PBPI Kota Madiun Resmi Dikukuhkan, Siapkan Atlet Padel Berprestasi dan Program Padel Go to School
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 74
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Perkembangan olahraga padel di Kota Madiun memasuki babak baru. Pengurus Kota Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Madiun resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Pengurus Provinsi PBPI Jawa Timur, Rudie Riesdianto di Pandawa Social Sport Kota Madiun, Sabtu (13/6/2026).
Usai dilantik, Ketua PBPI Kota Madiun, Yoga Adhi Wicaksananto, mengatakan pembentukan kepengurusan PBPI Kota Madiun menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem olahraga padel yang lebih terstruktur. Ia menyebut PBPI Kota Madiun merupakan kepengurusan pertama di wilayah eks Karesidenan Madiun.
“PBPI Kota Madiun ini yang pertama di wilayah karesidenan. Kami juga difasilitasi dengan hadirnya Pandawa Social Sport yang tidak hanya menyediakan lapangan padel, tetapi juga badminton dan mini soccer,” ujarnya.
Yoga menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya akan fokus pada pembinaan atlet dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini hingga kelompok senior. Menurutnya, PBPI Kota Madiun memiliki target melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat Jawa Timur hingga nasional.
“PR kami adalah menciptakan atlet-atlet berprestasi untuk dikirim ke tingkat Jawa Timur dan harapannya bisa menembus ajang PON,” katanya.
Selain pembinaan atlet, PBPI Kota Madiun juga menyiapkan program unggulan bertajuk Padel Go to School. Program tersebut dirancang untuk mengenalkan olahraga padel kepada pelajar sejak usia dini sekaligus memperluas basis pemain di Kota Madiun.
Melalui program itu, PBPI akan menjalin kerja sama dengan sekolah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkenalkan olahraga padel. Termasuk menyediakan peminjaman peralatan dan voucher latihan agar olahraga tersebut dapat diakses lebih luas oleh kalangan pelajar.
“Kami ingin olahraga padel ini bisa dirasakan oleh pelajar dan masyarakat luas. Jangan sampai muncul kesan bahwa padel adalah olahraga yang mahal dan sulit dijangkau,” ungkap Yoga.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut meresmikan Pandawa Social Sport bersama Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, Mario Lawalata hingga PBPI dengan pemotongan pita. Ini merupakan fasilitas olahraga baru yang diharapkan mampu mendukung pengembangan sport tourism di Kota Madiun.

Bagus Panuntun menyambut baik hadirnya Pandawa Social Sport dan pembentukan PBPI Kota Madiun. Menurutnya, fasilitas olahraga baru tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Madiun dalam mengembangkan sektor wisata olahraga atau sport tourism.
“Saya mewakili Pemerintah Kota Madiun merasa bahagia karena akhirnya Kota Madiun memiliki sport tourism baru, yaitu Pandawa Social Sport,” kata Bagus.
Ia menilai keberadaan fasilitas olahraga modern tersebut berpotensi menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah ke Kota Madiun, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Bagus juga menegaskan pentingnya pembinaan atlet padel secara berkelanjutan. Ia berharap PBPI Kota Madiun mampu mencetak atlet yang dapat berprestasi dalam berbagai kejuaraan di masa mendatang.
“Hari ini juga dilakukan pelantikan Ketua PBPI Kota Madiun. Terkait pembinaan atlet, ini menjadi tugas pengurus PBPI agar atlet-atlet padel Kota Madiun bisa mengikuti berbagai kejuaraan dan meraih prestasi,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





