Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Tolak Jalan Kampung Jadi Akses Tambang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Sayutan datangi DPRD Magetan sampaikan penolakan aktivitas tambang. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Gelombang penolakan terhadap aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus berlanjut. Warga yang merasa terdampak mengaku kecewa lantaran hingga kini belum ada anggota DPRD Magetan yang datang menemui ataupun mendengar langsung keluhan masyarakat di lapangan.

Sebagai bentuk protes sekaligus mencari perhatian pemerintah, dua warga terdampak, Dakun (60) dan Muhammad (45), mendatangi kantor DPRD Magetan pada Senin (25/5/2026). Mereka membawa surat aspirasi warga dan meminta legislatif segera memfasilitasi pertemuan dengan pihak pengelola tambang.

Dakun menyebut penolakan datang dari warga tiga dukuhan, yakni Dukuh Jeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk. Menurutnya, masyarakat kompak menolak penggunaan jalan di Dukuh Jeruk sebagai akses kendaraan tambang.

“Yang ditolak warga itu aktivitas tambangnya, terutama kalau jalur Dukuh Jeruk dijadikan akses keluar masuk kendaraan tambang,” kata Dakun.

Ia menjelaskan, jalan yang kini dipersoalkan bukan jalan milik pemerintah daerah, melainkan dibangun secara mandiri oleh masyarakat melalui gotong royong selama bertahun-tahun.

“Dulu warga patungan membangun jalan itu. Cari batu sendiri, bikin makadam, sampai pengecoran dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Kekhawatiran warga tidak hanya soal kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase berat. Aktivitas tambang juga dinilai berpotensi mengganggu lingkungan sekitar, terutama sumber mata air yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga Dukuh Meluk.

“Kalau area atas jadi ditambang, kami takut sumber air hilang. Padahal itu dipakai masyarakat setiap hari,” tuturnya.

Selain sumber air, lokasi tambang disebut berada dekat kawasan makam leluhur yang dianggap sakral oleh warga serta area pemakaman umum yang masih aktif digunakan masyarakat.

“Ada makam leluhur yang dikeramatkan warga dan lokasinya juga dekat pemukiman,” imbuh Dakun.

Warga juga mempersoalkan proses pembukaan akses menuju lokasi tambang yang disebut dilakukan tanpa sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Saat ini, aktivitas di lapangan dikabarkan masih sebatas pembangunan jalan menuju area tambang baru.

“Masyarakat merasa tidak pernah diajak bicara. Tiba-tiba akses jalan sudah dibuka,” katanya.

Melalui surat yang disampaikan ke DPRD Magetan, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah sebelum penolakan semakin meluas. Mereka meminta aktivitas tambang dihentikan demi menjaga lingkungan, sumber mata air, serta keamanan kawasan permukiman.

“Harapan masyarakat cuma satu, tambang dihentikan dan lingkungan tetap lestari,” tegasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kota Madiun mengumpulkan puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pembangunan tahun 2025 sekaligus penjaringan aspirasi untuk perencanaan tahun 2026. Wali Kota Madiun Maidi menegaskan Pemkot Madiun terbuka dalam menampung kritik saran dari masyarakat. Termasuk […]

    Bagikan
  • Danrem Untoro Resmikan Masjid Al Hikmah di Tengah Relokasi Korban Longsor Ngetos

    Danrem Untoro Resmikan Masjid Al Hikmah di Tengah Relokasi Korban Longsor Ngetos

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Harapan warga Dusun Wonoasri, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk untuk memiliki tempat ibadah yang layak akhirnya terwujud. Masjid Al Hikmah yang pembangunannya sempat terhenti, kini berdiri kokoh dan telah dapat digunankan.  Peresmian masjid tersebut dilakukan oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
  • Tingkatkan SDM, Wali Kota Maidi Dorong ASN Kuliah S2 hingga Doktor

    Tingkatkan SDM, Wali Kota Maidi Dorong ASN Kuliah S2 hingga Doktor

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun menjadi salah satu fokus Wali Kota Madiun, Maidi. Kebijakan itu sejalan dengan visi yang diusungnya serta bagian dari Kota Madiun sebagai Smart City. Untuk itu, Maidi menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun bisa kuliah hingga […]

    Bagikan
  • Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru mewarnai halaman Masjid Agung Kota Madiun, Jumat sore (16/05/205), saat 152 calon jemaah haji diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka tergabung dalam kloter 52 keberangkatan haji tahun 2025 dari Kota Madiun. Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan berlangsung. Pelukan erat dan doa-doa penuh harapan mengiringi langkah kaki para […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Matangkan Aturan Pemilihan Wakil Bupati Jika Bupati Sudah Definitif

    DPRD Ponorogo Matangkan Aturan Pemilihan Wakil Bupati Jika Bupati Sudah Definitif

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo mulai menyiapkan perangkat aturan sebagai antisipasi apabila jabatan Wakil Bupati Ponorogo nantinya kosong. Persiapan tersebut dilakukan melalui penyusunan rancangan tata tertib (tatib) pemilihan wakil bupati untuk sisa masa jabatan 2021–2026, sehingga proses pengisian jabatan dapat segera dilaksanakan ketika seluruh persyaratan hukum telah terpenuhi. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) […]

    Bagikan
expand_less