Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Cuaca Tak Menentu dan Trauma Harga Anjlok, Luas Tanam Tembakau di Magetan Diprediksi Susut hingga 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Luas tanam tembakau Magetan diprediksi turun 50 persen. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau 2026 di Kabupaten Magetan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Di sejumlah sentra penghasil tembakau, seperti Kecamatan Parang serta kawasan lereng Gunung Lawu yang meliputi Plaosan, Poncol, dan Sidorejo, banyak petani memilih tidak lagi menanam tembakau dan mengalihkan lahannya ke komoditas lain yang dinilai lebih menguntungkan.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magetan, Siswanto, memperkirakan luas areal tanam tembakau tahun ini turun sekitar 40 hingga 50 persen dibandingkan musim tanam 2025. Jika pada tahun lalu luas tanam mencapai sekitar 750 hektare, maka pada musim ini diperkirakan hanya berkisar 375 hingga 450 hektare.

Menurut Siswanto, penurunan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Faktor utama penyebabnya adalah anomali cuaca yang membuat hujan masih sering turun saat petani mulai menanam tembakau.

Akibat kondisi tersebut, banyak bibit tembakau yang baru ditanam mengalami pembusukan dan mati sehingga petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan penyulaman atau bahkan menanam ulang. Risiko kerugian yang cukup tinggi membuat banyak petani memilih mengurangi luas tanam, bahkan beralih ke komoditas lain.

“Curah hujan yang masih tinggi membuat banyak bibit tembakau tidak mampu bertahan. Petani tentu berpikir ulang karena biaya tanam cukup besar, sementara risiko gagal juga tinggi,” ujar Siswanto.

Selain cuaca yang belum bersahabat, petani juga masih dibayangi kerugian pada musim panen tahun lalu. Saat itu harga daun tembakau basah sempat anjlok hingga hanya berkisar Rp3.000–Rp5.000 per kilogram. Di saat yang sama, kualitas tembakau ikut menurun akibat tingginya curah hujan sehingga harga jual semakin rendah.

Kondisi tersebut membuat banyak petani kehilangan keuntungan, bahkan sebagian mengalami kerugian. Pengalaman itu menjadi pertimbangan utama bagi petani untuk tidak kembali menanam tembakau dalam jumlah besar pada musim tanam tahun ini.

Sebagai alternatif, banyak petani memilih menanam kentang yang dinilai memiliki harga lebih stabil, masa tanam yang relatif pasti, serta risiko usaha yang lebih kecil dibandingkan tembakau di tengah ketidakpastian cuaca.

Meski demikian, Siswanto mengungkapkan harga tembakau daun basah mulai menunjukkan tren perbaikan. Saat ini harga di tingkat petani berada di kisaran Rp7.000 per kilogram dan masih berpeluang meningkat setelah sejumlah perusahaan rokok mulai membuka gudang pembelian pada Agustus mendatang.

Image Not Found
Kenaikan harga tembakau belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Foto : Kus-Sinergia

“Kami berharap saat vendor mulai membuka gudang nanti harga bisa kembali naik. Kalau harga membaik dan cuaca mendukung, tentu kepercayaan petani untuk kembali menanam tembakau akan pulih,” katanya.

Namun, menurutnya, kenaikan harga saat ini belum mampu mengembalikan minat petani untuk memperluas areal tanam. Sebagian besar memilih menunggu kepastian harga saat panen dan perkembangan kondisi cuaca sebelum kembali berinvestasi pada komoditas tembakau.

APTI Kabupaten Magetan berharap musim panen tahun ini dapat memberikan hasil yang lebih baik sehingga petani kembali memperoleh keuntungan yang layak. Dengan dukungan cuaca yang lebih stabil dan harga beli yang kompetitif dari perusahaan, luas tanam tembakau di Magetan diharapkan dapat kembali meningkat pada musim tanam berikutnya dan menjaga keberlanjutan salah satu komoditas perkebunan unggulan daerah tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan lawatan di Kota Madiun pada Senin (20/1/2025). Dalam kesempatan di Kota Pendekar, SBY singgah di kediaman Walikota Madiun terpilih, Maidi di Jalan Merpati Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. SBY turut disambut jajaran Forkopimda Kota Madiun serta para kader Partai Demokrat Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Kahuripan menjadi salah satu KA di PT KAI Daop 7 Madiun yang menjadi pilihan pelanggan. Sepanjang tahun 2023, total pelanggan KA Kahuripan mencapai 223.707 pelanggan. Sementara, selama Januari 2024, jumlah pelanggan KA Kahuripan tercatat sebanyak 268.994 pelanggan, mengalami kenaikan sebesar 20% dibandingkan tahun 2023. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Cek Pos Pam Aman Suro 2025, Kapolda Jatim Tekankan Kesiapan Personel

    Cek Pos Pam Aman Suro 2025, Kapolda Jatim Tekankan Kesiapan Personel

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Operasi Aman Suro 2025, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kota Madiun pada Kamis malam (26/06/2025). Salah satu titik yang dikunjungi adalah Pos Pam di kawasan Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak No.10. […]

    Bagikan
  • Motor Pemudik Terbakar di Jalur Ngawi–Solo, Ayah dan Dua Anak Selamat

    Motor Pemudik Terbakar di Jalur Ngawi–Solo, Ayah dan Dua Anak Selamat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah sepeda motor yang dikendarai pemudik bersama dua anaknya terbakar di jalur utama Kabupaten Ngawi pada Selasa (17/3/2026) siang. Peristiwa terjadi di kawasan Desa Tambakselo, tepatnya di ruas jalan Ngawi–Solo, sekitar pukul 12.30 WIB. Dalam video yang direkam petugas, api tampak membakar seluruh bodi sepeda motor. Petugas kepolisian bersama BPBD berusaha […]

    Bagikan
  • Aksi Pencurian Tas Pengantar Ayam Terekam CCTV, Uang hingga Ponsel Raib

    Aksi Pencurian Tas Pengantar Ayam Terekam CCTV, Uang hingga Ponsel Raib

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian tas milik seorang karyawan pengantar ayam potong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Pelaku yang beraksi seorang diri berhasil membawa kabur tas berisi telepon genggam, uang tunai, serta sejumlah surat penting saat korban sedang mengantar pesanan ke rumah pelanggan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa […]

    Bagikan
  • Tiga Pilar di Madiun Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla Bareng Masyarakat Tepian Hutan

    Tiga Pilar di Madiun Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla Bareng Masyarakat Tepian Hutan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat seiring musim kemarau. Sejumlah anggota perhutani bersama masyarakat tepian hutan dan dibantu aparat TNI/POLRI berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya ini menjadi bagian dari simulasi terkait penanganan deteksi dan pelaporan titik api, koordinasi antar petugas terhadap Karhutla di Hutan wilayah Perhutani KPH Madiun […]

    Bagikan
expand_less