Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Kaji Perampingan OPD, Antisipasi Batas Belanja Pegawai 30 Persen Mulai 2027

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mulai menyiapkan langkah strategis untuk menyesuaikan struktur birokrasi menjelang penerapan penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). Salah satu opsi yang kini dikaji adalah penggabungan atau perampingan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran sekaligus pengendalian belanja pegawai.

Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat mengenai efisiensi belanja daerah. Pasalnya, mulai tahun 2027 pemerintah daerah diwajibkan menekan porsi belanja pegawai hingga maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, mengatakan beban belanja pegawai di Magetan saat ini masih berada di kisaran 37 persen dari total APBD. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena pemerintah daerah harus tetap menjaga kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan ruang fiskal.

Menurut Welly, salah satu penyebab tingginya belanja pegawai adalah bertambahnya jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu. Saat ini Magetan memiliki sekitar 3.600 PPPK serta sekitar 1.000 PPPK Paruh Waktu, jumlah yang hampir menyamai aparatur sipil negara berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

“Di Magetan ini, PPPK sekitar 3.600 orang, sedangkan PPPK paruh waktu sekitar 1.000 orang. Jumlahnya hampir menyamai PNS. Oleh karena itu, selain langkah efisiensi berupa penggabungan atau perampingan OPD, kami bersama DPRD juga sedang mendorong agar ada relaksasi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan UU HKPD ini,” ujar Welly.

Ia menjelaskan, rencana restrukturisasi OPD saat ini masih berada pada tahap pembahasan lintas sektor dan penyusunan kajian akademis. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang mengatur perubahan struktur organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Magetan.

Welly menegaskan, hingga kini pemerintah daerah belum dapat mengungkapkan berapa jumlah OPD yang akan terdampak. Sebab, pembahasan masih berlangsung dan menyangkut penataan organisasi serta jabatan struktural di masing-masing perangkat daerah.

“Tentu sudah ada, tetapi rencana berapa OPD yang terdampak belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses dan berkaitan dengan pejabat yang ada di masing-masing OPD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Welly menyebut persoalan tingginya belanja pegawai tidak hanya dialami Kabupaten Magetan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat lebih dari 300 pemerintah daerah di Indonesia yang juga masih mengalokasikan belanja pegawai di atas batas 30 persen sebagaimana diamanatkan UU HKPD.

Karena itu, Pemkab Magetan bersama DPRD terus mendorong pemerintah pusat agar memberikan relaksasi dalam implementasi regulasi tersebut. Relaksasi dinilai penting agar daerah yang mengalami tekanan fiskal tidak dipaksa melakukan pengurangan tenaga PPPK maupun PPPK Paruh Waktu.

“Yang pasti kami mendapat informasi akan ada relaksasi sehingga tidak lagi kaku di angka 30 persen, mengingat jumlah daerah yang kondisi keuangannya serupa dengan kami mencapai ratusan. Harapannya, tidak ada alasan bagi daerah untuk memberhentikan PPPK maupun PPPK paruh waktu,” pungkas Welly.(kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Naik, Permintaan Daging Sapi Naik

    Jelang Idul Adha 2026, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Naik, Permintaan Daging Sapi Naik

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama tim Satgas Pangan melakukan peninjauan harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Besar Madiun pada Senin (25/5/2026). Pengecekan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Idul Adha 2026 pekan ini. Subkoordinator Stabilisasi HargaBarang Kebutuhan Pokok danBarang Penting Disperdag Kota […]

    Bagikan
  • Politeknik Negeri Madiun Gelar Job Fair 2026, 21 Perusahaan Buka Ratusan Lowongan

    Politeknik Negeri Madiun Gelar Job Fair 2026, 21 Perusahaan Buka Ratusan Lowongan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun kembali menggelar bursa kerja (job fair)  yang bertajuk Job Fair dan Internship Expo 2026 pada Selasa (29/9/2026) di Graha Vokasi Kampus II Politeknik Negeri Madiun. Sebanyak 21 perusahaan turut serta ambil bagian dengan membuka ratusan lowongan pekerjaan yang dapat diakses oleh para pencari kerja. Kegiatan ini menjadi […]

    Bagikan
  • Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mulai dirasakan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan petani yang masih mengandalkan mesin diesel untuk mengairi sawah. Minimnya pasokan solar membuat banyak mesin pompa air […]

    Bagikan
  • Dari Kota Pendekar ke Panggung Nasional, Hasbi Raih Juara 3 Catur Tingkat Nasional 

    Dari Kota Pendekar ke Panggung Nasional, Hasbi Raih Juara 3 Catur Tingkat Nasional 

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Pendekar kembali membuktikan diri sebagai daerah yang kaya akan talenta muda. Tidak hanya dikenal sebagai gudangnya atlet pencak silat, Kota Madiun juga melahirkan bibit unggul di berbagai cabang olahraga lainnya. Salah satunya adalah Hasbi Chaliem Pranawa, siswa kelas 4 MIN 1 Kota Madiun yang berhasil meraih juara 3 dalam […]

    Bagikan
  • War Tiket KA Lebaran 2026 Dimulai! Simak Jadwal Pemesanan dan Tips dari KAI Daop 7 Madiun

    War Tiket KA Lebaran 2026 Dimulai! Simak Jadwal Pemesanan dan Tips dari KAI Daop 7 Madiun

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan sejak dini agar tidak kehabisan tiket, terutama pada tanggal-tanggal favorit arus mudik. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tiket kereta api untuk periode […]

    Bagikan
  • HUT Ke-81 RI, Bupati Magetan Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ketahanan Pangan

    HUT Ke-81 RI, Bupati Magetan Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Magetan untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. Salah satu fokus yang ditekankan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti adalah pengentasan kemiskinan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu naik kelas. Nanik mengatakan, makna kemerdekaan tidak sebatas terbebas […]

    Bagikan
expand_less