Berita Terkini
Trending Tags

Dampak Polemik PSHT di Padepokan Agung Madiun, Sejumlah Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Situasi ruang kelas SMPN 7 Madiun kosong karena proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Sinergia | Kota Madiun — Ketegangan antara massa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diketuai M. Taufiq dengan aparat keamanan sempat memanas saat hendak merangsek ke Padepokan Agung Madiun (PAM), Jalan Merak Nomor 10, Kota Madiun, Selasa (22/9/2026).

Situasi tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan di sekitar padepokan. Sejumlah sekolah yang berada tidak jauh dari lokasi memilih memulangkan siswa lebih awal.

Dinas Pendidikan Kota Madiun menginstruksikan agar pembelajaran bagi siswa di sekolah yang terdampak dilakukan secara daring pada pekan ini.

Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan Kota Madiun, Slamet Hariyadi, mengatakan kebijakan tersebut diterapkan khususnya untuk SMPN 7 Madiun dan SDN 03 Nambangan Kidul.

“Mulai hari ini sementara sampai dengan hari Jumat kita kondisikan untuk belajar dari rumah secara online,” kata Slamet Rabu (23/9/2026).

Menurut dia, pembelajaran daring tidak mengubah materi maupun jadwal pelajaran yang telah ditetapkan sekolah. Guru tetap diminta memberikan materi sesuai jam pelajaran sekaligus memantau aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

“Materi pelajaran tetap sama sebagaimana jam pelajaran yang ada di setiap harinya. Guru kita minta untuk memantau terus pembelajaran,” ujarnya.

Dinas Pendidikan juga meminta sekolah melakukan pemantauan terhadap keberadaan siswa setelah pembelajaran selesai. Kebijakan tersebut akan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di sekitar sekolah.

“Kita mau melihat situasi kondisi yang berkembang. Jadi kita lakukan evaluasi nanti setelah hari Jumat,” kata Slamet.

Ia menegaskan, aspek keselamatan siswa dan guru menjadi pertimbangan utama dalam penerapan pembelajaran dari rumah. Namun, proses pendidikan tetap berjalan karena sekolah telah memiliki sistem pembelajaran daring melalui learning management system (LMS).

“Yang dikedepankan adalah keselamatan siswa, tetapi pembelajaran belajar mereka tidak ada kendala, karena kita sudah punya LMS terkait dengan pembelajaran daring,” jelasnya.

Humas SMPN 7 Madiun, Reti Setianingrum, mengatakan sekolah mengikuti arahan Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan pembelajaran di tengah situasi tersebut.

Menurutnya, sekolah berkoordinasi dengan para guru untuk menentukan pola pembelajaran. Dinas Pendidikan juga mengimbau agar pembelajaran sementara dilakukan secara daring atau dari rumah.

“Kekhawatiran pastinya ada, apalagi ini menyangkut anak-anak yang memang belum bisa untuk mobile secara mandiri. Jadi kita posisikan mereka untuk belajar di rumah,” katanya.

Reti menyebut kebijakan tersebut juga mempertimbangkan posisi SMPN 7 Madiun yang bersebelahan langsung dengan padepokan.

Untuk sementara, pembelajaran dilakukan secara daring sambil melihat perkembangan situasi keamanan pada Kamis dan Jumat.

“Yang pasti untuk hari ini, Rabu tanggal 23 ini kita posisikan anak daring sambil melihat kondisinya untuk dua hari ke depan, Kamis dan Jumat,” ujarnya.

Jika kondisi dinilai memungkinkan, siswa akan kembali mengikuti pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Namun, apabila situasi belum memungkinkan, pembelajaran daring akan kembali diterapkan.

Pihak sekolah juga terus berkoordinasi dengan unsur keamanan di wilayah setempat, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Dirinya berharap situasi di sekitar sekolah segera kembali aman dan terkendali sehingga siswa maupun guru dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Harapannya kita juga pastinya aman terkendali, karena posisinya kita juga bersebelahan langsung dengan padepokan. Anak-anak juga aman berada di sekolah dan bisa mengikuti pembelajaran seperti biasa,” pungkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penjual bibit pohon di Ponorogo mendapat berkah dari kebijakan Bupati terpilih, Sugiri Sancoko. Alih-alih mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat atas penetapannya, masyarakat dan instansi diminta untuk menggantinya dengan bibit pohon atau tanaman produktif. Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup di Kelurahan Kertosari, mengaku kaget saat menerima pesanan […]

    Bagikan
  • Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kuasa Hukum Pemohon Paslon Nomor Urut 3 Sujatno-Ida Yuhana Ulfa menghadirkan 3 saksi fakta dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (7/2/2025), pukul 13.30 WIB.  Mereka diantaranya pemilih yang tidak menggunakan hak suara karena kerja di luar kota, Tri Andi Riyanto, Budi sebagai Ayahanda […]

    Bagikan
  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Islamic Center Kota Madiun berlangsung khidmat dan tertib, Jumat (20/3/2026) pagi. Ribuan jemaah dari kalangan Muhammadiyah dari wilayah Kota Madiun dan sekitarnya memadati area lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti ibadah salat Id. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Taufiqullah A Ahmady menyampaikan […]

    Bagikan
  • Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025). Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. […]

    Bagikan
  • 15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    15 Tim DKPP Madiun Siaga Periksa Daging Kurban Saat Idul Adha 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menyiapkan 15 tim pemeriksa kesehatan hewan kurban untuk mengawasi proses penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha 2026. Tim tersebut akan diterjunkan ke seluruh kecamatan guna memastikan daging kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat. Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh […]

    Bagikan
expand_less