Berita Terkini
Trending Tags

Enam Ruang Kelas SDN Truneng Magetan Rusak, Sekolah Khawatir Ancam Keselamatan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plafon ambrol dan atap bocor ancam keselamatan siswa. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kondisi bangunan SD Negeri Truneng, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, memprihatinkan. Enam ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari plafon yang ambrol, atap bocor, hingga rangka atap yang lapuk dan keropos.

Kerusakan tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. Pihak sekolah mengaku harus ekstra waspada setiap kali proses pembelajaran berlangsung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Wakil Kepala SD Negeri Truneng, Heru Nurkhayatin Setiati, mengatakan kondisi bangunan sekolah terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, belum lama ini plafon sempat jatuh saat jam istirahat ketika siswa sedang bermain di sekitar ruang kelas.

Image Not Found
Enam ruang kelas SDN Truneng rusak dan butuh perbaikan. Fotp : Kus-Sinergia

“Plafon sudah mulai ambrol, genteng banyak yang bocor, sementara kayu-kayu kuda-kuda atap sudah lapuk dan keropos. Kami khawatir jika sewaktu-waktu material bangunan jatuh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dan membahayakan anak-anak,” ujarnya.

Bangunan sekolah yang diperkirakan telah berusia lebih dari dua dekade itu terakhir kali mendapatkan rehabilitasi pada 2015–2016. Saat itu, perbaikan hanya mencakup sebagian plafon dan satu bangunan, sehingga enam ruang kelas yang kini digunakan siswa dari kelas I hingga VI kembali mengalami kerusakan seiring bertambahnya usia bangunan.

Selain kerusakan pada atap, dinding setiap ruang kelas juga mulai rapuh. Untuk menjaga kenyamanan belajar, para wali kelas berinisiatif melakukan perbaikan sederhana menggunakan dana pribadi, seperti menutup bagian dinding yang rusak dengan banner maupun bahan lainnya agar ruang belajar tetap terlihat rapi.

Saat ini SD Negeri Truneng memiliki 72 siswa yang didampingi 14 tenaga pendidik dan kependidikan. Meski aktivitas belajar mengajar masih berlangsung normal, pihak sekolah mengaku selalu mengatur dan mengawasi proses pembelajaran dengan lebih hati-hati karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak lagi ideal.

Menurut Heru, sekolah telah mengajukan usulan rehabilitasi sejak awal 2026 melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai realisasi usulan tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi SDN Truneng. Rehab gedung sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung lahirnya peserta didik yang berkualitas,” katanya.

Pihak sekolah berharap rehabilitasi dapat segera direalisasikan mengingat kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan puluhan siswa yang setiap hari menempati enam ruang kelas tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh ! Material Bongkaran Bangunan SDN Tiron 01 Dijual, Inspektorat Bakal Turun Tangan photo_camera 4

    Waduh ! Material Bongkaran Bangunan SDN Tiron 01 Dijual, Inspektorat Bakal Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menegaskan penjualan material bongkaran bangunan SD Negeri Tiron 01 oleh pemerintah desa tidak dibenarkan, meskipun aset tersebut telah dihibahkan ke desa.  Praktik tersebut dinilai melanggar ketentuan pengelolaan barang milik daerah dan berpotensi dikenai sanksi administratif hingga hukum. Bangunan SDN Tiron 01 yang berlokasi di Desa Tiron, Kecamatan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aktivitas tambang ilegal di Ponorogo kembali jadi perhatian serius. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (02/05/2025), para anggota dewan mendesak Pemkab Ponorogo untuk segera bertindak tegas. Melalui Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Fraksi Demokrat meminta agar Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk menertibkan tambang […]

    Bagikan
  • Dishub Magetan Siapkan Perubahan Jalur Protokol Kota, Target Uji Coba Awal 2026

    Dishub Magetan Siapkan Perubahan Jalur Protokol Kota, Target Uji Coba Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan tengah menyiapkan rencana perubahan jalur protokol di kawasan pusat kota. Rekayasa arus lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik yang dinilai rawan macet, terutama di sekitar simpang empat GOR Ki Mageti. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Magetan, Edi Sumarsam, […]

    Bagikan
  • Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka. Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, […]

    Bagikan
  • Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mencatat telah menemukan sebanyak 29 ekor sapi suspek PMK di wilayahnya. Puluhan hewan tersebut terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku. “Kondisi itu terlihat dari ciri-ciri pada mulut sapi yang berbusa dan kakinya ditemukan luka-luka,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, Selasa […]

    Bagikan
  • Belum Bebas dari Penjara, Mantan Kades Ngariboyo Kembali Terseret Korupsi APBDes 2023, Negara Rugi Rp614 Juta

    Belum Bebas dari Penjara, Mantan Kades Ngariboyo Kembali Terseret Korupsi APBDes 2023, Negara Rugi Rp614 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kembali menetapkan mantan Kepala Desa Ngariboyo, Sumadi, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2023, Kamis (16/4/2026). Penetapan ini menambah daftar kasus hukum yang menjerat Sumadi, setelah sebelumnya ia divonis dua tahun penjara dalam perkara serupa. Kepala Seksi Pidana Khusus […]

    Bagikan
expand_less