Berita Terkini
Trending Tags

Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan.

Kepala Disdikpora Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan kondisi tersebut menjadi kemajuan dibanding pelaksanaan SPMB 2025, ketika masih terdapat tiga SD negeri yang sama sekali tidak mendapatkan pendaftar.

Menurutnya, pada tahun ini seluruh 353 SD negeri di Magetan telah menerima siswa baru, meski jumlahnya belum merata. Ada sekolah yang baru memperoleh dua hingga sepuluh peserta didik, sementara sekolah lainnya mampu menerima lebih banyak siswa. Data tersebut juga masih bersifat dinamis karena proses penambahan peserta didik masih berlangsung.

“Kalau sekarang tidak ada yang nol. Memang ada yang baru memperoleh dua, lima, atau sepuluh murid, tetapi semuanya sudah mendapatkan siswa. Data ini masih terus bergerak karena masih ada penambahan pendaftar,” ujar Suhardi.

Berdasarkan data Disdikpora, jumlah pendaftar kelas I SD melalui sistem online mencapai 4.158 calon siswa yang tersebar pada jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Pemerintah daerah masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah untuk mengisi satuan pendidikan yang kuotanya masih tersedia.

Sementara itu, pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), Disdikpora menyediakan sebanyak 6.100 kursi di 39 SMP negeri. Hingga berakhirnya pendaftaran secara daring, tercatat sekitar 5.220 calon siswa telah mendaftar. Setelah dilakukan pengisian kuota lanjutan, jumlah peserta bertambah sekitar 164 siswa sehingga tingkat keterisian sekolah semakin meningkat.

Suhardi menjelaskan, penambahan tersebut berasal dari calon peserta didik yang sebelumnya belum mendapatkan sekolah saat seleksi online. Mereka kemudian diarahkan untuk mendaftar ke sekolah yang masih memiliki daya tampung.

Meski seluruh sekolah telah menerima murid baru, Disdikpora mengakui mayoritas SD maupun SMP negeri masih belum memenuhi kapasitas maksimal penerimaan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh persebaran jumlah anak usia sekolah yang tidak merata di setiap wilayah, sehingga ada sekolah yang diminati tinggi, sementara sekolah lain menerima peserta didik dalam jumlah terbatas.

Di sisi lain, Disdikpora mencatat tren positif pada jumlah peserta didik baru dibanding beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak usia sekolah di Kabupaten Magetan mengalami peningkatan sehingga berdampak pada bertambahnya jumlah pendaftar SPMB tahun ini.

Peningkatan juga mulai terlihat di sejumlah sekolah yang selama ini kekurangan murid, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran seperti Kecamatan Lembeyan. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Magetan.

Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan belum akan menerapkan kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah. Saat ini, fokus Disdikpora masih diarahkan pada peningkatan mutu layanan pendidikan, pemerataan kualitas sekolah, serta memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak untuk mengenyam pendidikan.

“Yang penting anak harus sekolah. Kalau belum masuk melalui jalur online dan belum punya sekolah, harus tetap sekolah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Suhardi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap melakukan pergeseran struktural melalui mutasi pejabat dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengungkapkan bahwa saat ini proses tahapan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tengah diajukan ke pemerintah pusat. “Terkait kekosongan pejabat alhamdulillah kita bisa atasi meskipun dengan PLT. Proses pengisian jabatan sedang kami ajukan ke […]

    Bagikan
  • Masinis hingga Kondektur Diperiksa! KAI Daop 7 Lakukan Tes Narkoba Mendadak

    Masinis hingga Kondektur Diperiksa! KAI Daop 7 Lakukan Tes Narkoba Mendadak

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan tes narkoba secara acak terhadap para petugas operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi prima saat menghadapi lonjakan perjalanan kereta api pada periode mudik dan arus balik […]

    Bagikan
  • RRI Madiun Gelar Festival Budaya, Dorong Pelestarian Seni Lokal dan Penguatan UMKM

    RRI Madiun Gelar Festival Budaya, Dorong Pelestarian Seni Lokal dan Penguatan UMKM

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – RRI Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya lokal melalui Gelar Budaya RRI Madiun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Direktur SDM dan Umum LPP RRI, Dedi Suparman, di halaman RRI Madiun, Jumat (26/6/2026) sore. Gelar Budaya […]

    Bagikan
  • Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka photo_camera 3

    Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah pohon mahoni tumbang di Jalan Sumber Karya, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Minggu sore (15/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terluka setelah tertimpa pohon saat melintas di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Iyum, warga Jalan Endah Manis, Kelurahan Manisrejo. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan Makanan, 1 Warga Tewas dan Puluhan Lainnya di Rawat

    Diduga Keracunan Makanan, 1 Warga Tewas dan Puluhan Lainnya di Rawat

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim Inafis Polres Ponorogo Sabtu (1/2/2025) siang diterjunkan di Desa Bondrang Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo usai menerima laporan puluhan warga diduga mengalami keracunan makanan. Bahkan, satu warga atas nama Miskun (60) meninggal dunia. Menurut informasi, mereka menyantap makanan di kediaman Miswaji yang menggelegar hajatan dzikir fida’ pada hari kamis (30/1/2025) […]

    Bagikan
  • Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) menjadi atensi Pemkot Madiun. Mulai dari pola pengamanan, kebutuhan pokok, hingga event telah disiapkan. Konvoi menggunakan knalpot brong dan sound horeg dilarang melintas di jalanan Kota Pendekar. Pemkot akan menyiapkan sejumlah tempat yang bisa digunakan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2025. Meliputi, […]

    Bagikan
expand_less