Berita Terkini
Trending Tags

Perdana di Jatim, 107.231 Warga Kabupaten Madiun Dapat Bantuan Pangan Beras 30 Kg

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog Madiun salurkan bantuan pangan beras. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Penyaluran bantuan pangan beras periode Juli–September 2026 resmi dimulai di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sebanyak 107.231 penerima manfaat di wilayah tersebut akan mendapatkan bantuan beras dengan total alokasi mencapai 3.216.930 kilogram atau sekitar 3.216 ton.

Launching penyaluran bantuan pangan tersebut berlangsung di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Senin (10/8/2026). Penyaluran ini menjadi yang pertama di Jawa Timur untuk periode bantuan pangan Juli, Agustus, dan September.

Di Desa Balerejo tercatat bantuan disalurkan kepada 331 kelompok penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan alokasi 30 kilogram beras yang merupakan akumulasi tiga bulan, masing-masing 10 kilogram per bulan.

Kepala Bulog Cabang Madiun Agung Sariyanto mengatakan, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Madiun merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat di tengah pergerakan harga beras.

“Untuk Kabupaten Madiun ada 107.231 penerima bantuan pangan. Beras yang akan tersalurkan sejumlah 3.216.930 kilogram,” kata Agung.

Berbeda dengan penyaluran periode sebelumnya, bantuan pangan kali ini hanya berupa beras. Bulog memastikan tidak ada tambahan minyak goreng dalam paket bantuan periode Juli–September 2026.

“Untuk periode kedua ini, Juli-Agustus-September, tidak menyertakan minyak goreng. Berasnya menjadi 30 kilogram untuk tiga alokasi,” ujarnya.

Bulog menargetkan seluruh penyaluran rampung paling lambat 30 September 2026. Namun, proses distribusi akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing desa dan kecamatan, mengingat Agustus juga bertepatan dengan berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Agung optimistis penyaluran di wilayah kerja Bulog Cabang Madiun dapat kembali menjadi yang tercepat di Jawa Timur.

“Setelah selesai di Agustus, kami optimis September pasti selesai. Karena periode sebelumnya, Cabang Madiun menyelesaikan bantuan pangan yang pertama di Jawa Timur,” katanya.

Image Not Found
Bulog Madiun mulai salurkan bantuan pangan beras. Foto : Tova-Sinergia

Jumlah Penerima Turun

Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Madiun pada periode kali ini mengalami penurunan dibandingkan penyaluran sebelumnya.

Pada periode Februari 2026, penerima tercatat sebanyak 110.124 orang. Kini jumlah tersebut menjadi 107.231 penerima.

Bulog juga meminta penerima segera melapor apabila menemukan beras yang tidak sesuai ketentuan, baik dari sisi kualitas maupun berat timbangannya.

Agung memastikan Bulog siap melakukan penggantian apabila ditemukan beras yang bermasalah. Laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 2 x 24 jam.

“Kami siap mengganti. Diterima, 2 x 24 jam kami siap mengganti,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu mencegah masyarakat panik menghadapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah kepada masyarakat untuk bisa menstabilkan harga. Harapannya dengan adanya bantuan ini masyarakat tidak panik, tetap ayem dan bisa menerima bantuan ini,” kata Hari.

Hari menyebut hampir 30 persen keluarga di Kabupaten Madiun telah mendapatkan bantuan pangan tersebut. Ia berharap bantuan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Bupati juga mengingatkan penerima agar tidak menjual kembali beras bantuan pemerintah.

“Jangan sampai pangan ini dijual. Ini untuk kebutuhan mereka, supaya betul-betul menjadi cadangan dan mereka tidak kekurangan pangan,” ujarnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kepemilikan satwa dilindungi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang dengan terdakwa Darwanto, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, yang didakwa memelihara enam ekor landak jawa dengan agenda pemeriksaan saksi a de charge di Ruang Sidang Cakra, Rabu (18/12/2025). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi itu, terungkap […]

    Bagikan
  • PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur di Kabupaten Magetan memasuki tahap krusial pada akhir 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi, ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Sementara formasi CPNS tahun 2026 belum dapat diumumkan karena belum adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Berdasarkan data resmi BKPSDM […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Tarekat Syattariyah Magetan Baru Shalat Idul Fitri Hari Ini

    Tarekat Syattariyah Magetan Baru Shalat Idul Fitri Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Magetan baru melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah, Selasa (01/04/2025). Jemaah tersebut melakukan Shalat Idul Fitri di sejumlah masjid dan musala terdekat tempat tinggal mereka, salah satunya di Masjid Nurul Hudaa di Desa Pingkuk Kecamatan Bendo Magetan. Penetapan dan perayaan Idul Fitri pada hari […]

    Bagikan
  • Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    Tim Gabungan Temukan Kafe, Laundry Hingga Peternakan Pakai LPG Subsidi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun bersama Pertamina Jatimbalinus Wilayah Madiun dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak terhadap pelaku usaha pengguna LPG di wilayah Balerejo dan Mejayan, Selasa (12/08/2025). Hasilnya, sejumlah pengusaha kategori hotel, restoran, kafe (Horeka), peternakan, dan usaha laundry masih kedapatan menggunakan tabung LPG […]

    Bagikan
  • Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, akhirnya kembali bergulir. Program ini sebelumnya berhenti sejenak pada Rabu (27/8/2025) untuk dilakukan evaluasi. Hal itu setelah sejumlah siswa dan wali murid mengeluhkan kualitas makanan yang disajikan. Sejak pertama kali diluncurkan pada Senin (25/8/2025), MBG menyasar 47 sekolah di empat desa […]

    Bagikan
expand_less