Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas evakuasi mayat pria yang ditemukan di Bengawan Madiun, Ngawi. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir Sungai Bengawan Madiun, Senin (25/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di aliran sungai kawasan desa setempat.

Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak memancing ikan di sungai. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos warna biru dan celana pendek.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Ngawi bersama tim BPBD dan pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan tali lantaran kondisi tepi sungai berlumpur dan cukup sulit dijangkau. Setelah beberapa saat, jasad korban berhasil dibawa ke pinggir sungai untuk selanjutnya diperiksa petugas.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku celana korban. Korban diketahui bernama Budi Harto (64), warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Sadiyanto, warga yang pertama kali menemukan korban, mengaku awalnya melihat benda mencurigakan mengambang di pinggir sungai saat hendak memancing.

“Saya mau memancing, terus melihat ada orang mengambang. Saya sempat mencoba mendekatkan ke pinggir menggunakan pancing tapi tidak berhasil, akhirnya saya lapor polisi,” ujar Sadiyanto.

Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban.

“Kami menerima laporan dari warga kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Dari hasil pemeriksaan ditemukan identitas korban berupa KTP. Untuk penyebab kematian masih dalam pendalaman,” kata AKP Jais Bintoro.

Polisi menduga korban terpeleset lalu hanyut ke aliran sungai. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung resmi bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menegaskan, kehadiran badan usaha milik daerah (BUMD) ini bukan sekadar untuk eksis, melainkan harus memberi kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Kang Giri, sapaan akrabnya, jajaran pimpinan yang akan menakhodai Perumda Sari Gunung […]

    Bagikan
  • 18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menetapkan puluhan kawasan perumahan dan permukiman kumuh sebagai dasar penanganan terpadu. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Magetan Nomor 100.3.4.2/6/Kept./403.013/2026 tertanggal 14 Januari 2026, lebih dari 18.000 warga tercatat tinggal di kawasan kumuh dengan total luas mencapai 282,48 hektare dari keseluruhan wilayah Magetan seluas 688,85 km². Data tersebut menunjukkan, […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Berebut Hasil Bumi di Tradisi Buceng Porak Grebeg Tutup Suro Ponorogo

    Ribuan Warga Berebut Hasil Bumi di Tradisi Buceng Porak Grebeg Tutup Suro Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (14/7/2026), untuk mengikuti tradisi Buceng Porak dalam rangkaian Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, masyarakat telah memenuhi lokasi untuk menyaksikan kirab lima tumpeng raksasa yang berisi berbagai hasil bumi, seperti terong, timun, kacang panjang, cabai, dan aneka sayuran. […]

    Bagikan
  • Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Monumen Reog di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mencapai tahap penting pembangunan dengan pemasangan kepala burung merak di puncak bangunan setinggi 126 meter, Senin (11/08/2025) sore. Pemasangan ini menandai selesainya konstruksi utama monumen yang menelan anggaran lebih dari Rp100 miliar. Soft launching tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang […]

    Bagikan
  • BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – JYD (55), pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap belasan santri laki-laki yang menjadi anak didiknya sendiri. JYD diamankan petugas Polres Ponorogo pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB langsung dari pondok pesantren miliknya. Pengamanan dilakukan menyusul […]

    Bagikan
expand_less