Berita Terkini
Trending Tags

SDN 02 Taman Kota Madiun Terima 5 Siswa ABK pada Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Komitmen Sekolah Inklusi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekolah inklusi dukung pembelajaran sesuai kemampuan anak. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – SDN 02 Taman Kota Madiun kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima enam siswa baru, dengan lima di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu (15/7/2026). Tidak hanya diikuti peserta didik baru, kegiatan tersebut juga melibatkan siswa kelas 2 hingga kelas 6. Para guru bersama orang tua yang masih mendampingi putra-putrinya turut berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan ramah bagi seluruh siswa.

Wali Kelas 1 SDN 02 Taman, Ririn Setyowati, mengatakan seluruh rangkaian MPLS berjalan lancar. Menurutnya, sekolah mengedepankan suasana yang aman dan bebas dari perundungan sehingga seluruh peserta didik dapat beradaptasi dengan baik.

“Tahun ajaran 2026/2027 ini kami menerima enam siswa baru. Satu siswa reguler dan lima lainnya merupakan anak berkebutuhan khusus dengan karakteristik yang berbeda-beda. Alhamdulillah pelaksanaan MPLS berjalan lancar, anak-anak mengikuti kegiatan dengan tertib tanpa adanya perundungan,” ujarnya.

Ririn menjelaskan, sebagian besar siswa kelas 1 yang merupakan ABK masih mendapatkan pendampingan dari orang tua maupun guru pendamping. Para pendamping disediakan secara mandiri oleh keluarga siswa, sementara sekolah belum memiliki guru pendamping khusus.

Meski demikian, para guru tetap berupaya meningkatkan kompetensi dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus. Seluruh tenaga pendidik berasal dari latar belakang pendidikan guru sekolah dasar, namun rutin mengikuti pelatihan, seminar, dan pendidikan terkait layanan pendidikan inklusi.

“Guru-guru di sini memang tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus untuk anak luar biasa. Namun kami mendapat kesempatan mengikuti berbagai diklat dan seminar agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak,” jelasnya.

Dalam proses belajar mengajar, SDN 02 Taman menerapkan kurikulum yang sama bagi seluruh siswa. Perbedaannya terletak pada tingkat kesulitan materi yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta didik.

“Kurikulumnya tetap sama, hanya bobot materinya yang kami sesuaikan dengan kompetensi setiap anak. Tujuan pembelajarannya tetap sama, tetapi pendekatan dan tingkat kesulitannya berbeda,” tambah Ririn.

Sebagai sekolah inklusi, SDN 02 Taman juga mempertimbangkan komposisi siswa reguler dan ABK dalam setiap penerimaan peserta didik baru. Hal tersebut dilakukan agar proses pembelajaran dan pendampingan dapat berjalan lebih optimal. 

Melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif dan lingkungan sekolah yang inklusif, SDN 02 Taman terus berupaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Sekolah berharap setiap peserta didik dapat berkembang sesuai potensi masing-masing dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh penghargaan terhadap keberagaman. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jasad Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya terseret arus banjir, ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/03/2025) sore. Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengungkapkan bahwa Tim Basarnas, BPBD, dan keluarga korban menerima informasi dari Tim Reaksi […]

    Bagikan
  • Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    Gadis 20 Tahun di Kota Madiun Hilang Sejak Awal November, Polisi Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kesedihan mendalam dirasakan Mulawarda dan Linda Purwati, warga Jalan Tawang Krida, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Anak semata wayang mereka, Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau akrab disapa Risma (20), dilaporkan hilang sejak 3 November 2025 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Menurut sang ibu, Risma berpamitan pada Senin pagi […]

    Bagikan
  • Pengadilan Tipikor Tunda Pembacaan Vonis, Sugiri Sancoko : “Manut”

    Pengadilan Tipikor Tunda Pembacaan Vonis, Sugiri Sancoko : “Manut”

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Sidang pembacaan vonis Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi ditunda. Putusan yang semula dijadwalkan dibacakan Selasa (11/8/2026), harus menunggu hingga Jumat (14/8/2026) setelah salat Jumat. Penundaan terjadi karena Ketua Majelis Hakim I Made Yuliada berhalangan hadir. Ia disebut harus mengikuti kegiatan pelatihan kedinasan di Jakarta. Sidang […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan mulai memproses dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Bupati Magetan. Kedua regulasi tersebut berkaitan dengan penataan pasar serta pengelolaan air limbah domestik di wilayah Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengatakan raperda tentang penataan pasar disusun untuk menjawab berbagai aspirasi masyarakat, terutama dari pedagang pasar tradisional yang […]

    Bagikan
  • Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Batalkan Perjalanan KA Madiun Jaya dan KA Singasari, Tiket Dikembalikan 100 Persen

    Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Batalkan Perjalanan KA Madiun Jaya dan KA Singasari, Tiket Dikembalikan 100 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah KAI Daop 1 Jakarta, berdampak luas terhadap perjalanan kereta api nasional, termasuk layanan di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun pada Selasa (28/4/2026). Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan hingga pembatalan, sementara pelanggan diberikan opsi pengembalian tiket secara penuh. KAI menyampaikan bahwa penyesuaian pola operasi […]

    Bagikan
expand_less