Berita Terkini
Trending Tags

ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN Magetan beli telur sebagai aksi bantu peternak lokal terdampak. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan menyusul merosotnya harga telur di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir. ASN di lingkungan Sekretariat Daerah tampak antusias membeli telur dalam jumlah besar dengan harapan dapat mendongkrak serapan pasar dan menahan laju penurunan harga.

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, menyebut langkah ini sebagai bentuk intervensi langsung pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak. Menurutnya, peningkatan konsumsi telur lokal diharapkan mampu memberi ruang napas bagi peternak yang saat ini tertekan.

“Ini bagian dari upaya menstabilkan harga sekaligus membantu peternak agar tetap bertahan di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Namun, di balik aksi yang ramai di media sosial tersebut, kritik tajam mulai bermunculan. Sejumlah kalangan menilai gerakan itu hanya bersifat jangka pendek dan belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi peternak.

Direktur Magetan Center, Beni Ardi, menilai langkah tersebut lebih bernuansa seremonial ketimbang solusi strategis. Ia menegaskan, persoalan utama peternak bukan sekadar rendahnya daya beli sesaat, melainkan tekanan struktural yang berlangsung lama.

“Masalahnya bukan hanya kurang pembeli hari ini. Peternak butuh kebijakan berkelanjutan, bukan aksi sesaat yang muncul ketika isu sedang ramai,” katanya.

Menurut Beni, pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih konkret, seperti pengendalian distribusi telur dari luar daerah, pemberian subsidi pakan ternak, hingga menciptakan skema penyerapan hasil produksi secara konsisten. Tanpa kebijakan tersebut, peternak akan terus berada dalam posisi rentan.

Ia juga menyoroti fenomena yang dinilai menyerupai budaya FOMO (fear of missing out) di lingkungan birokrasi, di mana respons cepat muncul saat isu menjadi sorotan publik, namun berpotensi tidak berlanjut dalam jangka panjang.

“Jangan sampai ini hanya tren. Ketika perhatian publik mereda, aksi ikut berhenti. Padahal yang dibutuhkan peternak adalah kepastian pasar dan keberpihakan kebijakan,” tegasnya.

Kondisi peternak ayam petelur di Magetan saat ini memang memprihatinkan. Harga telur di tingkat peternak dilaporkan berada di bawah biaya produksi, sementara harga pakan masih tinggi. Di sisi lain, pasokan telur dari luar daerah dengan harga lebih murah turut menekan daya saing peternak lokal.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran akan keberlanjutan usaha peternakan di daerah. Tanpa intervensi kebijakan yang komprehensif dan berjangka panjang, aksi solidaritas seperti gerakan beli telur dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara—ramai di awal, namun tak cukup kuat untuk menyelesaikan persoalan mendasar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seni tradisional Gembrung yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus dijaga kelestariannya di Kota Madiun. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya tersebut melalui berbagai program pelatihan dan pemberian bantuan alat kesenian. “Kami telah mengadakan pelatihan seni Gembrung […]

    Bagikan
  • Magetan Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2025, Wakil Bupati: Bukti Kerja Kolektif

    Magetan Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2025, Wakil Bupati: Bukti Kerja Kolektif

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menorehkan prestasi di tingkat nasional. Magetan resmi meraih Penghargaan Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional sektor Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 di Jakarta, Senin (01/12/2025). Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri kepada Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, yang hadir mewakili daerah. “Penghargaan ini adalah hasil […]

    Bagikan
  • Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Monumen Reog di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mencapai tahap penting pembangunan dengan pemasangan kepala burung merak di puncak bangunan setinggi 126 meter, Senin (11/08/2025) sore. Pemasangan ini menandai selesainya konstruksi utama monumen yang menelan anggaran lebih dari Rp100 miliar. Soft launching tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan pada tahun 2025 mendapat sorotan tajam dari Forum Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran Rumah Kita. Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang menembus lebih dari satu juta pengunjung, realisasi PAD justru tidak beranjak dari angka sebelumnya dan kembali gagal mencapai target. Situasi ini, […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Ngawi pada Kamis (02/10/2025) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Dampaknya cukup luas, mulai dari rumah warga rusak, fasilitas umum terdampak, hingga pohon tumbang yang menutup akses jalan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Mantingan […]

    Bagikan
expand_less