Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kisah Ully Haque Ussianti Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional.

Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully justru menemukan peluang dari kebiasaan sederhana yakni mengonsumsi minuman herbal.

Awalnya, racikan jamu yang ia buat hanya terdiri dari sereh, jahe, lemon, dan madu. Namun, pertemuannya dengan bunga telang menjadi titik balik.

“Saya penasaran dengan bunga telang, warnanya unik. Waktu dicampur ke jamu, ternyata hasilnya cantik. Kalau ditambah jeruk, warnanya berubah jadi ungu, menarik sekali,” ungkapnya Selasa (21/4/2026).

Dari rasa penasaran itu, lahirlah produk jamu telang yang tak hanya sehat, tetapi juga memiliki daya tarik visual. Tak disangka, respons pasar begitu positif. Produk tersebut perlahan mendapat tempat di hati konsumen, terutama karena manfaatnya dalam menjaga daya tahan tubuh.

Kini, usaha perempuan 36 tahun ini tidak hanya memproduksi jamu telang, tetapi juga berbagai jenis jamu tradisional seperti temulawak, kunyit asam, beras kencur, hingga bir pletok. Dalam sehari, permintaan jamu telang bahkan bisa mencapai puluhan botol, didukung oleh jaringan reseller yang terus berkembang di Pulau Jawa.

Image Not Found
Kisah Ully Haque Ussianti Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja. Foto : Kris-Sinergia

“Permintaan sehari Alhamdulillah sih ada reseller juga. Yang paling kencang emang bunga telang. Sehari itu bisa sampai 50 botol,” jelasnya.

Namun, lebih dari sekadar bisnis, bagi Ully, usaha ini memiliki makna yang lebih dalam. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu mandiri secara ekonomi sekaligus memberikan dampak bagi orang lain. Seperti keteladanan dari RA Kartini turut menjadi pelecut semangatnya dalam berkarir dan membangun usaha.

“Perempuan itu sebaiknya punya karya. Tidak hanya bergantung pada suami saja, tapi juga bisa menghasilkan. Dari usaha ini, setidaknya kita bisa membantu ekonomi keluarga,” tuturnya.

Semangat tersebut tidak berhenti pada dirinya sendiri. Kehadiran usaha dengan merk Malika ini turut membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Bahan baku pun sebagian besar diperoleh dari pasar dan supplier lokal di wilayah Kota Madiun, sehingga turut menggerakkan ekonomi daerah.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, Ully memilih untuk tidak melihat kompetitor sebagai ancaman. Sebaliknya, ia mengedepankan kolaborasi demi kemajuan bersama.

Image Not Found
Produksi jamu telang dengan merk MALIKITA yang digagas oleh Ully Haque Ussianti. Foto : Kris-Sinergia

“Persaingan itu pasti ada, tapi kami lebih fokus bagaimana jamu ini bisa maju di Madiun. Harapannya, jamu bisa jadi oleh-oleh khas Kota Madiun seperti bluder ataupun brem,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menaruh harapan besar pada generasi muda agar mampu menghasilkan karya. Terlebih dengan memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif.

“Sekarang teknologi sudah canggih. Gunakan untuk branding dan digital marketing, jangan hanya untuk hiburan,” pesannya.

Ke depan, Ully bercita-cita agar produknya bisa menjangkau seluruh Indonesia tanpa harus menggunakan bahan pengawet. Ia juga ingin menjadikan jamu sebagai identitas khas daerah yang semakin dikenal luas.

Kisah Ully ini pun menjadi bukti bahwa ketekunan, kreativitas, dan keberanian mencoba hal baru mampu melahirkan karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberi manfaat bagi banyak orang.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    Bupati Madiun Dorong Penurunan Kemiskinan Lewat Kolaborasi Pilar Sosial dan Data Tunggal Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan angka kemiskinan di wilayahnya turun di bawah rata-rata provinsi pada akhir 2025. Target itu disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam pertemuan bersama para pilar sosial, Selasa (28/10/2025), sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam memperkuat sistem perlindungan dan pemberdayaan sosial. “Kami berterima kasih karena pilar sosial menjadi […]

    Bagikan
  • Waspada ! Kasus Leptospirosis di Ngawi Meningkat, Enam Petani Terinfeksi hingga Mei 2026

    Waspada ! Kasus Leptospirosis di Ngawi Meningkat, Enam Petani Terinfeksi hingga Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kasus leptospirosis atau penyakit yang dikenal luas sebagai “kencing tikus” mulai menunjukkan tren peningkatan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Hingga pertengahan Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sedikitnya enam petani terkonfirmasi terinfeksi bakteri leptospira. Kepala Dinkes Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menyebut angka tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan periode yang sama […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) sukses meluncurkan gelaran baru bertajuk “Sore di Kabupaten” dengan tagline “Merayakan Senja, Menyambut Senin”. Agenda yang digelar di Gedung Padepokan Kampung Pesilat (GPKP) Caruban, yang kini tengah diproyeksikan sebagai destinasi wisata sekaligus pusat aktivitas seni, budaya, dan kepemudaan. Kepala Disparpora Kabupaten […]

    Bagikan
  • Insiden Laka Truk VS Bus di Caruban, Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Berujung Maut

    Insiden Laka Truk VS Bus di Caruban, Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Berujung Maut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan maut yang melibatkan bus dan truk boks di Jalan Arteri Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026), mengungkap dugaan kelalaian dari kru bus yang berhenti terlalu lama di badan jalan. Polisi menyebut, kendaraan bus yang mengalami mogok sejak pagi hari tetap berada di jalur utama tanpa […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota memanggil 30 perusahaan otobus (PO) dalam Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kesla) di TMC Satlantas setempat, Selasa (04/02/2025). Pembahasan utama dalam forum ini yakni jalur-jalur yang dilalui maupun yang dilarang dilewati bus umum. Forum ini pun juga dihadiri oleh jajaran Satlantas, Kepala Jasa Raharja […]

    Bagikan
expand_less