarnya.

Dinkes Ngawi juga terus memantau perkembangan kasus ini dengan mengacu pada data tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat dua kasus campak terkonfirmasi dari total 50 suspek yang ditemukan.

Sebagai langkah pencegahan, program imunisasi terus diintensifkan, termasuk melalui imunisasi kejar atau catch up campaign (CUC) yang menyasar anak-anak dengan status imunisasi belum lengkap.

“Kalau setelah skrining diketahui imunisasinya belum lengkap, maka langsung kami lakukan imunisasi kejar. Ini penting untuk menekan risiko penularan di masyarakat,” terang Daut.

Ia juga menekankan bahwa anak yang telah mendapatkan imunisasi lengkap memiliki perlindungan lebih baik terhadap penyakit campak.

“Anak yang imunisasinya lengkap umumnya lebih terlindungi. Kalaupun terpapar, gejalanya cenderung lebih ringan dibanding yang belum imunisasi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinkes Ngawi masih menemukan adanya penolakan imunisasi dari sebagian kecil masyarakat. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kondisi anak yang sedang sakit hingga alasan keyakinan orang tua.

Meski demikian, upaya edukasi terus dilakukan dengan melibatkan tenaga kesehatan dan pendekatan langsung ke masyarakat.

“Penolakan memang masih ada, tapi jumlahnya kecil. Kami terus melakukan sosialisasi dan pendekatan agar masyarakat semakin paham pentingnya imunisasi,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Rem Blong, Peserta Kopdar Motor 2T di Sarangan Celaka

    Diduga Rem Blong, Peserta Kopdar Motor 2T di Sarangan Celaka

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kopdar motor dua-tak di jalur wisata Sarangan–Cemorosewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berujung petaka. Seorang peserta mengalami luka serius setelah motornya mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lain, Minggu (10/8/2025). Kecelakaan terjadi di jalur lama C1000–Mojosemi, tepat di pertigaan timur RM Mbah Djoe Resort. Yamaha Fiz R AG 5194 JR yang dikendarai […]

    Bagikan
  • Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KAB.PONOROGO – Diduga terserang penyakit kulit dan mulut (PMK) sejumlah sapi di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Ponorogo mati mendadak. Seperti sapi milik purwoto (45) yang ditemukan mati mendadak pada Rabu 1 Januari 2025 lalu. Bahkan sebelumnya, juga ada 1 ekor sapi yang mati dengan gejala serupa. Menurut Ismiati, kerabat Purwoto menuturkan total kini 3 ekor […]

    Bagikan
  • Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan sopir truk dump di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun hingga halaman Kantor DPRD Ponorogo, Kamis (15/1/2025). Mereka mendesak agar aktivitas tambang galian C yang berhenti sekitar sebulan terakhir segera dibuka kembali. Para sopir menilai penghentian operasional tambang berdampak langsung terhadap penghasilan mereka. Selama ini, kebutuhan hidup keluarga […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan photo_camera 3

    Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor Madiun merilis hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Selama operasi berlangsung, petugas berhasil menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026). […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    Ratusan Calon P3K Paruh Waktu Urus Surat Sehat di RSU Dungus

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu memadati Rumah Sakit Umum (RSU) Dungus, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, sejak Jumat pagi (19/09/2025). Mereka mengurus surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat administrasi penerimaan. Hingga Jumat, pihak rumah sakit mencatat sudah melayani 574 peserta sejak layanan dibuka pada Senin […]

    Bagikan
  • Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo hingga kini masih sepi peminat. Hingga Kamis (19/2/2026), belum ada satupun pelamar yang mengirimkan berkas maupun melakukan submit formulir pendaftaran pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang berperan penting dalam […]

    Bagikan
expand_less