Berita Terkini
Trending Tags

Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perwakilan warga konsultasi ke LBH terkait polemik tambang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perjuangan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk menghentikan aktivitas tambang galian C memasuki babak baru. Setelah melakukan aksi demonstrasi di DPRD Magetan hingga mengawal pemindahan alat berat dari lokasi tambang, kini warga memilih memperkuat langkah mereka melalui jalur hukum dengan menggandeng lembaga bantuan hukum (LBH).

Sejumlah perwakilan warga mendatangi kantor LBH No Viral No Justice yang dikoordinatori Ahmad Setiawan. Kedatangan mereka bertujuan meminta pendampingan hukum terkait polemik tambang yang hingga kini masih memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.

Pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk memetakan persoalan hukum sekaligus menentukan strategi yang akan ditempuh ke depan.

“Hari ini kami menerima beberapa perwakilan warga yang terdampak aktivitas tambang. Mereka meminta pendampingan agar perjuangan yang dilakukan tetap berada dalam koridor hukum dan memiliki dasar yang kuat,” ujar Ahmad.

Meski demikian, Wiryo sapaan akrabnya menegaskan pihaknya belum dapat menentukan langkah hukum yang akan diambil karena masih mempelajari berbagai dokumen dan informasi terkait aktivitas tambang tersebut.

Menurutnya, penolakan warga tidak muncul tanpa alasan. Berdasarkan keterangan yang diterima tim hukum, masyarakat mengaku merasakan dampak dari aktivitas tambang yang pernah beroperasi di wilayah tersebut. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran apabila tambang baru kembali beroperasi.

“Warga ingin menghentikan tambang yang sekarang karena mereka merasa dampak dari aktivitas tambang sebelumnya baru dirasakan dalam beberapa tahun terakhir. Kekhawatiran itu yang kemudian mendorong penolakan,” kata Wiryo.

Seperti diketahui, warga selama ini menyuarakan sejumlah kekhawatiran, mulai dari ancaman terhadap sumber mata air, potensi longsor yang dapat membahayakan makam leluhur dan permukiman warga, hingga kerusakan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Wiryo menambahkan, masyarakat tetap menghormati proses verifikasi lapangan yang akan dilakukan tim terpadu bersama instansi terkait. Namun di saat yang sama, warga juga merasa perlu memperkuat posisi mereka melalui pendampingan hukum.

“Sebelumnya mereka sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari menyampaikan aspirasi dalam RDP hingga aksi-aksi penolakan. Sekarang mereka meminta pendampingan hukum untuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan,” tegasnya.

Dengan menggandeng LBH, perjuangan warga Sayutan kini tidak hanya dilakukan melalui aksi massa dan forum hearing, tetapi juga mulai diarahkan ke jalur hukum. Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya memperjuangkan tuntutan penghentian tambang yang dinilai berpotensi mengancam lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat setempat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Radefa Karaoke Gelar Aksi Berbagi 1.500 Paket Takjil

    Radefa Karaoke Gelar Aksi Berbagi 1.500 Paket Takjil

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mengisi momen liburan dengan kegiatan positif, Radefa Karaoke dari wilayah Ngawi, Madiun, dan Caruban menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan yang melibatkan ratusan karyawan ini dipusatkan di Kota Madiun. Pembagian takjil ini sebagai bentuk kepedulian dan saling berbagi di bulan Suci Ramadan. Koordinator aksi, Yenti […]

    Bagikan
  • Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi […]

    Bagikan
  • Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polsek Taman Polres Madiun Kota melakukan operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa tahun 2025 ini. Hasilnya, Polsek Taman menggerebek rumah G.W.A (24) Jalan Swolobumi RT. 8 RW 3 Kelurahan Demangan yang memperjualbelikan minuman keras atau miras pada Jum’at (31/01/2025). Operasi ini atensi dari Kapolres Madiun Kota dalam rangka menyambut bulan […]

    Bagikan
  • Polisi Ungkap Trik Perampok Minimarket di Magetan Saat Kabur dari Kejaran

    Polisi Ungkap Trik Perampok Minimarket di Magetan Saat Kabur dari Kejaran

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan minimarket yang terjadi di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, awal September lalu mulai terkuak. Dari empat pelaku, dua di antaranya berhasil dibekuk tim gabungan Resmob Polres Magetan bersama Jatanras Polda Jatim. Penangkapan ini sekaligus membuka fakta baru tentang cara para pelaku berusaha mengelabuhi polisi. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun […]

    Bagikan
  • Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    Kasus DB di Ponorogo Masih Tinggi, RS Sempat Kewalahan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo, Jawa Timur, terus menunjukkan tren peningkatan memasuki awal tahun 2025. Lonjakan pasien yang signifikan membuat RSU Aisyiyah, Ponorogo, sempat kewalahan menangani pasien hingga beberapa kali menolak pasien baru karena ruang perawatan penuh. Menurut Muh Arbain, Humas RSU Aisyiyah, peningkatan jumlah kasus sudah terlihat sejak […]

    Bagikan
  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
expand_less