Berita Terkini
Trending Tags

8 Wartawan Diintimidasi di Ngawi, Jurnalis Hampir Dipukul Paving di SPPG Bintang Mantingan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wartawan Diintimidasi di Ngawi, wartawan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinkes Ngawi di SPPG Bintang Mantingan, Foto : Jepretan Gambar

Sinergia | Ngawi – Insiden intimidasi terhadap jurnalis terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Delapan wartawan dari berbagai media mengaku diusir dan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kamis (04/12/2025) siang. Bahkan, seorang jurnalis dikabarkan hampir dipukul menggunakan paving dan papan kayu oleh pria tak dikenal.

Para wartawan yang berada di lokasi adalah Ari Hermawan (Suara Indonesia), Aris Purniawan (SKH Memorandum), Ito Wahyu (JTV Madiun), Suratno (CNN Indonesia), Imam Mustajab (Solopos Media Group), Asfi Manar (MNC Group), Asep Syaeful Bachri (Jawa Pos Radar Madiun), serta Joko Wahyono (SCTV).

Suratno, jurnalis CNN Indonesia, menuturkan bahwa dirinya bersama tujuh rekan media lain tiba-tiba diminta pergi oleh seorang pria saat sedang mengambil gambar proses pengambilan sampel makanan oleh petugas Dinkes.

“Orangnya tiba-tiba muncul sambil berteriak agar kami keluar dari area. Saat saya mundur sambil tetap merekam, dia malah makin marah dan mengambil kayu serta paving,” ungkapnya.

Asep Syaeful Bachri dari Jawa Pos Radar Madiun juga mengalami tindakan serupa. Meski sudah berada di luar area SPPG, ia tetap didorong oleh pria tersebut. “Dia mendekat dan langsung mendorong saya, padahal saya sudah berada di luar,” ujarnya.

Menurut Asep, sejak awal pria tersebut terlihat agresif dan berupaya mencegah wartawan memotret maupun merekam video. Beberapa jurnalis lain turut mendapat tekanan verbal sehingga suasana menjadi tidak aman. Para jurnalis memilik mundur ke area yang lebih jauh namun tetap melanjutkan peliputan.

“Kami hanya menjalankan pekerjaan. Tidak semestinya ada perlakuan seperti itu,” kata Asep.

Asep menegaskan bahwa insiden tersebut bukan peristiwa kecil. Ia menilai apa yang terjadi merupakan tindakan yang menghambat kerja jurnalistik. “Ini bukan sekadar reaksi spontan, tetapi bentuk arogansi. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, para jurnalis berencana melaporkan dugaan intimidasi dan penghalangan kerja pers kepada pihak kepolisian. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar undang-undang yang menjamin kemerdekaan pers serta keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perguruan PSCP Pusat Magetan Bantah Maklumat Beredar, Sebut Hoaks dan Minta Anggota Tak Terprovokasi

    Perguruan PSCP Pusat Magetan Bantah Maklumat Beredar, Sebut Hoaks dan Minta Anggota Tak Terprovokasi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengurus Pusat Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih (PSCP) Pusat Magetan menerbitkan surat sanggahan terkait beredarnya maklumat di media sosial yang dinilai memuat sejumlah informasi tidak benar. Pengurus meminta seluruh warga perguruan tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas. Surat bernomor PP/00112/PSCP.Pst/VIII/2026 tersebut ditandatangani pada 25 Agustus 2026 dan ditujukan kepada seluruh […]

    Bagikan
  • Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Karanganyar menuju Sarangan diduga mengalami rem blong saat melewati turunan tajam kawasan Lawu Green Forests (LGF). Motor tersebut kemudian menghantam mobil Honda Mobilio yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Serbu !! Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Di Booking, Simak Jadwalnya

    Serbu !! Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Di Booking, Simak Jadwalnya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mudik lebaran menjadi momentum bagi perantau untuk pulang ke kampung halaman. Tak ayal, mereka pun mulai berburu tiket transportasi pada momen mudik lebaran nanti. Tak terkecuali transportasi yang selalu menjadi favorit pemudik yakni kereta api. Kini, PT KAI (Persero) pun telah membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat sepeda motor yang dikendarai pelajar terjadi di Jalan Raya Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang siswa SMK meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara enam pelajar lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban meninggal diketahui […]

    Bagikan
  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
expand_less