Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengamat kebijakan publik sekaligus pegiat antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Terungkapnya dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Ponorogo senilai sekitar Rp3,6 miliar menjadi perhatian pengamat kebijakan publik dan pegiat antikorupsi di Madiun Raya. Kasus tersebut dinilai harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah lain, termasuk Kabupaten Magetan, agar memperkuat tata kelola administrasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

Pengamat kebijakan publik sekaligus pegiat antikorupsi Madiun Raya, Dimyati Dahlan menilai berbagai dokumen administrasi, seperti risalah rapat, daftar hadir, undangan rapat paripurna, kajian pendukung, hingga berita acara memiliki fungsi yang sangat vital. Dokumen tersebut tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga merupakan bukti formil yang menentukan keabsahan sebuah keputusan pemerintahan.

“Ketika pengelolaan risalah, kajian pendukung, daftar hadir, dan dokumen formal lainnya tidak dijalankan secara profesional dan ketat, peluang terjadinya penyimpangan seperti di Ponorogo sangat mungkin terjadi di daerah lain,” ujar Dimyati.

Kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Ponorogo itu diduga berkaitan dengan penetapan tunjangan perumahan DPRD periode 2023–2026. Penyidik telah menetapkan sejumlah pejabat dan mantan pimpinan DPRD sebagai tersangka, sementara penyelidikan terhadap perkara tersebut masih terus berlangsung.

Menurut Dimyati, perkara tersebut menjadi pengingat bahwa lemahnya administrasi pemerintahan dapat berujung pada persoalan hukum. Ia mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang menegaskan bahwa kesalahan administrasi yang menimbulkan kerugian keuangan negara dapat berimplikasi pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

Ia menilai Kabupaten Magetan perlu menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran penting. Pasalnya, proses pengangkatan pimpinan DPRD Magetan pasca pemberhentian mantan Ketua DPRD Suratno beberapa waktu lalu sempat mengalami kendala akibat belum lengkapnya dokumen administrasi rapat paripurna.

Usulan pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD hasil rapat paripurna pada 8 Juli 2026 diketahui harus dilengkapi kembali dengan sejumlah dokumen, mulai risalah rapat, daftar hadir peserta, undangan, jadwal Badan Musyawarah (Banmus), hingga dokumentasi rapat sebelum dapat diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Dokumen-dokumen itu bukan formalitas. Itulah bukti bahwa keputusan diambil sesuai prosedur, memenuhi kuorum, dan memiliki dasar hukum yang kuat,” tegasnya.

Dimyati melihat terdapat kesamaan mendasar antara perkara yang terjadi di Ponorogo dengan dinamika administrasi di Magetan. Perbedaannya, kasus Ponorogo telah memasuki tahap penegakan hukum, sedangkan persoalan di Magetan masih sebatas penyempurnaan persyaratan administrasi. Meski demikian, keduanya menunjukkan bahwa tata kelola dokumen menjadi aspek krusial dalam menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia juga mengingatkan agar sengketa pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang sebelumnya sempat bergulir di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tata Usaha Negara dijadikan pembelajaran bagi seluruh unsur legislatif. Menurutnya, disiplin terhadap prosedur administrasi harus menjadi budaya kerja untuk meminimalkan potensi sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari.

Sebagai langkah pencegahan, Dimyati mendorong DPRD dan pemerintah daerah memperkuat sistem administrasi melalui mekanisme verifikasi berlapis, digitalisasi arsip, serta meningkatkan keterbukaan terhadap risalah rapat dan dokumen yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan.

“Kalau tata kelola administrasi diperkuat, ruang terjadinya penyimpangan akan semakin sempit. Kasus Ponorogo seharusnya menjadi cermin agar Magetan tidak mengalami persoalan serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir Sungai Bengawan Madiun, Senin (25/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di aliran sungai kawasan desa setempat. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak […]

    Bagikan
  • BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun berpacu dengan waktu untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Hingga Selasa (4/8), capaian pendataan baru menyentuh 82,04 persen atau 278.867 responden dari target 339.924 satuan lingkungan setempat (SLS) usaha dan keluarga. Masih ada lebih dari 61 ribu responden yang harus didata sebelum masa sensus berakhir. Kepala […]

    Bagikan
  • Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Tatapnya tajam bukan untuk menakutkan, melainkan pelita yang selalu menuntun anak buahnya. Tak ada jarak yang membentang, hanya emosional yang teramat kuat. Setiap derap langkah menggambarkan bulatnya tekad untuk sama-sama melangkah dan bergerak maju. Bukan sekedar kedekatan Sang Komandan dan anak buah. Momen ini terlihat jelas saat Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm […]

    Bagikan
  • Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar seluruh proyek strategis tahun 2026 masuk tahap lelang paling lambat Februari mendatang. Hal itu ditekankan dihadapan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam bimbingan teknis pengadaan barang/jasa pada Selasa (13/01/2026) di aula resto Ayam Pemuda Kota Madiun. Hal itu agar proyek dapat segera dikerjakan tidak mepet […]

    Bagikan
  • Hendak Ambil Air Wudhu, Wanita di Ponorogo Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter

    Hendak Ambil Air Wudhu, Wanita di Ponorogo Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang wanita bernama Indana (53), warga Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tercebur ke dalam sumur gali sedalam sekitar 15 meter saat hendak mengambil air untuk berwudhu, Selasa (23/6/2026) siang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang sehari-hari menggunakan sumur manual diduga terpeleset saat mengambil air hingga terjatuh […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Polres Madiun Kota bersama Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak, Rabu (09/07/2025). Kegiatan ini digelar di lahan seluas 1,42 hektare. Penanaman jagung turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
expand_less