Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disbudpar Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga”, Foto: Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Raditya, menuturkan bahwa pihaknya sejak lama telah mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk menjaga standar harga. Ia menyebut imbauan tersebut telah disampaikan secara resmi.

“Kami sudah mengedarkan surat kepada para pelaku usaha agar tidak menetapkan harga yang melebihi batas wajar,” ungkap Eka, Senin (5/1/2026).

Selain soal kewajaran harga, Disbudpar meminta pedagang untuk menyediakan daftar harga yang jelas dan mudah dilihat pengunjung. Menurut Eka, transparansi menjadi langkah penting agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Dengan adanya daftar harga, pengunjung bisa mengetahui sejak awal biaya yang harus dikeluarkan sehingga tidak muncul kesan merasa dirugikan,” jelasnya.

Eka mengakui bahwa upaya pengawasan belum sepenuhnya berhasil. Masih ditemukan pedagang yang menetapkan harga jauh lebih tinggi dari standar yang dianggap pantas.

“Harus diakui ada yang masih memberikan harga terlalu tinggi. Wajar jika harga di tempat wisata sedikit lebih mahal, tapi tidak boleh sampai berlebihan,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan itu, Disbudpar berencana meningkatkan koordinasi dengan paguyuban pedagang yang menaungi para pelaku UMKM di kawasan wisata. Melalui paguyuban tersebut, pembinaan hingga pemberian sanksi dinilai dapat berjalan lebih efektif.

“Melalui paguyuban, peringatan dan sanksi bisa diberikan lebih teratur dan lebih mudah diterapkan,” kata Eka.

Meski demikian, Eka menegaskan bahwa harga makanan dan minuman di kawasan wisata tidak dapat diatur secara kaku layaknya komoditas kebutuhan pokok. Namun ia menyebut, ke depan paguyuban akan membuat kesepakatan bersama terkait batas harga yang pantas diterapkan.

“Karena bukan kategori kebutuhan pokok, tidak bisa dibuat aturan baku soal batasan harganya. Tapi nanti akan ada kesepakatan internal paguyuban untuk menjaga harga tetap dalam batas wajar,” tuturnya. Polemik harga ini diharapkan menjadi bahan evaluasi seluruh pihak terkait. Disbudpar berharap kejadian serupa tidak terulang demi menjaga kenyamanan pengunjung dan citra Telaga Sarangan sebagai destinasi favorit di Magetan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun — Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan penonaktifan tersebut diimbangi dengan mutasi kepesertaan dari PBI daerah (PBI D) ke PBI […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo bersama sejumlah organisasi mahasiswa menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) bagi para pengemudi becak kayuh di depan gerbang Mapolres Ponorogo, Senin pagi (20/10/2025). Setidaknya ada 250 tukang becak menerima paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Seorang tersangka berinisial INR diamankan bersama barang bukti sabu seberat 301,37 gram atau lebih dari 3 ons. Wakapolres Ponorogo, Kompol Try Widyanto, mengatakan pengungkapan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penanganan kasus narkoba oleh Satresnarkoba Polres […]

    Bagikan
  • R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Kota Madiun mulai memasuki tahap pembahasan. Hal ini ditandai dengan penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (15/09/2025). Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengungkapkan proyeksi pendapatan daerah pada tahun […]

    Bagikan
  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Selasa (11/3/2025). Musrenbang yang diadakan di Gedung Panca Sakti Desa Dagangan ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2026. Camat Dagangan, Tarji, mengungkapkan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah […]

    Bagikan
expand_less