Plt Wali Kota Semprot Kinerja Disperkim, Bakal Dipantau dan Diawasi CCTV
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
- visibility 104
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, memberikan peringatan tegas terhadap kinerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), khususnya terkait pelayanan di lapangan yang dinilai masih kurang optimal. Hal itu ditegaskan saat pembinaan terhadap pegawai Disperkim di Aula Asrama Haji Kota Madiun pada Jum’at (17/4/2026).
Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat menjelang Lebaran lalu, terutama terkait pemangkasan tanaman dan kerapian taman kota yang dinilai belum maksimal.
“Yang disampaikan masyarakat kemarin itu soal pemangkasan dan kerapian taman, itu bagi saya masih kurang. Ini jadi perhatian serius, terutama untuk Disperkim,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kepedulian petugas di lapangan tanpa harus menunggu instruksi pimpinan. Menurutnya, respons cepat terhadap kondisi lingkungan menjadi indikator utama kualitas pelayanan publik.
“Kalau sudah tahu kondisi di lapangan, tidak perlu menunggu perintah. Harusnya sudah jalan sendiri,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kinerja, Pemkot Madiun tengah menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi. Salah satunya dengan membagi petugas Disperkim dalam wilayah kerja tertentu yang akan dipantau melalui kamera pengawas (CCTV).
Dengan sistem tersebut, aktivitas petugas di lapangan dapat terpantau secara langsung, termasuk dalam menilai produktivitas dan respons terhadap pekerjaan.
“Petugas akan dibagi per kawasan dan diawasi CCTV. Jadi kerja atau tidak kerja akan terdeteksi,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot juga mengembangkan sistem penilaian kinerja berbasis digital yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Sistem ini akan merekam laporan kerja, tindak lanjut pengaduan masyarakat, hingga performa individu setiap pegawai.
Hasil penilaian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, termasuk promosi jabatan di lingkungan pemerintah kota.
“Kita lihat siapa yang benar-benar bisa bekerja. Semua laporan, eksekusi, dan pengaduan masyarakat akan dinilai secara online,” tambahnya.
Dengan langkah ini, Pemkot Madiun berharap kinerja Disperkim semakin responsif dan profesional, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





