Berita Terkini
Trending Tags

Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan guru honorer di Ponorogo gelar aksi unjuk rasa tuntut akses Dapodik dibuka lagi. (26/5/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (26/5/2026), menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Massa aksi bergerak dari Gedung DPRD Ponorogo menuju Kantor Pemkab Ponorogo untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib guru honorer non-Dapodik.

Aksi tersebut diikuti guru honorer yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap Non Dapodik. Mereka menilai penutupan akses Dapodik selama beberapa tahun terakhir berdampak besar terhadap kesejahteraan guru honorer di Ponorogo.

Bagi guru honorer, keberadaan dalam sistem Dapodik memiliki peran penting. Selain menjadi dasar validasi penyaluran honor yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), data tersebut juga menjadi pintu masuk berbagai program kesejahteraan bagi guru non-ASN.

Tak hanya itu, Dapodik juga menjadi syarat utama untuk memperoleh Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang berfungsi sebagai identitas resmi tenaga pendidik secara nasional. Status terdaftar dalam Dapodik juga menjadi salah satu syarat untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua Forum Guru Tidak Tetap Non Dapodik, Mahmud Danuri, mengatakan akses Dapodik bagi guru honorer di Ponorogo disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada hilangnya kesempatan ribuan guru honorer memperoleh berbagai fasilitas pemerintah.

“Hari ini kami ingin menyampaikan bahwa guru honorer di Ponorogo itu nyata dan masih ada. Kami tetap mengabdi meski dalam kondisi yang sangat terbatas,” ujarnya.

Mahmud menyebut sebagian guru honorer hanya menerima honor antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per bulan. Penghasilan tersebut sebagian besar bersumber dari dana BOS serta dukungan komite sekolah.

Ia juga menilai alasan keterbatasan anggaran daerah akibat belanja pegawai yang disebut telah melampaui 30 persen APBD tidak seharusnya menjadi penghambat pembukaan akses Dapodik.

“Kami berharap pemerintah segera membuat regulasi agar guru honorer non-Dapodik dapat masuk ke dalam sistem tersebut,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto menyatakan pemerintah daerah akan melakukan pendataan dan kajian lebih lanjut mengenai kondisi serta kebutuhan guru honorer di Ponorogo.

Menurutnya, Dinas Pendidikan akan melakukan pemetaan kebutuhan dan menelaah persyaratan yang diperlukan dalam pengajuan Dapodik.

“Akan kami kaji lebih lanjut terkait syarat dan mekanismenya agar dapat dipetakan sesuai kebutuhan,” ujarnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan empat korban terakhir tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dengan penemuan pada Sabtu (24/05/2025), operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Empat korban yang ditemukan pada hari keenam pencarian adalah Nitin (36), Torik (2), Tulus (65), dan […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
  • Korem 081/DSJ Tancap Gas Tingkatkan Kemampuan Prajurit

    Korem 081/DSJ Tancap Gas Tingkatkan Kemampuan Prajurit

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Korem 081/Dhirot Saha Jaya terus berupaya meningkatkan profesionalisme prajuritnya. Salah satunya dengan menggelar latihan perorangan dasar teritorial (Latorsarter) di Asrama Bosbow, Jl. Diponegoro No. 39 Kota Madiun, Kamis (30/01/2025).    Dankimarem 081/DSJ, Kapten Inf Muhammad Umagapi selaku komandan latihan (Danlat) menyebut, Latorsarter ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang […]

    Bagikan
  • Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek strategis senilai Rp2,2 miliar itu kini berada pada fase akhir pengerjaan dan diyakini mampu selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Hesti Setyorini, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Lakukan Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Kloter 52 dan 55

    Kemenag Kota Madiun Lakukan Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Kloter 52 dan 55

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun mulai pengumpulan koper calon jemaah haji pada Kamis (15/05/2025). Kegiatan ini diperuntukkan bagi calon jemaah dari kloter 52 dan 55. Kepala Kemenag Kota Madiun, Zainut Tamam, menjelaskan bahwa koper milik para jemaah akan dikirim secara kolektif pada sore hari dan akan dipisahkan kembali saat tiba […]

    Bagikan
  • Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kawasan wisata Telaga Sarangan dipadati ribuan pengunjung pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026). Lonjakan wisatawan yang terjadi sejak dua hari terakhir memicu kemacetan panjang di jalur menuju lokasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan tersebut. Antrean kendaraan bahkan mengular sejak kawasan bawah, tepatnya di depan Pasar Plaosan hingga simpang tiga depan kantor […]

    Bagikan
expand_less