Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siti Robiah (91) calon jamaah haji Ponorogo saat mengumpulkan kayu bakar. Foto: istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kebahagiaan tengah dirasakan Siti Robiah (91), warga Dusun Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Di usia senjanya, ia akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama enam tahun sejak mendaftar pada 2020.

Nenek yang akrab disapa Mbah Robiah tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji tertua asal Ponorogo tahun 2026. Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 April 2026 mendatang bersama kelompok terbang (kloter) 20.

Perjalanan menuju panggilan haji bagi Mbah Robiah bukanlah hal yang mudah. Sejak muda, ia telah bekerja keras demi mengumpulkan biaya. Berbagai pekerjaan pernah dijalani, mulai dari petani, buruh, hingga berjualan arang dan buah.

Demi mewujudkan impiannya, Mbah Robiah bahkan rela menjual sebidang tanah miliknya senilai Rp100 juta untuk biaya pendaftaran haji pada Juli 2020. Kesabaran dan ketekunan itu akhirnya terbayar dengan keberangkatan ke Tanah Suci di usia 91 tahun.

“Dulu waktu mendengar akan berangkat, saya merasa sangat senang. Tahun berapa mendaftar, saya sudah lupa. Awalnya saya hanya ingin umrah, tetapi diajak keponakan untuk sekalian menunaikan ibadah haji. Untuk biayanya, saya menjual sedikit yang saya miliki. Sehari-hari saya bekerja sebagai petani, juga berjualan kayu bakar, dan menjadi buruh pabrik.”ujar Robiah (9/4/2026)

Tak hanya soal ekonomi, tantangan juga muncul saat proses administrasi. Mbah Robiah sempat mengalami kendala ketika perekaman sidik jari karena faktor usia. Namun, berkat kesabaran dan bantuan petugas, proses tersebut akhirnya dapat diselesaikan.

Meski telah berusia lanjut, kondisi kesehatan Mbah Robiah dilaporkan stabil. Keluarga pun optimistis ia mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar.

“Alhamdulillah, kondisi simbah sehat. Kami sekeluarga sangat bersyukur dan akan terus mendampingi serta mendoakan agar ibadahnya lancar,” ujar Binti Masruroh, cucu Mbah Robiah.

Mbah Robiah akan berangkat bersama total 565 jemaah calon haji asal Ponorogo. Seluruh jemaah dijadwalkan dilepas secara resmi dari Pendopo Kabupaten Ponorogo sebelum bertolak ke embarkasi.

Kisah Mbah Robiah menjadi inspirasi tentang keteguhan hati dan kesabaran dalam menjemput panggilan ibadah, bahwa tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan niat suci ke Tanah Suci. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menemukan masih rendahnya kepatuhan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari 55 dapur yang sudah beroperasi, belum satu pun mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Surat Laik Fungsi (SLF). Temuan itu terungkap dalam hasil monitoring dan evaluasi (monev) Pemkab Madiun terhadap […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh pembeli maupun pedagang yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Pantauan di Pasar Legi, Rabu (26/3), menunjukkan cabai rawit yang sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram kini melonjak […]

    Bagikan
  • 565 JCH Ponorogo Siap Berangkat, 20 Persen Lansia dan Risti

    565 JCH Ponorogo Siap Berangkat, 20 Persen Lansia dan Risti

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 565 jemaah calon haji (JCH) asal Ponorogo dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Dari total tersebut, sekitar 20 persen di antaranya masuk kategori berisiko tinggi (risti) karena faktor usia lanjut maupun kondisi kesehatan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ponorogo, Marjuni, menyampaikan bahwa seluruh […]

    Bagikan
  • Relawan Magetan Tembus Daerah Terisolasi di Sumatera, Salurkan Bantuan Hingga ke Titik Terujung Longsor

    Relawan Magetan Tembus Daerah Terisolasi di Sumatera, Salurkan Bantuan Hingga ke Titik Terujung Longsor

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Sumatera Barat – Perjalanan ribuan kilometer tak menghalangi tekad relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Dengan menempuh jalur darat selama empat hari, tim ini berupaya menembus kawasan yang sempat terisolasi akibat kerusakan parah infrastruktur. Enam anggota Relawan 24 Jam Magetan […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less