Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 602
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Sukarno, tinjau lokasi galian C yang memakan korban jiwa. (14/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius.

Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali disampaikan.

Maridi, salah satu warga, mengungkapkan bahwa insiden ini bukan kejadian pertama. Ia menegaskan, masyarakat sudah lama meminta tindakan tegas, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak terkait.

“Sudah dua kali memakan korban jiwa. Kami minta segera ditutup, diratakan, dan diuruk agar tidak membahayakan lagi,” tegasnya.

Menurut Maridi, meskipun pemerintah desa sempat memberikan peringatan, kondisi di lapangan tetap dibiarkan tanpa penyelesaian menyeluruh. Hal itu membuat lokasi bekas galian masih menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak.

Keresahan serupa disampaikan Karjito, warga lainnya. Ia menyoroti fakta bahwa korban yang jatuh seluruhnya adalah anak-anak.

“Sudah dua kali makan korban, semuanya anak-anak. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diuruk,” ujarnya prihatin.

Image Not Found
Warga Desa Tulung protes karena galian C tersebut telah makan dua korban jiwa. Foto : Tova-Sinergia

Sementara itu, Kepala Desa Tulung, Sukarno, menjelaskan bahwa lahan bekas galian tersebut merupakan milik warga bernama Sunarto. Ia menyebut aktivitas tambang sebelumnya dikelola oleh pihak pengembang, Bambang dan Toha.

Sukarno mengakui bahwa sempat ada upaya reklamasi, namun hanya berlangsung sementara sebelum aktivitas penggalian kembali terjadi. Pihak desa, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pengelola tambang agar segera melakukan reklamasi sesuai harapan warga.

“Kami sudah menghubungi pihak pengembang agar segera melakukan reklamasi supaya lahan bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan nyata di lokasi. Warga pun mendesak pemerintah daerah turun tangan dan mengambil langkah tegas sebelum korban kembali berjatuhan.

Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat potensi bahaya yang terus mengintai di tengah permukiman. Warga berharap tragedi serupa tidak kembali terulang hanya karena lambannya penanganan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Air Bersih di Dusun Dungus Ponorogo, Polisi Salurkan 16 Ribu Liter untuk 180 KK

    Krisis Air Bersih di Dusun Dungus Ponorogo, Polisi Salurkan 16 Ribu Liter untuk 180 KK

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Krisis air bersih yang dialami warga Dusun Dungus, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapat respons dari jajaran Polsek Pulung. Pada Rabu (12/8/2026), Polsek Pulung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Sebanyak dua tangki truk atau sekitar 16.000 liter air bersih disalurkan ke sejumlah titik di […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang kuli bangunan berinisial S.A.S (24), warga Desa Sareng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, tewas tersengat listrik saat bekerja di proyek pembangunan ruko, Kamis (25/09/2025). Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya, Sudarsono (67) dan Gianto (52), tengah memasang material besi cor di lantai dua bangunan milik Rohmad Saiful Muklasin di […]

    Bagikan
  • Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Besar Kota Madiun Merangkak Naik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) mulai menunjukkan tren kenaikan. Sejumlah komoditas seperti tomat, bawang, dan cabai mengalami penyesuaian harga dalam sepekan terakhir. Sebagian pedagang menilai kenaikan tersebut masih tergolong wajar. Seno, salah satu pedagang sayur di Pasar Besar Kota Madiun, mengungkapkan harga tomat saat ini berkisar […]

    Bagikan
  • RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan dipindahkan dari Jalan Kaswari. Bangunan lama yang berada di tengah kawasan padat penduduk dianggap tidak lagi memenuhi standar kebersihan maupun estetika. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan lahan baru di area belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    Kelezatan Sate Kuah Rempah Ala Cangkemoe Bikin Ketagihan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menu kuliner berbuka puasa terus bermunculan selama bulan Ramadan. Salah satu yang menarik perhatian hadir dari Warung Cangkemoe yang berlokasi di Jalan Suromenggolo, Ponorogo. Kedai ini menghadirkan sajian unik berupa sate kuah rempah yang kini menjadi favorit para pencinta kuliner. Menu tersebut dirancang sebagai hidangan berbuka puasa yang menghangatkan tubuh. Perpaduan […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Magetan Serbu Polres untuk Urus SKCK Jelang Seleksi PPPK

    Ribuan Warga Magetan Serbu Polres untuk Urus SKCK Jelang Seleksi PPPK

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, antrean panjang pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) terlihat di Polres Magetan. Hingga Selasa (16/09/2025), jumlah pengajuan sudah menembus 1.100 berkas. Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra, mengungkapkan lonjakan terbesar terjadi sehari sebelumnya. “Senin (15/09/2025) tercatat ada 550 pemohon dalam sehari. […]

    Bagikan
expand_less