Berita Terkini
Trending Tags

Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan.

Kepala Disdikpora Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan kondisi tersebut menjadi kemajuan dibanding pelaksanaan SPMB 2025, ketika masih terdapat tiga SD negeri yang sama sekali tidak mendapatkan pendaftar.

Menurutnya, pada tahun ini seluruh 353 SD negeri di Magetan telah menerima siswa baru, meski jumlahnya belum merata. Ada sekolah yang baru memperoleh dua hingga sepuluh peserta didik, sementara sekolah lainnya mampu menerima lebih banyak siswa. Data tersebut juga masih bersifat dinamis karena proses penambahan peserta didik masih berlangsung.

“Kalau sekarang tidak ada yang nol. Memang ada yang baru memperoleh dua, lima, atau sepuluh murid, tetapi semuanya sudah mendapatkan siswa. Data ini masih terus bergerak karena masih ada penambahan pendaftar,” ujar Suhardi.

Berdasarkan data Disdikpora, jumlah pendaftar kelas I SD melalui sistem online mencapai 4.158 calon siswa yang tersebar pada jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Pemerintah daerah masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah untuk mengisi satuan pendidikan yang kuotanya masih tersedia.

Sementara itu, pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), Disdikpora menyediakan sebanyak 6.100 kursi di 39 SMP negeri. Hingga berakhirnya pendaftaran secara daring, tercatat sekitar 5.220 calon siswa telah mendaftar. Setelah dilakukan pengisian kuota lanjutan, jumlah peserta bertambah sekitar 164 siswa sehingga tingkat keterisian sekolah semakin meningkat.

Suhardi menjelaskan, penambahan tersebut berasal dari calon peserta didik yang sebelumnya belum mendapatkan sekolah saat seleksi online. Mereka kemudian diarahkan untuk mendaftar ke sekolah yang masih memiliki daya tampung.

Meski seluruh sekolah telah menerima murid baru, Disdikpora mengakui mayoritas SD maupun SMP negeri masih belum memenuhi kapasitas maksimal penerimaan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh persebaran jumlah anak usia sekolah yang tidak merata di setiap wilayah, sehingga ada sekolah yang diminati tinggi, sementara sekolah lain menerima peserta didik dalam jumlah terbatas.

Di sisi lain, Disdikpora mencatat tren positif pada jumlah peserta didik baru dibanding beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak usia sekolah di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan sehingga berdampak pada bertambahnya jumlah pendaftar SPMB tahun ini.

Peningkatan juga mulai terlihat di sejumlah sekolah yang selama ini kekurangan murid, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran seperti Kecamatan Lembeyan. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Magetan.

Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan belum akan menerapkan kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah. Saat ini, fokus Disdikpora masih diarahkan pada peningkatan mutu layanan pendidikan, pemerataan kualitas sekolah, serta memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak untuk mengenyam pendidikan.

“Yang penting anak harus sekolah. Kalau belum masuk melalui jalur online dan belum punya sekolah, harus tetap sekolah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Suhardi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN 02 Taman Kota Madiun Terima 5 Siswa ABK pada Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Komitmen Sekolah Inklusi

    SDN 02 Taman Kota Madiun Terima 5 Siswa ABK pada Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Komitmen Sekolah Inklusi

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SDN 02 Taman Kota Madiun kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima enam siswa baru, dengan lima di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK). Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja Hadir di Dolopo, Pemkab Madiun Bawa 38 Layanan dan Genjot UMKM 

    Bahana Bersahaja Hadir di Dolopo, Pemkab Madiun Bawa 38 Layanan dan Genjot UMKM 

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, pada 9-10 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Beran tersebut menghadirkan 38 layanan publik dari berbagai instansi untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan pemerintah dalam satu lokasi. Bupati Madiun Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

    Bagikan
  • Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor kambing milik Katiyem (70), warga Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, tercebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 13 meter. Kambing tersebut biasanya dilepasliarkan di area belakang rumah yang berpagar. Namun, pada Senin (27/10/2025) siang, kambing itu ditemukan dalam kondisi lemas di dasar sumur. “Biasanya memang dilepasliarkan di belakang rumah. […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
  • Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman. Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga […]

    Bagikan
expand_less