Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 102
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo — Banjir dan tanah longsor yang menerjang Dukuh Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan akses jalan warga terputus setelah jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai. Untuk memulihkan akses, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari sesek bambu, Sabtu (23/5/2026).
Selain membangun jembatan darurat sepanjang sekitar 10 meter, petugas gabungan juga membersihkan material lumpur dan longsoran tanah yang menutup badan jalan akibat luapan sungai.
Danramil Tipe B 0802/09 Balong Kapten Czi Hadi Eko mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan setelah terdampak bencana.
“Fokus kerja bakti hari ini ada dua, yakni membersihkan lumpur dan longsoran tanah yang menutup jalan, serta membuat jembatan darurat dari sesek bambu sepanjang 10 meter. Jembatan ini untuk membantu warga karena jembatan sebelumnya hanyut,” ujar Hadi di sela kegiatan.
Menurut dia, penanganan pasca bencana telah dilakukan sejak hari pertama banjir dan longsor terjadi. Bencana dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut semalaman pada Rabu dini hari.

“Sejak Rabu pagi kami langsung melakukan pembersihan material longsor, terutama batu-batu besar yang menutup akses jalan,” katanya.
Hadi menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dalam kerja bakti menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan akses warga di lokasi terdampak.
Setelah dilakukan pembersihan sejak pagi, material lumpur dan longsoran tanah berhasil disingkirkan sehingga akses jalan mulai dapat dilalui kembali meski masih menggunakan jembatan darurat.
“Untuk sementara warga sudah bisa kembali beraktivitas meskipun masih menggunakan jembatan darurat,” ucapnya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi langkah cepat prajurit Kodim 0802/Ponorogo dalam membantu penanganan bencana di wilayah Balong.
Menurut Untoro, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan solusi nyata, terutama dalam kondisi darurat dan bencana alam.
“Prajurit TNI harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi bagian dari solusi. Apa yang dilakukan anggota di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga aktivitas warga kembali normal. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





