Berita Terkini
Trending Tags

Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Tolak Jalan Kampung Jadi Akses Tambang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Sayutan datangi DPRD Magetan sampaikan penolakan aktivitas tambang. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Gelombang penolakan terhadap aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus berlanjut. Warga yang merasa terdampak mengaku kecewa lantaran hingga kini belum ada anggota DPRD Magetan yang datang menemui ataupun mendengar langsung keluhan masyarakat di lapangan.

Sebagai bentuk protes sekaligus mencari perhatian pemerintah, dua warga terdampak, Dakun (60) dan Muhammad (45), mendatangi kantor DPRD Magetan pada Senin (25/5/2026). Mereka membawa surat aspirasi warga dan meminta legislatif segera memfasilitasi pertemuan dengan pihak pengelola tambang.

Dakun menyebut penolakan datang dari warga tiga dukuhan, yakni Dukuh Jeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk. Menurutnya, masyarakat kompak menolak penggunaan jalan di Dukuh Jeruk sebagai akses kendaraan tambang.

“Yang ditolak warga itu aktivitas tambangnya, terutama kalau jalur Dukuh Jeruk dijadikan akses keluar masuk kendaraan tambang,” kata Dakun.

Ia menjelaskan, jalan yang kini dipersoalkan bukan jalan milik pemerintah daerah, melainkan dibangun secara mandiri oleh masyarakat melalui gotong royong selama bertahun-tahun.

“Dulu warga patungan membangun jalan itu. Cari batu sendiri, bikin makadam, sampai pengecoran dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Kekhawatiran warga tidak hanya soal kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase berat. Aktivitas tambang juga dinilai berpotensi mengganggu lingkungan sekitar, terutama sumber mata air yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga Dukuh Meluk.

“Kalau area atas jadi ditambang, kami takut sumber air hilang. Padahal itu dipakai masyarakat setiap hari,” tuturnya.

Selain sumber air, lokasi tambang disebut berada dekat kawasan makam leluhur yang dianggap sakral oleh warga serta area pemakaman umum yang masih aktif digunakan masyarakat.

“Ada makam leluhur yang dikeramatkan warga dan lokasinya juga dekat pemukiman,” imbuh Dakun.

Warga juga mempersoalkan proses pembukaan akses menuju lokasi tambang yang disebut dilakukan tanpa sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Saat ini, aktivitas di lapangan dikabarkan masih sebatas pembangunan jalan menuju area tambang baru.

“Masyarakat merasa tidak pernah diajak bicara. Tiba-tiba akses jalan sudah dibuka,” katanya.

Melalui surat yang disampaikan ke DPRD Magetan, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah sebelum penolakan semakin meluas. Mereka meminta aktivitas tambang dihentikan demi menjaga lingkungan, sumber mata air, serta keamanan kawasan permukiman.

“Harapan masyarakat cuma satu, tambang dihentikan dan lingkungan tetap lestari,” tegasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan tidak biasa pada Selasa (13/05/2025). Seorang pria lanjut usia asal Kecamatan Jogorogo datang ke Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi untuk meminta bantuan melepaskan pipa paralon yang terjebak di alat kelaminnya. Petugas penyelamatan segera melakukan evakuasi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan penekanan penting terhadap akurasi data administrasi kependudukan saat menghadiri sosialisasi pelayanan adminduk yang melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK se-Kota Madiun. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rabu (23/07/2025). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Yuni Setyawati Maidi dan […]

    Bagikan
  • Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, […]

    Bagikan
  • Personil Dishub Disiagakan Dalam Uji Coba Arus Lalu Lintas Baru di Kota Madiun

    Personil Dishub Disiagakan Dalam Uji Coba Arus Lalu Lintas Baru di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai memberlakukan uji coba perubahan arus lalu lintas di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai upaya menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di pusat kota. Uji coba yang berlangsung mulai 1 hingga 16 Agustus 2026 tersebut melibatkan pengaturan arus di sejumlah ruas jalan strategis. Selama […]

    Bagikan
  • Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri. Rafli yang juga pemilik RQ […]

    Bagikan
expand_less