Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Magetan Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Mewaspadai Dampak Cuaca Ekstrem

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Magetan edukasi mitigasi bencana kepada pelajar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Tingginya angka kejadian bencana di Kabupaten Magetan mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semakin masif memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat, termasuk kepada pelajar sejak usia dini. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2026/2027 dimanfaatkan BPBD untuk menanamkan budaya sadar bencana kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK di Magetan, salah satunya di SD Negeri Truneng, Kecamatan Sukomoro. Kamis (16/7/2026).

Langkah tersebut dinilai penting mengingat berdasarkan Register Bencana Alam Kabupaten Magetan Tahun 2026, hingga pertengahan tahun telah tercatat 249 kejadian bencana dan penanganan. Dari jumlah tersebut, cuaca ekstrem menjadi kejadian terbanyak dengan 109 kasus, disusul tanah longsor sebanyak 67 kejadian dan banjir sebanyak 41 kejadian. Selain itu terdapat 25 evakuasi penyelamatan hewan, 3 evakuasi pencarian dan pertolongan, 3 kejadian tidak terduga, serta 1 kejadian kebakaran.

Data BPBD juga menunjukkan Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 63 peristiwa, yang didominasi cuaca ekstrem dan banjir. Sementara itu, Kecamatan Poncol menjadi daerah paling rawan tanah longsor dengan 44 kejadian, disusul Plaosan dan Ngariboyo yang juga memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

Berangkat dari kondisi tersebut, BPBD Magetan terus memperkuat upaya mitigasi melalui edukasi kepada pelajar. Dalam kegiatan MPLS di SD Negeri Truneng, siswa dikenalkan berbagai jenis bencana, penyebabnya, hingga langkah penyelamatan diri saat kondisi darurat.

Staf Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magetan, Ahmad Fauzi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kesiapsiagaan sejak dini agar anak-anak memahami risiko bencana yang ada di lingkungan sekitarnya.

“Kami mengenalkan jenis-jenis bencana, cara mengantisipasinya, hingga bagaimana adik-adik tetap selamat ketika terjadi bencana di sekolah,” ujar Ahmad Fauzi.

Selain pengetahuan mengenai mitigasi, BPBD juga menanamkan perilaku yang dapat mencegah terjadinya bencana.

Image Not Found
MPLS jadi momen tanamkan budaya sadar bencana dini. Foto : Kus-Sinergia

“Tujuannya agar anak-anak menjadi pribadi yang siaga, mengenali penyebab bencana, serta tidak melakukan tindakan yang bisa memicu bencana, seperti membuang sampah sembarangan atau bermain api,” tambahnya.

Menurut Fauzi, penyampaian materi kepada siswa sekolah dasar harus dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif agar materi lebih mudah dipahami.

“Kalau mengajar anak-anak bukan soal sulit atau tidak, tetapi bagaimana kita harus lebih aktif, lebih menyenangkan, dan mengajak mereka terus berinteraksi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SD Negeri Truneng, Heru Nurkhayatin Setiati, menuturkan pihak sekolah sengaja menghadirkan BPBD sebagai bagian dari rangkaian MPLS agar siswa baru mengenal pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak hari pertama masuk sekolah.

“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa BPBD merupakan lembaga pemerintah yang bertugas menangani bencana, mulai dari pencegahan, tanggap darurat hingga rehabilitasi. Harapannya mereka mengenal fungsi BPBD sejak dini,” katanya.

Ia mengungkapkan antusiasme para siswa selama mengikuti kegiatan sangat tinggi. Materi yang disampaikan dinilai mudah dipahami karena dikemas secara komunikatif dan disertai praktik sederhana.

“Alhamdulillah anak-anak sangat semangat mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapat pengalaman baru dan mulai memahami bagaimana menghadapi kebakaran maupun bencana lainnya,” ujarnya.

Heru menambahkan, materi kebencanaan sengaja dimasukkan dalam agenda MPLS agar siswa memiliki bekal mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Melalui edukasi sejak usia dini tersebut, BPBD Magetan berharap budaya sadar bencana dapat tumbuh di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman pelajar mengenai mitigasi, diharapkan risiko korban maupun dampak bencana dapat ditekan, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi daerah rawan seperti Magetan, Poncol, Plaosan, dan Ngariboyo. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan lawatan di Kota Madiun pada Senin (20/1/2025). Dalam kesempatan di Kota Pendekar, SBY singgah di kediaman Walikota Madiun terpilih, Maidi di Jalan Merpati Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. SBY turut disambut jajaran Forkopimda Kota Madiun serta para kader Partai Demokrat Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Rutan Magetan Gelar Razia Gabungan Besar-Besaran, Sapu Bersih Barang Terlarang

    Rutan Magetan Gelar Razia Gabungan Besar-Besaran, Sapu Bersih Barang Terlarang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru), Rutan Kelas IIB Magetan melakukan razia besar-besaran untuk menyisir potensi peredaran barang terlarang di dalam kamar tahanan. Operasi ini dilakukan melalui sinergi lintas instansi, melibatkan TNI, Polri, BPBD, hingga Damkar. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto menegaskan bahwa operasi gabungan tersebut digelar sebagai langkah […]

    Bagikan
  • Cek Pos Pam Aman Suro 2025, Kapolda Jatim Tekankan Kesiapan Personel

    Cek Pos Pam Aman Suro 2025, Kapolda Jatim Tekankan Kesiapan Personel

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Operasi Aman Suro 2025, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kota Madiun pada Kamis malam (26/06/2025). Salah satu titik yang dikunjungi adalah Pos Pam di kawasan Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak No.10. […]

    Bagikan
  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden kecelakaan tunggal terjadi di jalur pegunungan penghubung Cemorosewu–Sarangan, Kabupaten Magetan, Kamis (31/07/2025) dini hari. Sebuah sepeda motor menabrak batu besar yang berada di tengah jalan, diduga akibat longsoran tebing di kawasan tersebut. Peristiwa terjadi tepatnya di kawasan hutan petak 78 A1 RPH, wilayah Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Dalam kejadian ini, […]

    Bagikan
  • Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan untuk Kejar Tunggakan Pajak Daerah

    Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan untuk Kejar Tunggakan Pajak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun dalam upaya menertibkan para penunggak pajak daerah. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak yang ditargetkan menyumbang Rp174 miliar atau sekitar 46 persen dari total target PAD 2025 senilai Rp372,5 miliar. Kerja […]

    Bagikan
expand_less