Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 361
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahyudi dan istri wujudkan mimpi naik haji dari hasil jualan kopi, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini.

Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana itulah, ia menghidupi keluarganya sekaligus menabung untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Naik haji ini memang dari hasil jualan kopi. Saya dan istri punya niat bulat untuk berangkat, jadi kami menabung sedikit demi sedikit,” ujar Wahyudi.

Ia menceritakan, sebelum mendaftar haji, dirinya telah menabung hingga cukup untuk setoran awal. Setelah itu, ia dan istrinya kembali menabung secara rutin untuk pelunasan.

“Kami daftar tanggal 10 Oktober 2012. Setelah itu tetap menabung, tiap bulan sekitar Rp500 ribu sampai akhirnya bisa lunas,” jelasnya.

Sementara itu, sang istri, Siti Setiana Wati (58), memiliki cara tersendiri dalam menabung. Ia mengaku menyisihkan uang hasil jualan kopi setiap hari dan menyimpannya di dalam kaleng biskuit.

“Dulu saya menabung dari hasil jualan kopi tiap hari, dimasukkan ke kaleng. Kadang Rp10 ribu, kadang Rp50 ribu, tidak tentu,” ungkapnya.

Menariknya, kebiasaan menabung tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan suaminya selama bertahun-tahun.

Image Not Found
Menabung dari usaha sederhana, Wahyudi dan istri akhirnya berangkat haji, Foto : Ega-Sinergia

“Itu saya lakukan sekitar lima tahun tanpa sepengetahuan suami. Alhamdulillah, setelah terkumpul bisa dipakai untuk daftar haji,” tambahnya.

Setelah resmi terdaftar, pasangan ini semakin disiplin dalam menyisihkan penghasilan.

“Setelah daftar, kami sepakat tiap bulan menyisihkan Rp500 ribu. Sedikit tapi rutin, yang penting istiqomah,” kata Wahyudi.

Meski sempat diliputi rasa khawatir akibat isu perang, keduanya tetap mantap melangkah.

“Sempat was-was karena ada kabar perang, tapi kami tetap bismillah saja. Insyaallah diberi kelancaran,” ujar Siti.

Wahyudi dan Siti tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 jemaah haji Kabupaten Ponorogo dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 April 2026.

“Alhamdulillah sekarang sudah lunas semua. Dari jualan kopi, kebutuhan sehari-hari juga tetap bisa terpenuhi,” pungkas Wahyudi. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka photo_camera 3

    Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang. Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh […]

    Bagikan
  • 10 Pelamar Lolos Seleksi JPTP Pemkot Madiun, Formasi Kepala DPUPR Diperpanjang

    10 Pelamar Lolos Seleksi JPTP Pemkot Madiun, Formasi Kepala DPUPR Diperpanjang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persaingan untuk duduk di kursi empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun mulai terang benderang. Dari 32 dokumen lamaran yang masuk dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2026, hanya 10 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Satu formasi bahkan harus diperpanjang yakni jabatan kepala […]

    Bagikan
  • 72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Polres Magetan kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang penegakan hukum. Pada periode Maret 2026, Polres Magetan berhasil meraih peringkat pertama dalam penyelesaian perkara tertinggi di lingkungan Polda Jawa Timur. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Surabaya dan dipimpin langsung […]

    Bagikan
  • Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Madiun memusnahkan sebanyak 4.628.624 batang rokok ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai, Rabu (17/6/2026). Barang kena cukai ilegal tersebut diperkirakan memiliki nilai barang mencapai Rp6,71 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,27 miliar yang berhasil diamankan. Pemusnahan […]

    Bagikan
  • Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Tim Kedokteran Forensik, terus menelisik penemuan mayat di dalam koper, yang menggemparkan warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kamis (23/01/2025). Bahkan, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto turut memantau proses otopsi di RSUD Dr Soeroto, sekira pukul 14.40 WIB.  Menurut AKBP Dwi Sumrahadi, hasil sementara diketahui beberapa […]

    Bagikan
expand_less