Berita Terkini
Trending Tags

Motor dan Sandal Ditemukan di Jembatan, Pelajar SMK di Magetan Diduga Tercebur Sungai

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 443
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pencarian pelajar diduga tercebur sungai masih berlangsung, (22/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Warga Desa Goranggareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sebuah sepeda motor dan sepasang sandal di Jembatan Ngujur, Rabu (22/4/2026) pagi. Kendaraan bernomor polisi AE 3721 OW itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di jalur penghubung Kabupaten Madiun–Magetan tanpa keberadaan pemiliknya.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan yang melintas, lantaran tidak ada tanda-tanda keberadaan pemilik kendaraan di sekitar lokasi. Setelah dilakukan penelusuran, sepeda motor tersebut diketahui milik Jarno (44), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran.

Berdasarkan keterangan keluarga, kendaraan itu dibawa oleh anaknya, Davin Andriano Mustaqin (19), seorang pelajar kelas XII di SMK Bendo. Davin diketahui meninggalkan rumah pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dan hingga kini belum kembali maupun diketahui keberadaannya.

Rekan korban, Kevin Rafian Surya Pratama, mengaku mengetahui kabar tersebut dari orang tua Davin. Ia kemudian mendatangi lokasi dan memastikan bahwa sepeda motor yang ditemukan memang milik temannya.

“Saya ditelepon ibunya, ditanya apakah Davin bersama saya. Lalu saya ke sini dan benar, motornya ada di jembatan,” ujarnya. Kevin juga menyebut Davin dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang bercerita.

Image Not Found
Motor dan sandal pelajar Magetan yang hilang ditemukan di jembatan, (22/4/2026) , Foto : Kus- Sinergia

Sementara itu, Kapolsek Nguntoronadi, AKP Mahfud Sidiq, membenarkan adanya laporan penemuan kendaraan di lokasi tersebut. Pihak kepolisian bersama unsur Forkopimca dan BPBD telah melakukan langkah awal penyelidikan.

“Dari hasil penelusuran, kendaraan tersebut milik warga Kecamatan Takeran. Saat ini kami masih melakukan analisis terkait kemungkinan korban tercebur atau menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pencarian akan dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan, namun sempat terkendala kondisi cuaca. Hingga saat ini, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

Polisi juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga, saat meninggalkan rumah korban mengenakan celana pendek dan baju lengan panjang warna hitam serta tidak membawa telepon genggam. Dugaan sementara, korban berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Madiun, namun hal tersebut masih dalam proses pendalaman lebih lanjut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan […]

    Bagikan
  • Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Niat menikah dengan warga Indonesia justru menyeret seorang warga negara Malaysia ke ranah hukum. Pria berinisial MZ (56) diamankan Kantor Imigrasi Ponorogo setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian dan memalsukan dokumen pernikahan. Kasus ini bermula dari laporan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, terkait rencana pernikahan antara MZ dengan seorang […]

    Bagikan
  • 1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut. Pengelola Program dan Keuangan […]

    Bagikan
  • 107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun terus meningkat signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 09.00 WIB, total kedatangan penumpang tercatat mencapai 107.798 orang, sementara penumpang berangkat sebanyak 59.076 orang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan arus kedatangan pemudik masih […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun resmi menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022. Penetapan status hukum dilakukan usai pemeriksaan intensif selama lebih dari enam jam pada Rabu, 6 Agustus […]

    Bagikan
expand_less