Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Seorang petani lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (6/6/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan pompa air yang digunakan untuk mengairi sawah.
Korban diketahui bernama Subari (65), warga setempat yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 09.45 WIB di pematang sawah miliknya.
Jazuli, salah seorang petani yang pertama kali menemukan korban, mengaku sempat panik melihat kondisi korban yang sudah terkapar di dekat instalasi listrik. Ia kemudian berinisiatif memutus aliran listrik untuk menghindari risiko yang lebih besar.
“Saya langsung memutus aliran listrik karena khawatir masih ada arus. Di tangan korban terlihat ada luka bakar yang diduga akibat tersengat listrik,” ujar Jazuli.
Keterangan serupa disampaikan Agus Sumarno, warga setempat. Menurutnya, korban diduga sedang memperbaiki pompa air yang digunakan untuk kebutuhan irigasi sawah sebelum akhirnya mengalami kecelakaan kerja tersebut.
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia. Dugaan sementara tersengat listrik saat memperbaiki sibel atau pompa air sawahnya,” katanya.
Petugas dari Polsek Kartoharjo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah peralatan kerja berupa obeng dan isolasi listrik di sekitar lokasi korban ditemukan.
Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa sebelum kejadian korban tengah memperbaiki instalasi listrik yang terhubung dengan pompa air sawah miliknya.
Kapolsek Kartoharjo AKP Eko Suprianto menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, korban berangkat ke sawah seperti aktivitas rutinnya setiap hari. Namun beberapa waktu kemudian korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban diduga tersengat listrik saat memperbaiki pompa air atau sibel miliknya di sawah,” jelasnya.
Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Polisi juga melakukan visum luar untuk memastikan penyebab kematian korban.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan temuan di lapangan dan hasil visum, polisi memastikan korban meninggal akibat sengatan listrik yang berasal dari instalasi pompa air sawah yang sedang diperbaikinya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





