Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Motor dan Sandal Ditemukan di Jembatan, Pelajar SMK di Magetan Diduga Tercebur Sungai

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 556
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pencarian pelajar diduga tercebur sungai masih berlangsung, (22/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Warga Desa Goranggareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sebuah sepeda motor dan sepasang sandal di Jembatan Ngujur, Rabu (22/4/2026) pagi. Kendaraan bernomor polisi AE 3721 OW itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di jalur penghubung Kabupaten Madiun–Magetan tanpa keberadaan pemiliknya.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan yang melintas, lantaran tidak ada tanda-tanda keberadaan pemilik kendaraan di sekitar lokasi. Setelah dilakukan penelusuran, sepeda motor tersebut diketahui milik Jarno (44), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran.

Berdasarkan keterangan keluarga, kendaraan itu dibawa oleh anaknya, Davin Andriano Mustaqin (19), seorang pelajar kelas XII di SMK Bendo. Davin diketahui meninggalkan rumah pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dan hingga kini belum kembali maupun diketahui keberadaannya.

Rekan korban, Kevin Rafian Surya Pratama, mengaku mengetahui kabar tersebut dari orang tua Davin. Ia kemudian mendatangi lokasi dan memastikan bahwa sepeda motor yang ditemukan memang milik temannya.

“Saya ditelepon ibunya, ditanya apakah Davin bersama saya. Lalu saya ke sini dan benar, motornya ada di jembatan,” ujarnya. Kevin juga menyebut Davin dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang bercerita.

Image Not Found
Motor dan sandal pelajar Magetan yang hilang ditemukan di jembatan, (22/4/2026) , Foto : Kus- Sinergia

Sementara itu, Kapolsek Nguntoronadi, AKP Mahfud Sidiq, membenarkan adanya laporan penemuan kendaraan di lokasi tersebut. Pihak kepolisian bersama unsur Forkopimca dan BPBD telah melakukan langkah awal penyelidikan.

“Dari hasil penelusuran, kendaraan tersebut milik warga Kecamatan Takeran. Saat ini kami masih melakukan analisis terkait kemungkinan korban tercebur atau menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pencarian akan dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan, namun sempat terkendala kondisi cuaca. Hingga saat ini, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

Polisi juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga, saat meninggalkan rumah korban mengenakan celana pendek dan baju lengan panjang warna hitam serta tidak membawa telepon genggam. Dugaan sementara, korban berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Madiun, namun hal tersebut masih dalam proses pendalaman lebih lanjut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dikeluhkan masyarakat. Selain merusak lahan perkebunan warga, aktivitas tersebut juga diduga mengganggu bantaran sungai akibat pengurukan yang dijadikan akses keluar masuk truk tambang. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, area pertambangan ilegal berada di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Sejumlah titik lahan […]

    Bagikan
  • Pantau Ketinggian Banjir, Mobil Dinas Bupati Terjang Air Bah di pintu 12 Balerejo

    Pantau Ketinggian Banjir, Mobil Dinas Bupati Terjang Air Bah di pintu 12 Balerejo

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi terpantau kompak berbagi tugas dalam memantau perkembangan banjir bandang yang terjadi sejak Sabtu malam kemarin. Usai sholat dhuhur, dari pendopo Muda Graha Bupati Madiun Hari Wuryanto ditemani Kepala Dispenduk Capil Sigit Budiarto mulai bergerak meninjau ketinggian permukaan air di stasiun […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Jalin Sinergi Dengan Komunitas Ojol Lewat Apel Kamtibmas

    Polres Magetan Jalin Sinergi Dengan Komunitas Ojol Lewat Apel Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polres Magetan menggelar Apel Kamtibmas bersama komunitas ojek online (ojol) pada Jumat (24/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Magetan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dan dihadiri puluhan pengemudi ojol dari berbagai komunitas di wilayah […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga bahan baku kembali menghantam pelaku usaha mikro, khususnya penjual sambal pecel. Lonjakan harga komoditas seperti kacang tanah, cabai, hingga gula membuat biaya produksi meningkat tajam dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang. Berdasarkan pantauan, harga kacang tanah berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, […]

    Bagikan
expand_less