Berita Terkini
Trending Tags

Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 407
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga bahan baku naik, UMKM Ngawi pangkas produksi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai goreng di Desa Beran, Kecamatan Ngawi. Demi menjaga usahanya tetap bertahan, ia terpaksa mengurangi hari produksi, memangkas kapasitas produksi, hingga menaikkan harga jual produknya.

Jika sebelumnya proses produksi dilakukan sekitar 20 hari dalam sebulan, kini aktivitas menggoreng kedelai hanya berlangsung delapan hari. Pengurangan jam operasional tersebut berdampak langsung terhadap tiga orang karyawan yang bekerja di tempat usahanya.

Selain itu, kapasitas produksi juga merosot drastis. Dari sebelumnya mampu menghasilkan sekitar delapan kuintal kedelai goreng per hari, kini produksinya hanya mencapai sekitar empat kuintal atau turun hingga 50 persen.

Muhadi menjelaskan, tekanan biaya produksi mulai terasa sejak sekitar tiga bulan terakhir. Harga kedelai yang sebelumnya Rp8.500 per kilogram kini naik menjadi Rp10.500 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada harga plastik kemasan yang melonjak dari Rp28 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.

Beban biaya semakin berat karena harga minyak goreng curah ikut meningkat dari Rp16 ribu menjadi Rp19.300 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan yang selama ini digunakan semakin sulit diperoleh di pasaran dengan harga yang jauh lebih mahal.

Akibat kondisi tersebut, Muhadi akhirnya beralih menggunakan minyak goreng curah agar kegiatan produksi tetap berjalan.

Karyawan usaha, Mustaqim, mengatakan perubahan bahan baku tersebut dilakukan karena minyak goreng kemasan sudah sulit diperoleh.

“Dulu memakai minyak goreng kemasan. Sekarang beralih ke minyak goreng curah karena minyak kemasan harganya mahal dan barangnya juga langka,” ujarnya.

Untuk mengurangi kerugian yang semakin besar, Muhadi juga menaikkan harga jual kedelai goreng sebesar Rp5.000 per kemasan isi lima kilogram. Harga yang sebelumnya Rp77 ribu kini menjadi Rp82 ribu per kemasan.

Meski harga dinaikkan, keuntungan yang diperoleh tidak bertambah signifikan karena hampir seluruh kenaikan tersebut digunakan untuk menutup biaya produksi yang terus membengkak.

Muhadi mengaku situasi ini menjadi tantangan berat bagi pelaku UMKM. Selain harus menjaga kualitas produk, mereka juga harus mempertahankan pelanggan di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Sekarang minyak goreng susah dicari, harganya juga naik. Kami terpaksa menaikkan harga jual dan mengurangi jam produksi supaya usaha tetap bisa berjalan,” kata Muhadi.

Produk kedelai goreng miliknya selama ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Ngawi, tetapi juga dikirim ke sejumlah daerah seperti Madiun, Ponorogo, hingga beberapa kota di Jawa Tengah.

Pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan baku, khususnya kedelai dan minyak goreng. Menurut mereka, kestabilan pasokan dan harga menjadi faktor penting agar UMKM tetap mampu berproduksi, mempertahankan tenaga kerja, serta menjaga daya saing di tengah tingginya biaya operasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejaksaan Negeri untuk Perkuat Penanganan Masalah Hukum

    KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejaksaan Negeri untuk Perkuat Penanganan Masalah Hukum

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun dalam bidang penanganan hukum perdata dan tata usaha negara. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) digelar pada Selasa, (01/07/2025) di Madiun. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, […]

    Bagikan
  • Duh ! Viral Sekelompok Pemuda Konvoi Motor dan Tembakkan Petasan ke Warga

    Duh ! Viral Sekelompok Pemuda Konvoi Motor dan Tembakkan Petasan ke Warga

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi berbahaya sekelompok pemuda di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 34 detik yang beredar, mereka berkonvoi dengan sepeda motor di sepanjang Jalan Yos Sudarso hingga Jalan MH. Thamrin, sambil menyalakan dan menembakkan petasan ke arah warga, Selasa (27/08/2025). Dalam rekaman tersebut terlihat percikan api dan suara ledakan […]

    Bagikan
  • Jelang Suro, Polres Magetan Gandeng Perguruan Silat Wujudkan Keamanan Bersama

    Jelang Suro, Polres Magetan Gandeng Perguruan Silat Wujudkan Keamanan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menyambut datangnya Bulan Suro atau Muharram 1447 Hijriah, Polres Magetan menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Magetan. Rakor ini digelar pada Jumat (13/06/2025) di Aula Pesat Gatra Polres Magetan, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Motor Tabrak Palang Perlintasan Saat KA Turangga Melintas, Ini Himbauan KAI

    Motor Tabrak Palang Perlintasan Saat KA Turangga Melintas, Ini Himbauan KAI

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah sepeda motor menabrak palang pintu perlintasan sebidang (JPL) 15 Km 181+266 di petak jalan Geneng–Magetan, masuk Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026) dini hari. Insiden tersebut terjadi saat petugas tengah mengamankan perjalanan Kereta Api (KA) 12 Turangga. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB. Sepeda […]

    Bagikan
  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
expand_less