Berita Terkini
Trending Tags

Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 444
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Sukarno, tinjau lokasi galian C yang memakan korban jiwa. (14/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius.

Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali disampaikan.

Maridi, salah satu warga, mengungkapkan bahwa insiden ini bukan kejadian pertama. Ia menegaskan, masyarakat sudah lama meminta tindakan tegas, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak terkait.

“Sudah dua kali memakan korban jiwa. Kami minta segera ditutup, diratakan, dan diuruk agar tidak membahayakan lagi,” tegasnya.

Menurut Maridi, meskipun pemerintah desa sempat memberikan peringatan, kondisi di lapangan tetap dibiarkan tanpa penyelesaian menyeluruh. Hal itu membuat lokasi bekas galian masih menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak.

Keresahan serupa disampaikan Karjito, warga lainnya. Ia menyoroti fakta bahwa korban yang jatuh seluruhnya adalah anak-anak.

“Sudah dua kali makan korban, semuanya anak-anak. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diuruk,” ujarnya prihatin.

Image Not Found
Warga Desa Tulung protes karena galian C tersebut telah makan dua korban jiwa. Foto : Tova-Sinergia

Sementara itu, Kepala Desa Tulung, Sukarno, menjelaskan bahwa lahan bekas galian tersebut merupakan milik warga bernama Sunarto. Ia menyebut aktivitas tambang sebelumnya dikelola oleh pihak pengembang, Bambang dan Toha.

Sukarno mengakui bahwa sempat ada upaya reklamasi, namun hanya berlangsung sementara sebelum aktivitas penggalian kembali terjadi. Pihak desa, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pengelola tambang agar segera melakukan reklamasi sesuai harapan warga.

“Kami sudah menghubungi pihak pengembang agar segera melakukan reklamasi supaya lahan bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak membahayakan,” jelasnya.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan nyata di lokasi. Warga pun mendesak pemerintah daerah turun tangan dan mengambil langkah tegas sebelum korban kembali berjatuhan.

Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat potensi bahaya yang terus mengintai di tengah permukiman. Warga berharap tragedi serupa tidak kembali terulang hanya karena lambannya penanganan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seluruh camat se-Kabupaten Madiun bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jumat (2/1/2025). Hal itu untuk memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (Pungli) yang menyeret aparatur desa dan kejaksaan. Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya pemberitaan mengenai dugaan penggalangan dana hingga […]

    Bagikan
  • Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo –  Sumanto warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal itu setelah pria 50 tahun itu menembak seorang anak dengan senapan angin. Korban, AL (12), seorang pelajar kelas 1 MTs asal Desa Beton, Kecamatan Siman, tertembak di lengan kiri saat mencoba memancing ikan lele di kolam milik […]

    Bagikan
  • Waspada Tawon Vespa di Permukiman, Sengatan Bisa Picu Kematian

    Waspada Tawon Vespa di Permukiman, Sengatan Bisa Picu Kematian

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Keberadaan tawon vespa atau yang dikenal masyarakat sebagai tawon ndas kembali menjadi perhatian serius. BPBD Kota Madiun mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika menemukan sarang tawon vespa di sekitar rumah atau lingkungan permukiman. Pasalnya, serangga ini tergolong sangat berbahaya dan berpotensi mematikan. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menekan angka kehamilan di kalangan remaja. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Puskesmas Demangan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada remaja agar lebih memahami risiko pernikahan […]

    Bagikan
expand_less