Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Rombak 52 ASN di Sejumlah OPD, Plt Wali Kota Tekankan Kinerja Sesuai Aturan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 52 ASN mendapat jabatan baru di Pemkot Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun melakukan perombakan aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 52 ASN resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Gedung Government Chief Information Officer(GCIO) Pemkot Madiun, Jumat (14/8/2026). Puluhan ASN yang dilantik tersebut terdiri atas 28 Pejabat Administrator, 22 Pejabat Pengawas, dan 2 Pejabat Fungsional.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, para pejabat yang baru dilantik akan menghadapi tugas dan tanggung jawab baru, termasuk bagi ASN yang mengalami perpindahan dinas maupun bidang.

Ia meminta seluruh pejabat dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan pekerjaan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Pola kita kerja Pemerintah Kota ini sudah saya ubah polanya, semuanya berjalan sesuai rules. Ini harus semuanya dijalankan dengan baik,” ujar Bagus.

Menurutnya, pergantian jabatan tersebut juga berlangsung di tengah sejumlah agenda besar Pemkot Madiun yang masih berjalan. Karena itu, ia meminta jajaran yang baru dilantik tetap ikut mengawal berbagai kegiatan pemerintah daerah hingga agenda tersebut selesai.

Bagus menyebut sejumlah agenda masih harus dikawal hingga pelaksanaan kegiatan pada 17 Agustus dan sejumlah agenda di bulan ini. Selain itu, ia meminta pejabat yang baru dilantik dapat membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang masih perlu diperbaiki hingga akhir tahun.

“Harapannya beberapa hal yang mungkin nanti harus diperbaiki, sambil kita nanti ini kan mau ada perubahan anggaran, kita lagi mengejar di situ, ini harus bisa diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Madiun Haris Rahmanuddin mengatakan proses seleksi untuk jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama atau eselon II masih berlangsung.

Menurut Haris, pengumuman seleksi dibuka mulai 2 hingga 16 Agustus 2026. Karena proses pendaftaran belum berakhir, pihaknya belum dapat menyampaikan jumlah final pendaftar.

“Pengumumannya mulai tanggal 2 sampai tanggal 16. Sekarang masih berjalan, kami belum bisa menyampaikan secara akhir karena masih sampai tanggal 16,” jelas Haris.

Ia mengatakan, pendaftaran dilakukan melalui sistem ASN Karier sehingga dapat diakses oleh ASN dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah pendaftar disebut berasal dari luar Kota Madiun.

“Sudah ada. Tapi belum bisa menyampaikan karena memang masih jalan. Ada yang dari luar daerah,” ujarnya.

Haris menambahkan, data terkait kebutuhan dan proses pengisian jabatan eselon II selanjutnya akan disampaikan kepada Plt Wali Kota Madiun. Usulan tersebut juga akan diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain pengisian jabatan pimpinan tinggi, BKPSDM Kota Madiun juga masih memproses rencana mutasi ASN. Haris menyebut terdapat sekitar 20 hingga 24 ASN yang masih dalam proses untuk kebutuhan mutasi.

Ia mengatakan, proses tersebut antara lain akan mempertimbangkan ASN yang memasuki masa pensiun hingga Desember mendatang.

“Kurang lebih ada 20 hingga 24. Masih proses nanti mutasi. Mungkin yang akan kita ajukan nanti mungkin yang sampai pensiun di bulan Desember. Masih proses,” kata Haris.

Dengan pelantikan 52 pejabat tersebut, Pemkot Madiun berharap roda pemerintahan di sejumlah OPD dapat berjalan lebih optimal. Para pejabat baru juga diminta segera beradaptasi dengan tugas masing-masing dan memastikan program pemerintah daerah tetap berjalan hingga akhir tahun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    Polres Madiun Luncurkan “Koplingmas”, Inovasi Ngopi Bareng Polisi untuk Pererat Komunikasi dengan Warga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor (Polres) Madiun meluncurkan program inovatif bertajuk “Koplingmas” atau Kopi Keliling Kamtibmas sebagai upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Program tersebut resmi diluncurkan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara di halaman Mapolres Madiun, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan helm dinas kepada para Bhabinkamtibmas sebagai simbol komitmen […]

    Bagikan
  • Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

    Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sebuah pohon yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Jalan Arif Rahman Hakim, Kabupaten Ponorogo, ditebang petugas setelah mati dan mengering. Pohon tersebut diduga sengaja dimatikan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan cara mengebor batang pohon dan memberikan cairan tertentu. Penebangan dilakukan karena kondisi pohon dinilai membahayakan pengguna jalan. Jika tumbang, pohon […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948. Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jalani Medical Check Up

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 30 Jemaah Haji Khusus dan 4 Jemaah Haji Furoda Sindo Wisata Jawa Timur telah menyelesaikan rangkaian Medical Check-Up (MCU) pada Selasa (08/04/2025). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Kantor Sindo Wisata di Jalan Cokrobasonto Kota Madiun dengan melibatkan tim leader serta tim kesehatan yang telah ditunjuk. Kegiatan ini menjadi salah […]

    Bagikan
  • Mengejutkan! Rotasi Kilat Kajari Magetan, Tiga Nama Silih Berganti dalam Waktu Singkat

    Mengejutkan! Rotasi Kilat Kajari Magetan, Tiga Nama Silih Berganti dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sepanjang tahun 2026 berlangsung cepat dan dinamis. Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan tercatat sudah berganti hingga tiga kali. Pergantian pertama terjadi pada Januari 2026. Saat itu, Kajari Magetan Dezi Septiapermana, yang sebelumnya menjabat di lingkungan […]

    Bagikan
expand_less