Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Methik Pari Desa Glinggang, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jelang Panen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Glinggang gelar methik pari sebagai wujud syukur jelang panen, (30/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Masyarakat adat Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, menggelar tradisi methik padi menjelang panen raya, Kamis (30/4/2026). Tradisi turun-temurun ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur.

Prosesi methik digelar di area persawahan desa setempat. Sejumlah sesepuh dan perangkat desa memimpin ritual, yang juga diiringi penampilan penari sebagai simbol Dewi Sri, lambang kesuburan dan kemakmuran dalam tradisi agraris Jawa.

Warga turut membawa tumpeng ke sawah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Setelah ritual selesai, masyarakat bersama-sama memanjatkan doa dan menyantap tumpeng di tengah hamparan padi yang siap dipanen.

Salah satu warga, Suwarti, mengatakan tradisi methik rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang diberikan.

“Ini sudah menjadi tradisi setiap tahun. Kami melaksanakan methik sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dan hasil panen yang diberikan,” ujarnya.

Image Not Found
Tradisi methik pari Ponorogo, simbol kebersamaan dan pelestarian budaya. (30/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sementara itu, tokoh desa, Riyanto, menjelaskan bahwa tradisi methik tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat.

“Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, rasa hormat kepada alam, serta pengingat agar manusia selalu bersyukur atas apa yang diperoleh,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang turut hadir, berharap tradisi seperti ini dapat terus dilestarikan, sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut berperan dalam sektor pertanian.

“Kami berharap generasi muda bisa ikut andil dalam pertanian, tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menjaga ketahanan pangan di daerah,” ungkapnya.

Dengan tetap lestarinya tradisi methik, masyarakat Ponorogo menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masih menjadi bagian penting dalam kehidupan, sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun, meresmikan Bazar Ramadhan yang digelar oleh Forum UMKM Kecamatan Manguharjo. Selain itu, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kebersihan Makam yang diselenggarakan pada bulan lalu. Lomba kebersihan makam ini bertujuan untuk menjaga kebersihan makam-makam […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar pembinaan bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari desa-desa se-Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026, di Markas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Madiun. Sebanyak 30 anggota Satlinmas mengikuti pembinaan yang […]

    Bagikan
  • DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun menjadi perhatian serius DPRD setempat. Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Kamis (20/03/2025), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) segera mengajukan surat ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna mempercepat proses mutasi.  Menurut […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Pom Mini di Madiun Terbakar, Ruko dan Mobil Ludes Dilalap Api

    Pom Mini di Madiun Terbakar, Ruko dan Mobil Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah pom mini yang berada di depan ruko milik Tanem (60).warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ludes terbakar pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin. Dalam video amatir yang beredar, kobaran api terlihat membesar hanya dalam hitungan menit hingga melahap […]

    Bagikan
expand_less