Berita Terkini
Trending Tags

Cerita Penjual Kopi Di Ponorogo Berhasil Naik Haji Dari Hasil Menabung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahyudi dan istri wujudkan mimpi naik haji dari hasil jualan kopi, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kisah inspiratif datang dari seorang penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal tekad dan konsistensi menabung selama bertahun-tahun, Wahyudi Gecol (61) akhirnya berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri tahun ini.

Wahyudi, warga Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, telah menekuni usaha berjualan kopi sejak 2004. Dari usaha sederhana itulah, ia menghidupi keluarganya sekaligus menabung untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Naik haji ini memang dari hasil jualan kopi. Saya dan istri punya niat bulat untuk berangkat, jadi kami menabung sedikit demi sedikit,” ujar Wahyudi.

Ia menceritakan, sebelum mendaftar haji, dirinya telah menabung hingga cukup untuk setoran awal. Setelah itu, ia dan istrinya kembali menabung secara rutin untuk pelunasan.

“Kami daftar tanggal 10 Oktober 2012. Setelah itu tetap menabung, tiap bulan sekitar Rp500 ribu sampai akhirnya bisa lunas,” jelasnya.

Sementara itu, sang istri, Siti Setiana Wati (58), memiliki cara tersendiri dalam menabung. Ia mengaku menyisihkan uang hasil jualan kopi setiap hari dan menyimpannya di dalam kaleng biskuit.

“Dulu saya menabung dari hasil jualan kopi tiap hari, dimasukkan ke kaleng. Kadang Rp10 ribu, kadang Rp50 ribu, tidak tentu,” ungkapnya.

Menariknya, kebiasaan menabung tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan suaminya selama bertahun-tahun.

Image Not Found
Menabung dari usaha sederhana, Wahyudi dan istri akhirnya berangkat haji, Foto : Ega-Sinergia

“Itu saya lakukan sekitar lima tahun tanpa sepengetahuan suami. Alhamdulillah, setelah terkumpul bisa dipakai untuk daftar haji,” tambahnya.

Setelah resmi terdaftar, pasangan ini semakin disiplin dalam menyisihkan penghasilan.

“Setelah daftar, kami sepakat tiap bulan menyisihkan Rp500 ribu. Sedikit tapi rutin, yang penting istiqomah,” kata Wahyudi.

Meski sempat diliputi rasa khawatir akibat isu perang, keduanya tetap mantap melangkah.

“Sempat was-was karena ada kabar perang, tapi kami tetap bismillah saja. Insyaallah diberi kelancaran,” ujar Siti.

Wahyudi dan Siti tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 jemaah haji Kabupaten Ponorogo dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 April 2026.

“Alhamdulillah sekarang sudah lunas semua. Dari jualan kopi, kebutuhan sehari-hari juga tetap bisa terpenuhi,” pungkas Wahyudi. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Rekaman CCTV Aksi Brutal Perampokan Indomaret di Maospati

    Viral Rekaman CCTV Aksi Brutal Perampokan Indomaret di Maospati

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan bersenjata mengguncang warga Maospati, Kabupaten Magetan. Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menampilkan detik-detik kawanan perampok menyatroni sebuah Indomaret di Jalan Raya Barat, tepat di timur traffic light depan Lanud Iswahjudi, Kamis (04/09/2025) sekitar pukul 04.24 WIB. Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil putih berhenti di depan minimarket. […]

    Bagikan
  • Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah semakin sempitnya lahan pertanian, para petani di Kota Madiun justru menunjukkan pencapaian luar biasa. Produksi padi tahun 2024 mengalami kenaikan, meski luas lahan pertanian mengalami penyusutan. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis menyampaikan lahan pertanian di Kota Pendekar mengalami penurunan sebesar 0,65 persen, dari 2.204 hektare menjadi 2.190 […]

    Bagikan
  • Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Niat hati ingin mengamankan balon udara agar tidak membahayakan anak-anak, seorang pria di Ponorogo justru harus dilarikan ke rumah sakit usai menjadi korban ledakan petasan. Insiden itu terjadi pada Sabtu pagi, (07/06/2025), sekitar pukul 08.00 WIB, di area persawahan Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Korban diketahui bernama Yono (45), […]

    Bagikan
  • Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melalui Komisi III memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun untuk mengklarifikasi proses perizinan pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah Madiun. Rapat dengar pendapat (RDP) digelar sebagai tindak lanjut aduan warga RT 59, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo beberapa waktu lalu. RDP dipimpin Armaya selaku […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait larangan penggunaan plastik saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha. SE bernomor 660/1643/402.117/2025 itu diteken Bupati Hari Wuryanto. Edaran tersebut mengimbau panitia kurban dan masyarakat untuk tidak lagi memakai kantong plastik sebagai pembungkus daging. Sebagai gantinya, warga diminta membawa […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut. Wakil Gubernur Jawa […]

    Bagikan
expand_less