Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir Sungai Bengawan Madiun, Senin (25/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di aliran sungai kawasan desa setempat.
Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak memancing ikan di sungai. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos warna biru dan celana pendek.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Ngawi bersama tim BPBD dan pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan tali lantaran kondisi tepi sungai berlumpur dan cukup sulit dijangkau. Setelah beberapa saat, jasad korban berhasil dibawa ke pinggir sungai untuk selanjutnya diperiksa petugas.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku celana korban. Korban diketahui bernama Budi Harto (64), warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Sadiyanto, warga yang pertama kali menemukan korban, mengaku awalnya melihat benda mencurigakan mengambang di pinggir sungai saat hendak memancing.
“Saya mau memancing, terus melihat ada orang mengambang. Saya sempat mencoba mendekatkan ke pinggir menggunakan pancing tapi tidak berhasil, akhirnya saya lapor polisi,” ujar Sadiyanto.
Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban.
“Kami menerima laporan dari warga kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Dari hasil pemeriksaan ditemukan identitas korban berupa KTP. Untuk penyebab kematian masih dalam pendalaman,” kata AKP Jais Bintoro.
Polisi menduga korban terpeleset lalu hanyut ke aliran sungai. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





