Berita Terkini
Trending Tags

Wamenko Pangan Panen Jagung di Ponorogo, Dorong Swasembada Pangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wamenko Bidang Pangan panen jagung bersama Plt Bupati Ponorogo. Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita melakukan panen jagung di kawasan lahan Perhutani, Kelurahan Ronosentanan, Kecamatan Siman, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan nasional.

Panen dilakukan di lahan jagung seluas sekitar 198 hektare yang dikelola masyarakat di kawasan Perhutani. Pemerintah berharap optimalisasi lahan tersebut mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Sepanjang tahun 2025, luas panen jagung di Ponorogo mencapai sekitar 39 ribu hektare dengan produksi 284 ribu ton. Sementara luas panen padi mencapai sekitar 74 ribu hektare dengan produksi 436 ribu ton.

Menurutnya, capaian tersebut menempatkan Ponorogo sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur. Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Ponorogo juga tercatat mencapai 71,22 poin.

“Berkaca capaian tersebut, Ponorogo menjadi salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Timur. Indeks ketahanan pangan kita mencapai 71,22 poin. Kita bersyukur Ponorogo dianugerahi tanah yang subur, namun yang lebih kami syukuri adalah kami memiliki petani-petani yang hebat dan tidak lelah berinovasi,” kata Lisdyarita.

Sementara itu, Wamenko Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para petani, untuk bersama-sama mewujudkan swasembada pangan. Pemerintah daerah juga diminta terus mengawal program pemerintah pusat agar target tersebut dapat tercapai.

Hanif menyebut produksi jagung nasional pada 2025 menunjukkan tren positif. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen mencapai 16,16 juta ton, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500 per kilogram.

Di sisi lain, produksi beras nasional mencapai lebih dari 34,69 juta ton, sementara kebutuhan nasional berada di kisaran 30 hingga 32 juta ton per tahun. Kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah untuk tidak lagi mengimpor beras maupun jagung.

“Di dalam instrumen ketahanan pangan hal yang tidak kalah penting adalah menetapkan neraca komoditas. Ini menjadi instrumen kita impor atau tidak. Pemerintah menyampaikan bahwa kita tidak lagi impor beras dan jagung, artinya seluruh rangkaian kegiatan impor wajib disesuaikan. Upaya pemerintah sangat serius untuk membangun ketahanan pada komoditas utama, yaitu padi dan jagung,” ujarnya.

Hanif juga mengapresiasi produktivitas pertanian di Ponorogo. Dengan luas lahan sekitar 35 ribu hektare, petani mampu melakukan pola tanam hampir tiga kali dalam setahun, yakni rata-rata dua kali padi dan satu kali jagung, sehingga luas panen mencapai sekitar 74 ribu hektare.

Selain peningkatan produksi, ia menegaskan pentingnya tata kelola pertanian yang baik, penguatan rantai pasok, serta pemanfaatan teknologi modern agar sektor pertanian semakin efisien. Ia juga mengajak generasi muda untuk ikut terjun ke dunia pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.

“Penggunaan teknologi diwajibkan di sini. Kalau kita masih melakukan cara-cara konvensional, maka nilainya tidak akan efisien. Kita memposisikan diri membangun ketahanan pangan, jangan sampai kendor,” tegas Hanif. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengelola aset negara secara optimal kembali ditegaskan lewat seminar bertema “Legalitas Kuat dan Pengelolaan Aset PT KAI (Persero) yang Hebat”, yang digelar oleh Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun pada Kamis (24/07/2025). Seminar ini menjadi langkah strategis KAI dalam meningkatkan pemahaman lintas sektor terhadap […]

    Bagikan
  • Stok Pupuk Subsidi di Ponorogo Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

    Stok Pupuk Subsidi di Ponorogo Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Ponorogo dipastikan aman hingga akhir 2025. Hal itu disampaikan Dinas Pertanian setempat menyusul kekhawatiran sebagian petani yang memasuki musim tanam kedua tahun ini. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Ponorogo, Tamar Mahara, menegaskan bahwa cadangan pupuk masih mencukupi. Dari total alokasi yang diterima, […]

    Bagikan
  • 530 ASN Resmi Diangkat, Bupati Madiun Tekankan Pelayanan Masyarakat

    530 ASN Resmi Diangkat, Bupati Madiun Tekankan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 530 Aparatur Sipil Negara (ASN) hasil seleksi tahun anggaran 2024 tahap pertama resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun. SK tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Ronggo Djumeno, Rabu (14/05/2025). Kepala […]

    Bagikan
  • Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Kenaikan harga kedelai impor yang kini menembus Rp10.500 per kilogram membuat para produsen tempe di Ponorogo, kelimpungan. Tak hanya dibayangi kerugian karena biaya produksi melonjak, mereka juga harus menghadapi turunnya permintaan pasar. Di Dusun Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, para perajin tempe terpaksa mencari cara agar tetap bisa bertahan. Salah […]

    Bagikan
  • Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras sejak Senin siang (27/1/2025) hingga sore hari menyebabkan banjir di wilayah Dusun Kebonduren Desa Kenongorejo kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Dampaknya, 51 rumah warga tergenang air hingga ketinggian 1 meter. Selain itu, Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir luapan dari sungai desa setempat. […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Baru 2026, Polres Madiun Kota Perketat Pengawasan Kembang Api dan Petasan

    Jelang Tahun Baru 2026, Polres Madiun Kota Perketat Pengawasan Kembang Api dan Petasan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kembang api dan petasan identik dengan momen pergantian tahun baru. Untuk itu, perlu adanya pengawasan ketat menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026 nanti. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota pun menggelar operasi kepada penjual kembang api dan petasan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kota Madiun. Kasi Humas Polres Madiun […]

    Bagikan
expand_less