Berita Terkini
Trending Tags

Libur Sekolah Belum Dongkrak Wisata Telaga Sarangan, Baru 56 Ribu Pengunjung, Ada Apa?

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kunjungan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan

Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Telaga Sarangan sejak awal libur sekolah hingga saat ini mencapai sekitar 56.600 orang. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena masa libur sekolah masih berlangsung sekitar delapan hari lagi.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Magetan, Didik Kurniyawan, mengatakan lonjakan kunjungan sejauh ini masih didominasi pada akhir pekan. Sementara itu, jumlah wisatawan pada hari kerja relatif lebih rendah.

“Sejak awal libur sekolah hingga sekarang jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 56.600 orang. Untuk hari Senin sampai Jumat rata-rata 2.000 hingga 4.000 orang per hari, sedangkan Sabtu dan Minggu meningkat menjadi sekitar 5.000 sampai 11.000 pengunjung,” ujarnya.

Image Not Found
Kunjungan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan

Menurut Didik, pola tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat masih memilih menghabiskan waktu berlibur pada akhir pekan. Namun, secara keseluruhan jumlah kunjungan belum mampu menyamai capaian libur sekolah tahun sebelumnya.

Meski demikian, Disbudpar Magetan tetap optimistis target 100 ribu wisatawan selama masa libur sekolah dapat tercapai. Sejumlah strategi promosi terus digencarkan untuk menarik minat wisatawan, di antaranya melalui kampanye di media sosial serta pemberian potongan harga tiket masuk bagi pelajar yang menunjukkan kartu pelajar atau identitas diri.

“Kami berharap promosi melalui media sosial dan pemberian diskon bagi anak sekolah yang menunjukkan kartu pelajar atau identitas diri dapat menarik lebih banyak wisatawan. Mudah-mudahan target 100 ribu pengunjung bisa tercapai hingga masa libur berakhir,” kata Didik.

Ia menjelaskan, terdapat dua faktor utama yang memengaruhi penurunan jumlah kunjungan wisata tahun ini. Faktor pertama adalah adanya longsoran di kawasan Telaga Sarangan yang menyebabkan wisatawan belum dapat menikmati jalur mengelilingi telaga secara utuh. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan pengalaman berwisata.

Selain itu, melemahnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi juga menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat untuk berwisata.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya karena adanya longsoran di kawasan Telaga Sarangan sehingga wisatawan tidak bisa mengelilingi telaga. Selain itu kondisi perekonomian saat ini juga memengaruhi daya beli masyarakat. Kami melihat tren penurunan ini juga terjadi di sejumlah daerah wisata lain,” tuturnya.

Disbudpar Magetan berharap sisa masa libur sekolah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Selain mengejar target 100 ribu pengunjung, peningkatan kunjungan juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha pariwisata, pedagang, serta penyedia jasa wisata di kawasan Telaga Sarangan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan Usia Dini di Magetan Masih Terjadi, Mayoritas karena Kehamilan

    Pernikahan Usia Dini di Magetan Masih Terjadi, Mayoritas karena Kehamilan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meskipun jumlahnya terus menurun dalam lima tahun terakhir, pernikahan usia dini di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya hilang. Hingga awal Agustus 2025, tercatat 38 pasangan muda mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama. Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Magetan, Miftahuddin, menyebut sebagian besar pengajuan dipicu […]

    Bagikan
  • SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Inabah yang berada di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi sasaran pencurian dan perusakan pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aksi pencurian disertai perusakan itu pertama kali diketahui oleh guru dan sejumlah siswa yang hendak masuk sekolah. […]

    Bagikan
  • Pasca Rawat Inap, RSUD Dolopo Siapkan Mobil Gratis Mengantar Pasien Sampai di Rumah

    Pasca Rawat Inap, RSUD Dolopo Siapkan Mobil Gratis Mengantar Pasien Sampai di Rumah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo Kabupaten Madiun membuat gebrakan baru. Banyaknya pasien pasca rawat inap yang kesulitan untuk mencari alat transportasi saat pulang ke rumah disikapi dengan membuat layanan bertajuk JAWARA ( jasa pelayanan antar warga pasca rawat inap). “Layanan terbaru ini untuk semua warga di Kabupaten Madiun dan […]

    Bagikan
  • KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, KORPRI Kabupaten Magetan menyalurkan 978 paket beras kepada para pekerja sektor informal seperti ojek online, ojek konvensional, jasa gendong, dan tukang parkir. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan menjadi bagian dari gerakan sosial Korpri Peduli. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan bahwa bantuan […]

    Bagikan
  • Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dugaan keracunan massal yang menimpa 18 siswa SDN 1 Demangan Kota Madiun mulai mengarah pada menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi pada Kamis (16/4/2026). Dari story akun tiktok @sppg.demangantaman4 diketahui menu kali ini yakni nasi, dori krispi saus teriyaki, orek tempe, tumis wortel baby corn dan belimbing. […]

    Bagikan
  • Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam tiga hari terakhir, Telaga Sarangan dipadati ribuan wisatawan. Sejak Jumat (05/09/2025), kunjungan terus meningkat signifikan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencatat 5.610 pengunjung pada Jumat, naik menjadi 8.563 di hari Sabtu (06/09/2025), dan kembali melonjak hingga 9.611 orang pada Minggu (07/09/2025). Kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas yang […]

    Bagikan
expand_less