Berita Terkini
Trending Tags

PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harlah ke-52 PSCP usung semangat lestarikan budaya. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan (PSCP) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 untuk menegaskan legalitas hak merek dan hak cipta yang dimiliki perguruan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas organisasi sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa.

Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur perguruan.

Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Padepokan Wiro Yudo Wicaksono, Magetan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan itu dihadiri jajaran Pengurus Pusat, perwakilan pengurus daerah dan cabang.

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Pusat mengumumkan bahwa hak merek dan hak cipta milik Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan telah memperoleh pengakuan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Dengan demikian, seluruh identitas resmi perguruan memiliki kekuatan hukum dan penggunaannya harus sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun hak merek yang telah terdaftar meliputi logo resmi perguruan serta simbol sakral tiga dimensi. Sementara hak cipta mencakup Seragam Sakral Siswa dan Madya, Mars PSCP, foto Eyang Wagiman, jurus-jurus perguruan, hingga semboyan “Wiro Yudo Wicaksono”.

Ketua Umum PSCP Pusat Magetan, Joko Suryono, mengatakan pengakuan hukum terhadap hak merek dan hak cipta merupakan tonggak penting bagi perjalanan organisasi. Selain memberikan kepastian hukum, legalitas tersebut juga menjadi bentuk perlindungan terhadap identitas dan nilai-nilai yang telah dibangun perguruan selama lebih dari lima dekade.

“Dengan telah diakuinya hak merek dan hak cipta PSCP secara resmi, kami ingin memastikan seluruh warga perguruan menggunakan identitas yang benar dan sesuai ketentuan. Ini juga menjadi bentuk perlindungan terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan dan rasa memiliki seluruh anggota,” ujar Joko Suryono.

Menurutnya, setiap atribut, simbol, hingga karya intelektual yang dimiliki PSCP merupakan bagian dari sejarah dan jati diri perguruan yang harus dijaga bersama. Karena itu, seluruh anggota diharapkan memahami pentingnya menggunakan identitas resmi sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Image Not Found
PSCP ajak warga jaga identitas dan soliditas perguruan. Foto : Kus-Sinergia

“Hak merek dan hak cipta ini bukan sekadar persoalan administrasi hukum. Di dalamnya ada sejarah perjuangan para pendiri, nilai-nilai luhur, dan identitas perguruan yang wajib kita hormati serta kita lestarikan bersama,” katanya.

Pengurus Pusat juga menginstruksikan seluruh pengurus daerah dan pengurus cabang di berbagai wilayah agar segera menyosialisasikan penggunaan identitas resmi tersebut kepada seluruh anggota, pelatih, maupun masyarakat melalui berbagai media informasi, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial.

Langkah itu diharapkan mampu mencegah penggunaan atribut yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi sekaligus menciptakan keseragaman identitas di seluruh jajaran PSCP. Pengurus daerah dan cabang juga diminta menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada warga perguruan mengenai penggunaan hak merek dan hak cipta secara benar.

Joko menambahkan, tema Harlah ke-52 tidak hanya menjadi slogan seremonial, melainkan komitmen untuk terus melestarikan budaya pencak silat sekaligus membentuk generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

“Kami berharap momentum Harlah ke-52 ini semakin memperkuat soliditas seluruh keluarga besar PSCP. Dengan persatuan yang kuat dan penghormatan terhadap identitas perguruan, kami optimistis PSCP akan terus berkembang, menjaga budaya bangsa, serta melahirkan atlet dan generasi penerus yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Melalui peringatan Harlah ke-52, PSCP mengajak seluruh warga perguruan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat soliditas organisasi, serta mengamalkan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP optimistis dapat terus berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu perguruan pencak silat yang berakar kuat di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
  • KBIHU Ulul Azmi Gelar Ta’aruf Bersama Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    KBIHU Ulul Azmi Gelar Ta’aruf Bersama Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ulul Azmi AL – Mukkaramah menggelar kegiatan ta’aruf bersama para calon jemaah haji Kota Madiun, bertempat di Hotel Merdeka, Senin pagi (09/06/2025). Acara ini diikuti oleh 24 orang jemaah haji reguler dan haji plus. Kegiatan ta’aruf ini dipandu langsung oleh Tim KBIHU Ulul […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Usulkan 3 Raperda Inisiatif 2026, Fokus Perlindungan Tenaga Kependidikan dan Banpol

    DPRD Kota Madiun Usulkan 3 Raperda Inisiatif 2026, Fokus Perlindungan Tenaga Kependidikan dan Banpol

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tahap I tahun 2026. Dalam Rapat Paripurna pada Jumat (27/02/2026) dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Nota Penjelasan 3 […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Anggaran Rp. 313 Juta untuk Seragam DPRD Magetan di Tengah Efisiensi

    Anggaran Rp. 313 Juta untuk Seragam DPRD Magetan di Tengah Efisiensi

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan tetap mengalokasikan dana ratusan juta rupiah untuk pengadaan seragam dinas anggota dewan. Tahun ini, sebanyak 45 anggota DPRD Magetan kembali menerima seragam dinas baru dengan total anggaran mencapai Rp. 313,4 juta. Meski jumlah stel […]

    Bagikan
  • TNI-Polri dan BPBD Trenggalek Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Gandusari dalam Empat Jam

    TNI-Polri dan BPBD Trenggalek Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Gandusari dalam Empat Jam

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Tim gabungan TNI, Polri, BPBD Kabupaten Trenggalek, dan Perhutani berhasil memadamkan kebakaran hutan jati di kawasan petak 3A RPH Gandusari, KRPH Gandusari, BKPH Karangan, KPH Kediri, Dusun Beji, Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (25/7/2026). Kebakaran yang terjadi di lahan pemajekan dan kawasan hutan negara itu berhasil dikendalikan setelah proses […]

    Bagikan
expand_less