Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Cuaca Tak Menentu dan Trauma Harga Anjlok, Luas Tanam Tembakau di Magetan Diprediksi Susut hingga 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Luas tanam tembakau Magetan diprediksi turun 50 persen. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau 2026 di Kabupaten Magetan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Di sejumlah sentra penghasil tembakau, seperti Kecamatan Parang serta kawasan lereng Gunung Lawu yang meliputi Plaosan, Poncol, dan Sidorejo, banyak petani memilih tidak lagi menanam tembakau dan mengalihkan lahannya ke komoditas lain yang dinilai lebih menguntungkan.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magetan, Siswanto, memperkirakan luas areal tanam tembakau tahun ini turun sekitar 40 hingga 50 persen dibandingkan musim tanam 2025. Jika pada tahun lalu luas tanam mencapai sekitar 750 hektare, maka pada musim ini diperkirakan hanya berkisar 375 hingga 450 hektare.

Menurut Siswanto, penurunan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Faktor utama penyebabnya adalah anomali cuaca yang membuat hujan masih sering turun saat petani mulai menanam tembakau.

Akibat kondisi tersebut, banyak bibit tembakau yang baru ditanam mengalami pembusukan dan mati sehingga petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan penyulaman atau bahkan menanam ulang. Risiko kerugian yang cukup tinggi membuat banyak petani memilih mengurangi luas tanam, bahkan beralih ke komoditas lain.

“Curah hujan yang masih tinggi membuat banyak bibit tembakau tidak mampu bertahan. Petani tentu berpikir ulang karena biaya tanam cukup besar, sementara risiko gagal juga tinggi,” ujar Siswanto.

Selain cuaca yang belum bersahabat, petani juga masih dibayangi kerugian pada musim panen tahun lalu. Saat itu harga daun tembakau basah sempat anjlok hingga hanya berkisar Rp3.000–Rp5.000 per kilogram. Di saat yang sama, kualitas tembakau ikut menurun akibat tingginya curah hujan sehingga harga jual semakin rendah.

Kondisi tersebut membuat banyak petani kehilangan keuntungan, bahkan sebagian mengalami kerugian. Pengalaman itu menjadi pertimbangan utama bagi petani untuk tidak kembali menanam tembakau dalam jumlah besar pada musim tanam tahun ini.

Sebagai alternatif, banyak petani memilih menanam kentang yang dinilai memiliki harga lebih stabil, masa tanam yang relatif pasti, serta risiko usaha yang lebih kecil dibandingkan tembakau di tengah ketidakpastian cuaca.

Meski demikian, Siswanto mengungkapkan harga tembakau daun basah mulai menunjukkan tren perbaikan. Saat ini harga di tingkat petani berada di kisaran Rp7.000 per kilogram dan masih berpeluang meningkat setelah sejumlah perusahaan rokok mulai membuka gudang pembelian pada Agustus mendatang.

Image Not Found
Kenaikan harga tembakau belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Foto : Kus-Sinergia

“Kami berharap saat vendor mulai membuka gudang nanti harga bisa kembali naik. Kalau harga membaik dan cuaca mendukung, tentu kepercayaan petani untuk kembali menanam tembakau akan pulih,” katanya.

Namun, menurutnya, kenaikan harga saat ini belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Sebagian besar memilih menunggu kepastian harga saat panen dan perkembangan kondisi cuaca sebelum kembali berinvestasi pada komoditas tembakau.

APTI Kabupaten Magetan berharap musim panen tahun ini dapat memberikan hasil yang lebih baik sehingga petani kembali memperoleh keuntungan yang layak. Dengan dukungan cuaca yang lebih stabil dan harga beli yang kompetitif dari perusahaan, luas tanam tembakau di Magetan diharapkan dapat kembali meningkat pada musim tanam berikutnya dan menjaga keberlanjutan salah satu komoditas perkebunan unggulan daerah tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) mulai melakukan berbagai persiapan syarat keberangkatan. Salah satunya yakni pemeriksaan kesehatan sebagai syarat keberangkatan haji tahun ini. Sebanyak 380 dari total kuota 382 calon jemaah telah melaksanakan pemeriksaan per tanggal 8 Februari 2025 lalu. “Dari data yang masuk di Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), di […]

    Bagikan
  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Ponorogo Tahun 2025, Rabu (28/05/2025), bertempat di Hotel Maesa Ponorogo. Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Koordinasi Bidang Pengawasan Keberadaan serta Kegiatan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Ponorogo.” Rakor TIMPORA Ponorogo 2025 dihadiri berbagai […]

    Bagikan
  • Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Tatapnya tajam bukan untuk menakutkan, melainkan pelita yang selalu menuntun anak buahnya. Tak ada jarak yang membentang, hanya emosional yang teramat kuat. Setiap derap langkah menggambarkan bulatnya tekad untuk sama-sama melangkah dan bergerak maju. Bukan sekedar kedekatan Sang Komandan dan anak buah. Momen ini terlihat jelas saat Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm […]

    Bagikan
  • Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun memastikan peningkatan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keamanan penumpang. Terutama menghadapi persiapan masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron saat mengecek sarana prasarana pada Rabu (04/03/2026). Ali Imron menjelaskan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    Kejar Target PAD, Bapenda Kota Madiun Optimalisasi PBJT Makanan-Minuman

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor Pajak Daerah, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat upaya pendataan dan pengawasan terhadap pelaku usaha, khususnya jasa katering, guna mengejar […]

    Bagikan
  • Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan. Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran […]

    Bagikan
expand_less