Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 391
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga minyak goreng premium di Ponorogo naik, pasokan terbatas, (17/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Harga minyak goreng premium di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya terpantau di Pasar Legi Ponorogo, di mana harga minyak goreng premium kini menembus Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter, dari sebelumnya sekitar Rp19 ribu per kemasan 1 liter.

Kenaikan harga ini diduga dipengaruhi situasi global, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah, yang berdampak pada pasokan dan distribusi bahan pokok, termasuk minyak goreng.

Salah seorang pedagang di Pasar Legi Ponorogo, Wiwik Setyowati, mengungkapkan bahwa kenaikan harga juga terjadi pada tingkat pembelian dari distributor. Bahkan, harga naik lebih dari Rp10 ribu per karton.

“Kalau premium yang satu literan itu harganya Rp23 ribu. Kalau stok ya nggak banyak, soalnya kulakan lagi sudah nggak dapat lagi harga segitu. Kalau dijual terlalu mahal juga nggak berani, takut nggak laku,” ujarnya, Jum’at (17/4/2026).

Kondisi ini membuat sejumlah pedagang memilih tidak menyetok dalam jumlah besar karena khawatir harga terus berubah dan daya beli masyarakat menurun.

Sementara itu, pedagang lainnya, Imam Mashuri, mengaku lebih memilih menjual minyak goreng subsidi, yakni Minyakita, karena lebih terjangkau bagi masyarakat. Namun, ia juga mengeluhkan adanya pembatasan pasokan dalam beberapa waktu terakhir.

“Perang di Timur Tengah ini ya ngaruh banget. Kalau yang premium saya jarang jual, lebih banyak minyak rakyat yang murah. Tapi sekarang kiriman juga dibatasi, biasanya dapat 30 karton, sekarang cuma 10 karton,” katanya.

Ia menambahkan, harga minyak goreng dari berbagai merek saat ini cenderung fluktuatif. Para pedagang berharap kondisi segera stabil agar harga kembali terjangkau dan pasokan kembali normal di pasaran. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kasus dugaan penipuan pembelian gabah terjadi di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jumat malam (21/11/2025). Marjoko, anak dari korban bernama Katiyem, membeberkan kronologi lengkap kejadian yang membuat gabah milik ibunya raib dibawa truk tanpa pembayaran. Menurut Marjoko, ibunya dijanjikan transaksi pembelian gabah oleh seseorang yang mengaku bernama Heru. Keduanya sempat […]

    Bagikan
  • 64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027. Namun, sebelum masuk ke tahapan teknis dan penjadwalan, Pemkab memilih menuntaskan regulasi sebagai dasar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan regulasi Pilkades saat ini tengah dibahas bersama […]

    Bagikan
  • Lelang Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Dievaluasi Ulang, Upah Tenaga Kerja Jadi Sorotan

    Lelang Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Dievaluasi Ulang, Upah Tenaga Kerja Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Proses lelang proyek penataan lanskap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun memasuki tahap evaluasi ulang. Keputusan tersebut diambil setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun menemukan persoalan dalam evaluasi teknis terhadap calon penyedia yang sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang oleh kelompok […]

    Bagikan
  • Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Kaliabu, Kecamatan Mejayan menyita perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap pada Pemkab Madiun yang dinahkodai Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mampu mengatasi permasalahan gunung sampah di TPA Kaliabu yang kapasitasnya hampir overload.  Hal itu […]

    Bagikan
  • Harga Ayam Potong di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kilogram, Pedagang Kuliner Tertekan

    Harga Ayam Potong di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kilogram, Pedagang Kuliner Tertekan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Pada Selasa (18/8/2026), harga ayam potong di Pasar Besar Ngawi mencapai Rp43 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut jauh di atas kondisi normal yang biasanya berada di […]

    Bagikan
  • Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang petani di dalam sumur sawah miliknya, Kamis (16/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya, Aprilia (16), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Aprilia tengah mencari ayahnya yang sejak […]

    Bagikan
expand_less