Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pernikahan dini, Foto : Ilustrasi

Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi nikah. Dari jumlah tersebut, 32 anak mengajukan dispensasi karena telah mengalami kehamilan lebih dulu. Angka itu masih tergolong tinggi meski mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Madiun, Yeni Mayawati, menjelaskan bahwa pada 2024 lalu jumlah pengajuan dispensasi nikah juga mencapai 63 anak, dengan 35 di antaranya disebabkan kehamilan di luar nikah.

“Kalau dibandingkan tahun 2024, jumlah yang mengajukan dispensasi nikah sama-sama 63 anak. Namun, untuk kasus yang sudah hamil lebih dulu, tahun 2024 justru lebih banyak, yaitu 35 orang,” ujar Yeni saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Selain faktor kehamilan, Yeni menyebut terdapat 31 anak lain yang mengajukan dispensasi nikah dengan latar belakang beragam. Mulai dari putus sekolah, sudah melakukan hubungan suami istri, hingga kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan anak yang dinilai berisiko.

“Sebagian orang tua menganggap pernikahan sebagai satu-satunya solusi, meski anak belum cukup umur. Ada juga yang dipengaruhi pola pengasuhan keluarga,” jelasnya.

DPPKBP3A Kabupaten Madiun, lanjut Yeni, berupaya menekan angka pernikahan dini melalui pendampingan dan konseling intensif. Dalam proses tersebut, pihaknya mendorong agar pernikahan tidak dijadikan solusi instan, mengingat dampak sosial, kesehatan, hingga psikologis yang menyertainya.

“Kami berusaha memberikan pemahaman agar, kalau memungkinkan, anak tidak menikah sebelum waktunya. Setelah konseling, ada juga yang akhirnya mengundurkan diri dan memilih menunda pernikahan,” katanya.

Meski demikian, Yeni menegaskan bahwa keputusan akhir terkait disetujui atau tidaknya dispensasi nikah sepenuhnya berada di tangan Pengadilan Agama Kabupaten Madiun. DPPKBP3A hanya berperan dalam memberikan rekomendasi dan pendampingan konseling kepada para pemohon.

“Untuk arahan kami tetap memediasi agar tidak harus mengajukan dispensasi nikah. Namun, soal disetujui atau tidaknya, itu sepenuhnya kewenangan Pengadilan Agama,” pungkas Yeni.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menunggu terbitnya Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melaksanakan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah posisi strategis tercatat masih kosong, termasuk jabatan camat serta sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa proses tersebut masih […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berupaya menggandeng berbagai pihak untuk mengatasi masalah sampah yang terus menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama berbagai pihak dari bermacam sektor dalam acara dialog interaktif dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional HPSN Kamis (27/2/2025). Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Alokasi Anggaran Untuk THR 9.000 ASN Pemkab Ponorogo Sebesar Rp. 58 Miliar

    Alokasi Anggaran Untuk THR 9.000 ASN Pemkab Ponorogo Sebesar Rp. 58 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 58 Miliar untuk pemberian tunjangan hari raya (THR). THR nantinya akan dicairkan untuk lebih 9.000 aparatur sipil negara (ASN) di Ponorogo.  Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, Sumarno mengatakan, pencairan THR itu menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis photo_camera 3

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mulai menjalani vaksinasi meningitis sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji 2026. Vaksinasi dilaksanakan di masing-masing puskesmas dan mulai berjalan sejak pekan ini, Jumat (6/2/2026). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan seluruh calon jemaah […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Hadang Bus Viral, Polisi Anugerahkan sebagai Duta Lalu Lintas Magetan 2026

    Aksi Emak-emak Hadang Bus Viral, Polisi Anugerahkan sebagai Duta Lalu Lintas Magetan 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi berani seorang pengendara sepeda motor yang viral di media sosial berujung apresiasi dari kepolisian. Sri, perempuan yang terekam menghadang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) karena diduga hendak menerobos lampu merah, kini dianugerahi gelar “Duta Lalu Lintas Polres Magetan 2026”. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • Debit Air Bendungan Sangiran Surut, Petani Manfaatkan Untuk Tanam Padi dan Jagung

    Debit Air Bendungan Sangiran Surut, Petani Manfaatkan Untuk Tanam Padi dan Jagung

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kemarau panjang tak hanya membuat lahan pertanian di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kekurangan air. Surutnya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, justru dimanfaatkan sejumlah petani untuk menanam padi dan jagung di area yang biasanya terendam air. Seperti yang terpantau pada Kamis (10/9/2026). Sebagian besar area bendungan telah berubah menjadi hamparan […]

    Bagikan
expand_less