Berita Terkini
Trending Tags

Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 1.526
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tiga santriwati laporkan pengasuh ponpes ke Polres Ngawi. (22/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50).

Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat (22/5/2026) pagi. Polisi pun langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan pondok pesantren, termasuk memeriksa kamar pribadi terlapor.

Dalam proses olah TKP, petugas dari Satreskrim Polres Ngawi dibantu anggota Polsek Widodaren menyisir sejumlah ruangan di area ponpes untuk mencari petunjuk terkait dugaan tindak pidana tersebut. Hingga pemeriksaan berlangsung, belum ada barang bukti yang diamankan dari lokasi.

Laporan dugaan pencabulan itu diajukan tiga santriwati berinisial P (21), Z (21), dan D (21). Ketiganya datang ke Polres Ngawi didampingi perwakilan organisasi masyarakat Yakuza Maneges Ngawi pimpinan Gus Thuba.

Usai membuat laporan, para korban langsung menjalani visum di RS Widodo Ngawi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Perwakilan Yakuza Maneges Ngawi, Dwi Kurniawan Muarif, mengatakan pihaknya mendampingi ketiga korban untuk melapor karena diduga mengalami tindakan pencabulan oleh pengasuh pondok pesantren.

“Ketiga korban kita dampingi lapor ke Polres Ngawi. Diduga pelaku pengasuh ponpes. Korban juga sudah divisum di Rumah Sakit Widodo Ngawi,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan korban, dugaan pencabulan disebut terjadi berulang kali sejak 2024 hingga 2025. Modus yang digunakan terlapor yakni memanggil korban satu per satu ke sebuah ruangan untuk mengikuti mujahadah atau kegiatan spiritual pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Di dalam ruangan tersebut, korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh, mulai dari perabaan hingga dugaan persetubuhan.

Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi saat ini masih melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah pihak, termasuk terlapor.

Image Not Found
Polisi selidiki dugaan pencabulan santriwati di ponpes wilayah Ngawi. (22/5/2026), Foto : Istimewa

“Dari semalam kita sudah mendapat informasi dari Gus Thuba dan petugas juga sudah cek lokasi. Korban yang melapor sementara tiga santriwati. Terlapor masih kita mintai keterangan,” kata Prayoga.

Setelah dilakukan komunikasi dengan penyidik, terlapor diketahui mendatangi kantor Satreskrim Polres Ngawi dengan didampingi kuasa hukumnya untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebut jumlah korban diduga lebih dari tujuh santriwati. Namun hingga kini baru tiga korban yang berani melapor secara resmi ke pihak kepolisian.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan guna mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut sekaligus memberikan perlindungan kepada para korban. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa dari lingkungan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Senin (28/07/2025). Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari pihak KPU terkait keberadaan tawon berukuran besar yang membahayakan lingkungan sekitar, termasuk sekolah-sekolah di dekatnya. Menurut Bambang Hariwahyudi, Penata Layanan Operasional Damkar […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konsep Marhaen yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman. Bedanya, jika pada masa kolonial Marhaen digambarkan sebagai petani kecil yang memiliki alat produksi tetapi tetap hidup dalam kemiskinan, kini sosok tersebut hadir dalam wajah baru: pekerja ekonomi digital yang tetap terjebak dalam ketidakpastian hidup. […]

    Bagikan
  • Program Selantang Dorong Kemandirian dan Harapan Hidup Lebih Tinggi, Ratusan Lansia di Magetan Diwisuda

    Program Selantang Dorong Kemandirian dan Harapan Hidup Lebih Tinggi, Ratusan Lansia di Magetan Diwisuda

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Sebanyak 451 wisudawan dan wisudawati dari dua kecamatan resmi diwisuda langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, di Pendopo Surya Graha. Para peserta berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Ngariboyo dan Kecamatan Magetan. […]

    Bagikan
  • Dua Rumah Rusak Diterjang Longsor di Wagir Kidul, Satu Pengendara Luka Ringan

    Dua Rumah Rusak Diterjang Longsor di Wagir Kidul, Satu Pengendara Luka Ringan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pulung sejak Rabu (19/11/2025) siang memicu terjadinya longsor di Desa Wagir Kidul sekitar pukul 15.45 WIB. Tebing setinggi sekitar sepuluh meter dengan panjang kurang lebih dua puluh meter ambrol dan menimpa permukiman warga. Peristiwa tersebut menyebabkan rumah milik Marjuki rata dengan tanah, sedangkan rumah Jemirin […]

    Bagikan
expand_less