Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 337
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota DPRD Jatim saat meninjau langsung tambang galian C di Karas, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang.

Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Dari hasil peninjauan, ia menilai persoalan yang terjadi jauh lebih kompleks dari sekadar gangguan lingkungan.

“Warga menyampaikan bahwa debu ini sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, jalan desa juga mulai rusak karena dilalui kendaraan berat, dan ada kekhawatiran soal batas lahan yang mulai tidak jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi merugikan masyarakat dalam jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun kepastian kepemilikan lahan.

Image Not Found
Diana AV Sasa Anggota DPRD Jatim saat meninjau lokasi tambang galian C di Karas, Foto : Istimewa

Diana juga menemukan bahwa persoalan serupa tidak hanya terjadi di Desa Taji. Indikasi dampak tambang yang meluas turut dirasakan di wilayah lain di Kecamatan Karas, seperti Desa Ginuk.

“Ini bukan kejadian di satu titik saja. Ada pola yang sama di beberapa desa, sehingga perlu penanganan yang lebih serius dan menyeluruh,” katanya.

Sebagai langkah awal, ia telah berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur untuk memastikan legalitas perizinan sekaligus mendorong pengawasan yang lebih ketat di lapangan.

Menurutnya, aktivitas tambang memang memiliki peran dalam mendukung pembangunan, namun tetap harus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Silakan usaha berjalan, tetapi semua harus tertib administrasi dan taat aturan. Jangan sampai masyarakat justru yang menanggung dampaknya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa polemik tambang di wilayah Karas bukan hal baru. Sebelumnya, aktivitas di lokasi tersebut sempat dihentikan karena persoalan perizinan, namun kini kembali beroperasi.

“Ini yang perlu diperjelas. Jangan sampai muncul kesan aktivitas berjalan dulu, sementara izin dan pengawasan menyusul. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Di tengah dinamika tersebut, Diana turut menyoroti kasus hukum yang belakangan menyeret pejabat di sektor ESDM Jawa Timur terkait perizinan tambang. Ia menilai hal itu harus menjadi momentum perbaikan tata kelola.

“Kita harus menjadikan ini sebagai alarm. Sistem perizinan harus diperbaiki agar lebih transparan dan akuntabel, sehingga kepercayaan publik tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, DPRD Jawa Timur mendorong evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang galian C di berbagai daerah, khususnya yang berdekatan dengan permukiman warga.

“Harapan kami sederhana, kegiatan usaha tetap berjalan, tetapi aturan ditegakkan dan masyarakat mendapatkan perlindungan yang layak,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepergok saat mencoba membawa kabur sebuah truk Fuso Fighter yang terparkir di tepi jalan raya Barat–Sawahan, Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (20/06/2025). Truk berpelat nomor W 8570 UT milik Aris Wibowo (33), warga setempat, nyaris dibawa kabur oleh pria […]

    Bagikan
  • Logo Juara 2 Hari Jadi ke-351 Magetan Dinilai Lebih Menarik, Netizen Pertanyakan Hasil Lomba

    Logo Juara 2 Hari Jadi ke-351 Magetan Dinilai Lebih Menarik, Netizen Pertanyakan Hasil Lomba

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil Lomba Logo dan Slogan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan hasil pemeringkatan setelah menilai desain yang meraih Juara 2 justru lebih menarik secara visual dibandingkan karya yang ditetapkan sebagai juara pertama. Perdebatan tersebut muncul setelah hasil lomba dipublikasikan melalui akun Instagram @magetantourism dan […]

    Bagikan
  • Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga sapi kurban di sejumlah pasar hewan di Ponorogo mengalami penurunan. Melimpahnya pasokan sapi tidak diimbangi dengan jumlah pembeli yang memadai sehingga harga sapi turun hingga jutaan rupiah per ekor. Di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, harga sapi mengalami penurunan antara Rp. 1 juta […]

    Bagikan
  • Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Siapa sangka, modal awal hanya Rp200 ribu mampu mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber penghasilan jutaan rupiah. Hal itu dibuktikan Rudi Saputra (27), pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan budidaya selada hidroponik dengan sistem rumah kaca (greenhouse). Berbekal kemauan belajar secara […]

    Bagikan
  • Ini Rangkaian Acara Klenteng Hwie Ing Kiong Madiun Sambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili

    Ini Rangkaian Acara Klenteng Hwie Ing Kiong Madiun Sambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Klenteng Hwie Ing Kiong merupakan salah satu klenteng di Madiun, Jawa Timur yang memiliki sejarah panjang dan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Klenteng Hwie Ing Kiong diperkirakan sudah berdiri lebih dari seratus tahun yang lalu. Meski begitu, bangunannya masih kokoh dan tegak berdiri sampai saat ini. Klenteng terkenal […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun telah mengumumkan kuota jamaah calon haji Sebanyak 382 kursi Tahun 2025. Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Madiun yang dipastikan berangkat tahun ini mengajukan penundaan.  Kepala Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Irfan Al Khaidari menyatakan pengajuan penundaan berangkat haji tersebut dikarenakan alasan kesehatan yang […]

    Bagikan
expand_less