Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Enam Ruang Kelas SDN Truneng Magetan Rusak, Sekolah Khawatir Ancam Keselamatan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 226
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plafon ambrol dan atap bocor ancam keselamatan siswa. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kondisi bangunan SD Negeri Truneng, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, memprihatinkan. Enam ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari plafon yang ambrol, atap bocor, hingga rangka atap yang lapuk dan keropos.

Kerusakan tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. Pihak sekolah mengaku harus ekstra waspada setiap kali proses pembelajaran berlangsung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Wakil Kepala SD Negeri Truneng, Heru Nurkhayatin Setiati, mengatakan kondisi bangunan sekolah terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, belum lama ini plafon sempat jatuh saat jam istirahat ketika siswa sedang bermain di sekitar ruang kelas.

Image Not Found
Enam ruang kelas SDN Truneng rusak dan butuh perbaikan. Fotp : Kus-Sinergia

“Plafon sudah mulai ambrol, genteng banyak yang bocor, sementara kayu-kayu kuda-kuda atap sudah lapuk dan keropos. Kami khawatir jika sewaktu-waktu material bangunan jatuh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dan membahayakan anak-anak,” ujarnya.

Bangunan sekolah yang diperkirakan telah berusia lebih dari dua dekade itu terakhir kali mendapatkan rehabilitasi pada 2015–2016. Saat itu, perbaikan hanya mencakup sebagian plafon dan satu bangunan, sehingga enam ruang kelas yang kini digunakan siswa dari kelas I hingga VI kembali mengalami kerusakan seiring bertambahnya usia bangunan.

Selain kerusakan pada atap, dinding setiap ruang kelas juga mulai rapuh. Untuk menjaga kenyamanan belajar, para wali kelas berinisiatif melakukan perbaikan sederhana menggunakan dana pribadi, seperti menutup bagian dinding yang rusak dengan banner maupun bahan lainnya agar ruang belajar tetap terlihat rapi.

Saat ini SD Negeri Truneng memiliki 72 siswa yang didampingi 14 tenaga pendidik dan kependidikan. Meski aktivitas belajar mengajar masih berlangsung normal, pihak sekolah mengaku selalu mengatur dan mengawasi proses pembelajaran dengan lebih hati-hati karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak lagi ideal.

Menurut Heru, sekolah telah mengajukan usulan rehabilitasi sejak awal 2026 melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai realisasi usulan tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi SDN Truneng. Rehab gedung sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung lahirnya peserta didik yang berkualitas,” katanya.

Pihak sekolah berharap rehabilitasi dapat segera direalisasikan mengingat kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan puluhan siswa yang setiap hari menempati enam ruang kelas tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wali Kota Madiun, Maidi yang di dampingi Wakil Walikota Madiun, F Bagus Panuntun melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Besar Kota Madiun pada Sabtu (29/03/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah memastikan bahwa harga barang-barang kebutuhan pokok di […]

    Bagikan
  • Tiga Nama Finalis Sekda Magetan, Siapa Pemilik Kursi Pimpinan Birokrasi Magetan ?

    Tiga Nama Finalis Sekda Magetan, Siapa Pemilik Kursi Pimpinan Birokrasi Magetan ?

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses panjang seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan akhirnya mengerucut pada tiga nama. Dari delapan pejabat yang sebelumnya masuk bursa, kini hanya tiga kandidat yang berpeluang menduduki kursi Sekda secara definitif. Berdasarkan pengumuman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, ketiga nama tersebut adalah Eko Muryanto (Kepala […]

    Bagikan
  • Komisi A Soroti Kekosongan Pendaftar Sekda Dinilai Akibat Masalah Pengembangan SDM

    Komisi A Soroti Kekosongan Pendaftar Sekda Dinilai Akibat Masalah Pengembangan SDM

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kekosongan pendaftar dalam proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo mendapat sorotan dari DPRD Ponorogo. Ketua Komisi A DPRD Ponorogo, Eko Priyo Utomo, menilai kondisi tersebut tidak lepas dari persoalan pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah selama ini. Menurut Eko, jabatan Sekda merupakan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

    Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun masih menunggu proses pengisian puluhan jabatan yang kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di tengah kekosongan tersebut, Pemkot Madiun melantik 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 18 pejabat fungsional dalam Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Pelantikan Pejabat Fungsional, Kamis (18/6/2026). Prosesi pengambilan sumpah […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
expand_less