Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 353
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani ditemukan tewas di sumur sawah, evakuasi berlangsung dramatis. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang petani di dalam sumur sawah miliknya, Kamis (16/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat.

Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya, Aprilia (16), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Aprilia tengah mencari ayahnya yang sejak pagi berpamitan ke sawah namun tak kunjung pulang hingga waktu magrib.

Pencarian yang dibantu warga akhirnya mengarah ke lokasi sumur di area persawahan milik korban. Di sana, Muchlas ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dasar sumur sedalam kurang lebih lima meter.

“Sejak pagi sampai magrib tidak pulang, kemudian dicari anaknya bersama warga. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia di dalam sumur, diduga terpeleset,” ujar Riyanto, warga setempat.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat kepolisian dan tim SAR. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan Kabupaten Ngawi dengan menggunakan peralatan lengkap. Petugas harus turun langsung ke dalam sumur yang memiliki diameter sekitar satu meter.

Evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi sumur yang sempit serta adanya pipa paralon di dalamnya. Selain itu, warga juga tidak berani turun lebih dulu karena khawatir adanya gas beracun di dalam sumur. Setelah upaya selama kurang lebih 30 menit, jasad korban berhasil diangkat ke permukaan.

“Banyak hambatan seperti pipa paralon di dalam sumur, sehingga butuh waktu sekitar 30 menit untuk evakuasi. Korban saat ditemukan sudah meninggal dunia, kemungkinan terpeleset atau juga bisa karena menghirup gas beracun,” jelas anggota Tim SAR Sikatan Ngawi, Broto Sanjoyo.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Petugas kepolisian juga telah melakukan visum di tempat kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga kuat meninggal dunia akibat terpeleset dan terjatuh ke dalam sumur saat hendak menyalakan mesin pompa air di sawahnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun bakal menggelar program “Ngantor di Lapangan” sebagai bagian dari tindak lanjut program Wali Kota Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan menyasar seluruh sekolah negeri di lingkup Kota Madiun. Program ini yang melibatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan ini ditugaskan secara bergiliran di sekolah-sekolah untuk […]

    Bagikan
  • Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Beredel Kabel Fiber Yang Menggantung di APJ

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penertiban kabel fiber optik sambungan telekomunikasi di tiga ruas jalan terpaksa ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Rabu (12/2/2025). Kabel-kabel yang ditertibkan merupakan kabel sambungan telekomunikasi tak berizin yang memanfaatkan tiang alat penerangan jalan (APJ) KPBU.  Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Madiun, Rena Meta Wardhani mengatakan, temuan kabel […]

    Bagikan
  • BPBD Madiun Siaga Hadapi Musim Kemarau, Petakan 71 Desa Rawan Kekeringan dan 27 Desa Rawan Karhutla

    BPBD Madiun Siaga Hadapi Musim Kemarau, Petakan 71 Desa Rawan Kekeringan dan 27 Desa Rawan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana pada musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi mitigasi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) dengan melibatkan lintas instansi dan pemerintah desa yang masuk kategori rawan bencana, Kamis (31/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), […]

    Bagikan
  • Bongkar Rumah Tua, Pekerja di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok

    Bongkar Rumah Tua, Pekerja di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pekerja tewas setelah tertimpa reruntuhan tembok saat membongkar rumah tua di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026) siang. Dalam kecelakaan kerja tersebut, seorang pekerja lainnya juga mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis. Korban meninggal dunia diketahui bernama Sabar (69) warga setempat. Ia mengalami luka […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tak Halangi Anies Berebut Kursi Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    Bupati Madiun Tak Halangi Anies Berebut Kursi Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan tidak menghalangi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo. Hari menegaskan, persetujuan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
expand_less