Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun berpacu dengan waktu untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Hingga Selasa (4/8), capaian pendataan baru menyentuh 82,04 persen atau 278.867 responden dari target 339.924 satuan lingkungan setempat (SLS) usaha dan keluarga. Masih ada lebih dari 61 ribu responden yang harus didata sebelum masa sensus berakhir.

Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengejar sisa target tersebut. Salah satunya dengan memetakan responden yang sulit ditemui maupun belum bersedia memberikan data, kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan agar proses pendataan di lapangan berjalan lebih efektif.

“Responden yang susah ditemui atau masih berat memberikan data kami inventarisasi. Daftar itu kemudian kami koordinasikan dengan pemerintah daerah maupun stakeholder terkait agar petugas bisa terbantu dalam menyelesaikan pendataan,” ujar Wisma.

BPS juga menghadapi tantangan pada perusahaan yang hanya berstatus sebagai kantor cabang atau kantor penunjang. Menurut Wisma, perusahaan dengan status tersebut umumnya tidak memiliki data keuangan lengkap sehingga petugas harus menelusuri keberadaan kantor pusatnya.

BPS Kabupaten Madiun pun menggandeng BPS Provinsi hingga BPS di daerah lain untuk memperoleh data perusahaan yang berkantor pusat di luar wilayah Kabupaten Madiun.

“Kalau perusahaan di sini hanya kantor penunjang, tentu tidak bisa memberikan laporan keuangan. Karena itu kami telusuri kantor pusatnya dan berkolaborasi dengan BPS di wilayah tersebut melalui BPS Provinsi maupun BPS Pusat,” jelasnya.

Di sisi lain, pelaksanaan sensus dinilai menunjukkan perkembangan positif. Tingkat penolakan masyarakat terhadap petugas sensus terus menurun dibandingkan pada awal pendataan. Meski demikian, tantangan masih ditemukan pada sektor usaha pertanian.

Banyak pelaku usaha pertanian menganggap usahanya sudah tidak aktif karena hasil produksi sedang menurun. Padahal, menurut BPS, usaha tersebut masih berjalan dan tetap menghasilkan komoditas yang akan dijual ketika memasuki musim panen berikutnya. Petugas diminta melakukan verifikasi dengan mencocokkan data Sensus Pertanian 2023 agar tidak ada usaha yang terlewat dari pendataan.

Untuk meningkatkan kepercayaan publik, BPS Kabupaten Madiun juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun masukan selama pelaksanaan sensus.

Memasuki Agustus yang bertepatan dengan berbagai agenda peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI, Wisma meminta seluruh petugas tetap menjaga kesehatan, memperkuat koordinasi tim, serta menjaga komitmen agar target pendataan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Sensus Ekonomi ini untuk kepentingan bersama. Kebijakan ekonomi pemerintah ke depan disusun berdasarkan data yang dikumpulkan saat ini. Karena itu kami mengajak masyarakat menerima petugas dengan baik dan memberikan jawaban yang sebenarnya. Data tersebut diolah menjadi statistik nasional dan tidak berkaitan dengan pajak,” tegas Wisma. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pembunuhan terhadap Verind Wibowo Putra warga Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun akan segera masuk ke meja hijau pengadilan. Serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi telah dilakukan oleh penyidik, termasuk terhadap tersangka MR (16). Satreskrim Polres Madiun Kota telah melimpahkan berkas perkara pembunuhan remaja 19 tahun pada (01/01/2026) dini hari […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Puluhan ASN Terlambat Masuk Kerja, Bupati Ponorogo Ancam Sanksi

    Puluhan ASN Terlambat Masuk Kerja, Bupati Ponorogo Ancam Sanksi

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Lebaran diwarnai dengan ketidaktertiban sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Puluhan ASN diketahui terlambat mengikuti apel pagi yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten, Selasa (8/4/2025). Bahkan, beberapa ASN nekat menerobos portal pintu masuk kompleks perkantoran yang telah ditutup oleh […]

    Bagikan
  • Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Jumat (17/10/2025) sore. Akibatnya, sebuah rumah milik warga Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, rusak tertimpa pohon berusia ratusan tahun yang tumbang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih 30 menit. Pohon besar yang […]

    Bagikan
  • WOW !! Ratusan Petani Dapat Pupuk Gratis Dari Presiden Prabowo

    WOW !! Ratusan Petani Dapat Pupuk Gratis Dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan petani di Kabupaten Madiun tersenyum lebar, Senin (23/12/2024), mereka sudah berjubel untuk bisa mendapatkan bantuan pupuk gratis. Berlokasi di sebuah gudang yang berada di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun pembagian pupuk gratis dilakukan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional ( YGSN ) yang didirikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Ratusan […]

    Bagikan
expand_less