Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Tak Menentu dan Trauma Harga Anjlok, Luas Tanam Tembakau di Magetan Diprediksi Susut hingga 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Luas tanam tembakau Magetan diprediksi turun 50 persen. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau 2026 di Kabupaten Magetan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Di sejumlah sentra penghasil tembakau, seperti Kecamatan Parang serta kawasan lereng Gunung Lawu yang meliputi Plaosan, Poncol, dan Sidorejo, banyak petani memilih tidak lagi menanam tembakau dan mengalihkan lahannya ke komoditas lain yang dinilai lebih menguntungkan.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magetan, Siswanto, memperkirakan luas areal tanam tembakau tahun ini turun sekitar 40 hingga 50 persen dibandingkan musim tanam 2025. Jika pada tahun lalu luas tanam mencapai sekitar 750 hektare, maka pada musim ini diperkirakan hanya berkisar 375 hingga 450 hektare.

Menurut Siswanto, penurunan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Faktor utama penyebabnya adalah anomali cuaca yang membuat hujan masih sering turun saat petani mulai menanam tembakau.

Akibat kondisi tersebut, banyak bibit tembakau yang baru ditanam mengalami pembusukan dan mati sehingga petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan penyulaman atau bahkan menanam ulang. Risiko kerugian yang cukup tinggi membuat banyak petani memilih mengurangi luas tanam, bahkan beralih ke komoditas lain.

“Curah hujan yang masih tinggi membuat banyak bibit tembakau tidak mampu bertahan. Petani tentu berpikir ulang karena biaya tanam cukup besar, sementara risiko gagal juga tinggi,” ujar Siswanto.

Selain cuaca yang belum bersahabat, petani juga masih dibayangi kerugian pada musim panen tahun lalu. Saat itu harga daun tembakau basah sempat anjlok hingga hanya berkisar Rp3.000–Rp5.000 per kilogram. Di saat yang sama, kualitas tembakau ikut menurun akibat tingginya curah hujan sehingga harga jual semakin rendah.

Kondisi tersebut membuat banyak petani kehilangan keuntungan, bahkan sebagian mengalami kerugian. Pengalaman itu menjadi pertimbangan utama bagi petani untuk tidak kembali menanam tembakau dalam jumlah besar pada musim tanam tahun ini.

Sebagai alternatif, banyak petani memilih menanam kentang yang dinilai memiliki harga lebih stabil, masa tanam yang relatif pasti, serta risiko usaha yang lebih kecil dibandingkan tembakau di tengah ketidakpastian cuaca.

Meski demikian, Siswanto mengungkapkan harga tembakau daun basah mulai menunjukkan tren perbaikan. Saat ini harga di tingkat petani berada di kisaran Rp7.000 per kilogram dan masih berpeluang meningkat setelah sejumlah perusahaan rokok mulai membuka gudang pembelian pada Agustus mendatang.

Image Not Found
Kenaikan harga tembakau belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Foto : Kus-Sinergia

“Kami berharap saat vendor mulai membuka gudang nanti harga bisa kembali naik. Kalau harga membaik dan cuaca mendukung, tentu kepercayaan petani untuk kembali menanam tembakau akan pulih,” katanya.

Namun, menurutnya, kenaikan harga saat ini belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Sebagian besar memilih menunggu kepastian harga saat panen dan perkembangan kondisi cuaca sebelum kembali berinvestasi pada komoditas tembakau.

APTI Kabupaten Magetan berharap musim panen tahun ini dapat memberikan hasil yang lebih baik sehingga petani kembali memperoleh keuntungan yang layak. Dengan dukungan cuaca yang lebih stabil dan harga beli yang kompetitif dari perusahaan, luas tanam tembakau di Magetan diharapkan dapat kembali meningkat pada musim tanam berikutnya dan menjaga keberlanjutan salah satu komoditas perkebunan unggulan daerah tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
  • Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Manajemen RS Hermina Madiun akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram (IG) @rsuherminamadiun terkait insiden jatuhnya seorang anak dari lantai atas rumah sakit tersebut. Dalam pernyataan itu, pihak rumah sakit menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan. “RS Hermina Madiun menyampaikan duka cita yang […]

    Bagikan
  • 677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai melakukan pengalihan dan penataan ulang kios di sejumlah pasar tradisional. Total 677 kios yang sebelumnya disegel kini dialihkan kepada penyewa yang menempati sesuai ketentuan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah Pasar Sleko di Jalan Trunojo Kota Madiun, Jawa Timur. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • Ini Sang Maestro Editor Penrem 081/DSJ yang Diganjar Kenaikan Pangkat

    Ini Sang Maestro Editor Penrem 081/DSJ yang Diganjar Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 20 prajurit Korem 081/DSJ mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Salah satunya Serka Sumarji, personel Penrem 081/DSJ. Mantan prajurit Yonif Raider 303 Kostrad itu setiap harinya bertugas sebagai editor video. Bahkan berkat kemampuannya, ia dijuluki sebagai Sang Maestro Editor. Kepada anggotanya yang naik pangkat, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Madiun Mulai Hadapi Armuzna, Tuntaskan Pembayaran Dam

    Jemaah Haji Madiun Mulai Hadapi Armuzna, Tuntaskan Pembayaran Dam

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jemaah haji asal Kabupaten Madiun mulai menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menjelang fase krusial tersebut, seluruh jemaah dipastikan telah menunaikan pembayaran dam dan diminta menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, mengatakan seluruh jemaah telah menyelesaikan kewajiban […]

    Bagikan
  • Mencicipi Kuliner Heritage Ayam Panggang Sragi Ndadhapan

    Mencicipi Kuliner Heritage Ayam Panggang Sragi Ndadhapan

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner tradisional kini memiliki destinasi baru di Ponorogo. Warung makan Ayam Panggang Sragi Ndadhapan hadir dengan konsep heritage, menawarkan sajian ayam panggang khas dalam suasana pedesaan yang asri. Berlokasi di belakang Balai Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, warung ini baru dibuka sepekan terakhir. Konsepnya mengusung nuansa ndeso dengan halaman […]

    Bagikan
expand_less