Berita Terkini
Trending Tags

ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 230
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN Magetan beli telur sebagai aksi bantu peternak lokal terdampak. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan menyusul merosotnya harga telur di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir. ASN di lingkungan Sekretariat Daerah tampak antusias membeli telur dalam jumlah besar dengan harapan dapat mendongkrak serapan pasar dan menahan laju penurunan harga.

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, menyebut langkah ini sebagai bentuk intervensi langsung pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak. Menurutnya, peningkatan konsumsi telur lokal diharapkan mampu memberi ruang napas bagi peternak yang saat ini tertekan.

“Ini bagian dari upaya menstabilkan harga sekaligus membantu peternak agar tetap bertahan di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Namun, di balik aksi yang ramai di media sosial tersebut, kritik tajam mulai bermunculan. Sejumlah kalangan menilai gerakan itu hanya bersifat jangka pendek dan belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi peternak.

Direktur Magetan Center, Beni Ardi, menilai langkah tersebut lebih bernuansa seremonial ketimbang solusi strategis. Ia menegaskan, persoalan utama peternak bukan sekadar rendahnya daya beli sesaat, melainkan tekanan struktural yang berlangsung lama.

“Masalahnya bukan hanya kurang pembeli hari ini. Peternak butuh kebijakan berkelanjutan, bukan aksi sesaat yang muncul ketika isu sedang ramai,” katanya.

Menurut Beni, pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih konkret, seperti pengendalian distribusi telur dari luar daerah, pemberian subsidi pakan ternak, hingga menciptakan skema penyerapan hasil produksi secara konsisten. Tanpa kebijakan tersebut, peternak akan terus berada dalam posisi rentan.

Ia juga menyoroti fenomena yang dinilai menyerupai budaya FOMO (fear of missing out) di lingkungan birokrasi, di mana respons cepat muncul saat isu menjadi sorotan publik, namun berpotensi tidak berlanjut dalam jangka panjang.

“Jangan sampai ini hanya tren. Ketika perhatian publik mereda, aksi ikut berhenti. Padahal yang dibutuhkan peternak adalah kepastian pasar dan keberpihakan kebijakan,” tegasnya.

Kondisi peternak ayam petelur di Magetan saat ini memang memprihatinkan. Harga telur di tingkat peternak dilaporkan berada di bawah biaya produksi, sementara harga pakan masih tinggi. Di sisi lain, pasokan telur dari luar daerah dengan harga lebih murah turut menekan daya saing peternak lokal.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran akan keberlanjutan usaha peternakan di daerah. Tanpa intervensi kebijakan yang komprehensif dan berjangka panjang, aksi solidaritas seperti gerakan beli telur dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara—ramai di awal, namun tak cukup kuat untuk menyelesaikan persoalan mendasar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
  • Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor

    Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Ponorogo–Pacitan, tepatnya di sebuah bengkel di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (16/5/2026) siang. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah dihajar warga usai gagal membawa kabur motor milik pelanggan bengkel. Dalam video amatir yang beredar, tampak seorang pria menjadi sasaran […]

    Bagikan
  • Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan Kota Madiun terus dimasifkan. Salah satunya melalui penertiban jaringan kabel udara yang selama ini tampak semrawut di sejumlah ruas jalan. Diskominfo Kota Madiun bersama Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dishub turun langsung melakukan penertiban kabel fiber optic yang dinilai mengganggu estetika kota. Kegiatan penertiban berlangsung di kawasan Tugu […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Gelar Operasi Pekat Amankan Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menegakkan ketertiban dan ketentraman masyarakat. Dalam operasi yang berlangsung di beberapa wilayah Kabupaten Madiun, petugas berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras (miras) dari beberapa lokasi. Dari tiga lokasi operasi Satpol PP berhasil […]

    Bagikan
  • Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah alat berat excavator sedang berupaya membersihkan material longsor di Lereng Wilis, Dusun Kandangan, Desa Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Sabtu (1/2/2025). Longsor yang sebelumnya memutus akses dan sulit dilalui oleh pejalan kaki kini mulai menunjukkan perkembangan. Sebagian jalur sudah dapat dibuka, meskipun tim evakuasi masih terkendala dengan keberadaan pohon-pohon besar […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Madiun tancap gas menterjemahkan program Asta Cita. Hal itu sudah linier dengan 10 program unggulan yang digagas Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun, dr Purnomo Hadi. “Tentu saja apa yang menjadi program pusat yaitu Asta Cita nah di Kab Madiun itu ada 10 […]

    Bagikan
expand_less