Berita Terkini
Trending Tags

Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disbudpar Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga”, Foto: Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Raditya, menuturkan bahwa pihaknya sejak lama telah mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk menjaga standar harga. Ia menyebut imbauan tersebut telah disampaikan secara resmi.

“Kami sudah mengedarkan surat kepada para pelaku usaha agar tidak menetapkan harga yang melebihi batas wajar,” ungkap Eka, Senin (5/1/2026).

Selain soal kewajaran harga, Disbudpar meminta pedagang untuk menyediakan daftar harga yang jelas dan mudah dilihat pengunjung. Menurut Eka, transparansi menjadi langkah penting agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Dengan adanya daftar harga, pengunjung bisa mengetahui sejak awal biaya yang harus dikeluarkan sehingga tidak muncul kesan merasa dirugikan,” jelasnya.

Eka mengakui bahwa upaya pengawasan belum sepenuhnya berhasil. Masih ditemukan pedagang yang menetapkan harga jauh lebih tinggi dari standar yang dianggap pantas.

“Harus diakui ada yang masih memberikan harga terlalu tinggi. Wajar jika harga di tempat wisata sedikit lebih mahal, tapi tidak boleh sampai berlebihan,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan itu, Disbudpar berencana meningkatkan koordinasi dengan paguyuban pedagang yang menaungi para pelaku UMKM di kawasan wisata. Melalui paguyuban tersebut, pembinaan hingga pemberian sanksi dinilai dapat berjalan lebih efektif.

“Melalui paguyuban, peringatan dan sanksi bisa diberikan lebih teratur dan lebih mudah diterapkan,” kata Eka.

Meski demikian, Eka menegaskan bahwa harga makanan dan minuman di kawasan wisata tidak dapat diatur secara kaku layaknya komoditas kebutuhan pokok. Namun ia menyebut, ke depan paguyuban akan membuat kesepakatan bersama terkait batas harga yang pantas diterapkan.

“Karena bukan kategori kebutuhan pokok, tidak bisa dibuat aturan baku soal batasan harganya. Tapi nanti akan ada kesepakatan internal paguyuban untuk menjaga harga tetap dalam batas wajar,” tuturnya. Polemik harga ini diharapkan menjadi bahan evaluasi seluruh pihak terkait. Disbudpar berharap kejadian serupa tidak terulang demi menjaga kenyamanan pengunjung dan citra Telaga Sarangan sebagai destinasi favorit di Magetan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center kembali menghadirkan program kuliner bertajuk Flavors in Motion – Cooking & Baking Class 2025, sebagai langkah inovatif dalam merespons minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kegiatan memasak dan pengembangan usaha kuliner rumahan. Gelaran ini menyasar para pecinta baking, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Pria Tunawisma Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Dinas Kosong PG Purwodadie Magetan

    Pria Tunawisma Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Dinas Kosong PG Purwodadie Magetan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia Kab.| Magetan – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah dinas kosong milik Pabrik Gula (PG) Purwodadie, Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (25/07/2025). Korban diketahui bernama Sarijan (59), warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati. Selama ini, Sarijan dikenal sebagai tunawisma yang sering tidur di rumah dinas kosong tersebut. Jenazahnya pertama kali […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur rumah milik Suprapto (66) warga Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun mengalami kebakaran pada Kamis (05/06/2025) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Ashari Darmawan, membenarkan […]

    Bagikan
  • Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75). Akibat ledakan, kedua korban […]

    Bagikan
  • Rakor Forkopimcam Kartoharjo Jelang Perayaan Nataru 2024/2025

    Rakor Forkopimcam Kartoharjo Jelang Perayaan Nataru 2024/2025

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kartoharjo Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) keamanan dan ketertiban dalam rangka persiapan Natal tahun 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kegiatan Rakor itu di gelar di ruang rapat kantor Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Kegiatan ini diikuti oleh Danramil 0803/15 Kartoharjo Kodim Madiun, Kapolsek Kartoharjo, […]

    Bagikan
expand_less