Berita Terkini
Trending Tags

Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Posyandu di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius.

Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, diikuti Sukomoro. Meski ada penurunan jumlah balita stunting di Panekan, angkanya masih menonjol dibanding kecamatan lain.

Plt. Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Magetan, Retno Hadirini, menegaskan bahwa masyarakat sering keliru memahami stunting.

“Sebagian orang tua mengira anaknya sehat karena tampak aktif, padahal stunting tidak sekadar tinggi badan. Kondisi ini juga berhubungan dengan tumbuh kembang, pola asuh, hingga risiko penyakit seperti TBC dan gangguan pencernaan,” tuturnya, Rabu (10/09/2025).

Sejumlah langkah intervensi gizi terus digencarkan. Balita stunting maupun yang masuk kategori BGM (Bawah Garis Merah) rutin mendapat makanan tambahan pemulihan sebulan sekali. Sementara itu, ibu hamil dengan gizi kurang serta balita untuk pencegahan stunting menerima paket PMT lokal siap saji setiap minggu, lengkap dengan kudapan tambahan.

Menurut Retno, program tersebut dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kesehatan dengan dukungan CSR dari Dinas Peternakan, Lingkungan Hidup, dan Ketahanan Pangan.

“Pendanaan ini penting agar upaya perbaikan gizi berjalan konsisten dan menyentuh sasaran,” jelasnya.

Selain intervensi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita dilakukan setiap bulan di seluruh desa. Upaya ini dianggap krusial untuk mendeteksi dini kasus stunting agar intervensi segera bisa diberikan.

“Harapan kami, angka stunting di Magetan terus bergerak turun sesuai target nasional. Dengan pemantauan maksimal dan dukungan semua pihak, Magetan bisa melangkah menuju daerah bebas stunting,” pungkas Retno.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Penutupan Pasar Hewan Jetis di Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, resmi diberlakukan sejak 8 Januari 2025. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun, sejumlah pedagang sapi mengaku kebingungan karena tidak mengetahui adanya penutupan tersebut. “Saya tidak tahu kalau pasar ini ditutup. Terpaksa sapi saya bawa […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Korban Hanyut Akibat Rumah Ambrol di Dagangan

    Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Korban Hanyut Akibat Rumah Ambrol di Dagangan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Banser, Tagana, dan Rapi tengah melakukan penyisiran untuk mencari Wahyudiono pada Minggu (16/3/2025). Diketahui, pria 65 tahun itu terbawa arus sungai Pintu setelah bagian rumahnya ambrol tepat saat dirinya sedang melaksanakan sholat. Penyisiran dilakukan secara manual mulai dari alur sungai tempat korban hanyut […]

    Bagikan
  • Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    Evaluasi dan Peluncuran Buku Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun melaksanakan evaluasi tahapan Pilkada Serentak 2024 serta peluncuran buku yang mengulas perjalanan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Jumat (21/03/2025) dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang didampingi oleh Wakil Walikota Madiun serta para jajaran OPD dan KPU […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
  • Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
expand_less