Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 251
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat meninjau pelayanan di Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo, (10/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat meninjau pelayanan di Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo pada Jumat (10/4/2026).

Bagus menegaskan bahwa saat ini pihaknya telah menginstruksikan seluruh lurah untuk melakukan pendataan ulang secara lebih detail di lapangan. Langkah ini dilakukan menyusul temuan adanya warga yang dinilai layak menerima bantuan, namun belum tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Memang sekarang saya minta kepada lurah-lurah untuk mendata warga yang tidak mampu. Menurut kacamata saya mereka sebenarnya tidak mampu tapi belum masuk data DTSEN,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendataan dilakukan secara langsung dengan dokumentasi oleh petugas kelurahan. Hal ini bertujuan agar kondisi riil masyarakat dapat tergambar secara akurat.

“Makanya kelurahan hari ini banyak keliling untuk pendataan itu. Supaya nanti kita bisa melakukan intervensi terhadap masyarakat yang tidak masuk dalam DTSEN,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun, Heri Suwartono, menyampaikan bahwa proses pendataan dan validasi dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dari kementerian terkait.

“Sudah berjalan, kelurahan sudah turun, dan setiap saat selalu ada perbaikan data,” jelas Heri.

Terkait penyaluran bantuan bagi warga yang belum terdata, Heri menyebut bahwa mekanisme pemberian bantuan akan disesuaikan dengan kualifikasi masing-masing penerima.

“Kalau seperti itu nanti melihat kualifikasinya. Yang memenuhi syarat Program Keluarga Harapan (PKH) ya lebih bagus PKH, jadi disesuaikan dengan persyaratan yang masuk,” ujarnya.

Pemkot Madiun berharap, melalui pendataan ulang ini, tidak ada lagi warga kurang mampu yang terlewat dari program bantuan sosial pemerintah. Pendataan yang akurat dinilai menjadi kunci utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pendekar. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Tanah Air. Kasus pelecehan terhadap atlet kembali mencuat setelah VA, atlet kickboxing nasional mengaku menjadi korban pelecehan oleh Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia Jawa Timur, berinisial WPC. Dalam unggahan postingan di akun Instagramnya, atlet kelahiran 25 Juni 2001 itu menceritakan perjalanannya mencari keadilan. Dalam unggahan tersebut, […]

    Bagikan
  • Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Madiun mengikuti manasik haji terintegrasi di Asrama Haji Kota Madiun pada Senin (16/02/2026). Mereka mengikuti rangkaian manasik secara lengkap. Mulai dari niat ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, hingga tawaf ifadah dan sai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Madiun Tegaskan Belum Pernah Terbitkan Izin Penjualan Eceran Minol

    DPMPTSP Madiun Tegaskan Belum Pernah Terbitkan Izin Penjualan Eceran Minol

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penjualan minuman beralkohol (minol) secara terbuka di kawasan perkotaan Caruban, Kabupaten Madiun, menjadi sorotan setelah Satpol PP dan Damkar menemukan sejumlah minuman beralkohol di salah satu outlet. Terbaru, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun menegaskan hingga kini belum pernah menerbitkan izin penjualan eceran minuman beralkohol. Kepala […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban di Madiun

    Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban di Madiun

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jebakan tikus yang dialiri listrik kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Madiun. Seorang petani berusia 79 tahun, Djoyo Sardi, warga Desa Tiron, Kecamatan Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari kawat jebakan tikus di area persawahan, Selasa (22/9/2026). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di pematang sawah dengan tubuh menindih […]

    Bagikan
  • Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia photo_camera 3

    Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam […]

    Bagikan
expand_less