Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 346
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret Pembeli dan Pedagang di Pasar Ngawi, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual hingga Rp22 ribu per liter, padahal HET-nya berada di angka Rp15.700 per liter. Lonjakan harga juga merembet ke minyak goreng kemasan lain dan minyak curah yang sama-sama mengalami kenaikan signifikan.

Pedagang mengungkapkan, kelangkaan terjadi sejak dari tingkat distributor. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pasokan meski telah berupaya mencari ke berbagai jalur distribusi.

“Sudah sekitar dua bulan terakhir Minyakita sulit didapat. Kalau pun ada, harganya naik sampai Rp22 ribu. Tidak hanya minyak, harga gula juga ikut naik,” ujar Hana, salah satu pedagang.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya. Menurut mereka, tidak hanya Minyakita yang langka, tetapi hampir seluruh minyak goreng kemasan juga sulit diperoleh di pasaran.

“Yang langka bukan hanya Minyakita, tapi hampir semua minyak goreng kemasan,” kata Bagus Widiantoro.

Image Not Found
Minyakita beragam kemasan, Foto : Istimewa

Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan non-subsidi yang kini mencapai Rp22 ribu per 800 mililiter, dari sebelumnya sekitar Rp18 ribu. Sementara minyak goreng curah ikut terdongkrak menjadi Rp23 ribu per liter dari harga sebelumnya Rp18 ribu.

Selain minyak goreng, harga gula pasir juga mengalami kenaikan menjadi Rp18.500 per kilogram, dari sebelumnya Rp16 ribu. Meski demikian, harga sejumlah komoditas sayuran terpantau masih relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan berarti.

Kondisi ini menambah beban masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan rumah tangga yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan dan harga di tingkat pasar. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan kuliah umum di Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Magetan, Sabtu (18/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, SBY mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam memajukan bangsa melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap program pembangunan nasional. Kuliah umum […]

    Bagikan
  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
  • Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    Arnowo Widjaja Terpilih Sebagai Ketua KONI Kabupaten Madiun Secara Aklamasi, Dapat Dukungan 30 Cabor.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun 2025. Hasil rapat Musorkab Arnowo Widjaja terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun periode 2025-2029 secara aklamasi Minggu Siang (23/02/2025). Mantan Kepala Dinas Perkim tersebut mendapat dukungan penuh dari sebanyak 30 Cabang Olahraga (Cabor) […]

    Bagikan
  • Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan adanya motif balas dendam yang mencuat dalam sidang perkara kepemilikan satwa dilindungi landak jawa dengan terdakwa Darwanto tidak otomatis memiliki nilai hukum. Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Madiun menyatakan hanya akan mempertimbangkan fakta yang terbukti di persidangan, bukan narasi di luar dakwaan. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara PN Kabupaten Madiun, Agung […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah sepanjang 500 meter ditemukan di Dusun Mendak, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Retakan yang terbentuk akibat hujan tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Pubis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Peristiwa tragis terjadi di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Sungai Bengawan Solo yang memisahkan Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dengan Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret arus deras pada Senin siang, (30/06/2025). Korban berinisial D.Tb […]

    Bagikan
expand_less