Lomba 17-an Berhadiah Sayur, Diwarnai Protes Emak-emak yang Tak Kunjung Menang
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
- visibility 73
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Mayak, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berlangsung meriah. Puluhan emak-emak mengikuti berbagai lomba yang digelar pemuda setempat pada Senin (17/8/2026) malam.
Berbeda dengan lomba 17-an pada umumnya yang banyak melibatkan anak-anak, kegiatan kali ini khusus menghadirkan emak-emak sebagai peserta. Sejumlah lomba yang dimainkan di antaranya memasukkan paku ke dalam botol menggunakan stik, makan kerupuk menggunakan stik, serta memasukkan benang ke dalam jarum.
Keseruan lomba bahkan sempat diwarnai aksi protes dari sejumlah peserta. Mereka memprotes karena berkali-kali mengikuti perlombaan tetapi belum juga berhasil menjadi juara.
Meski sempat terjadi protes, suasana tetap berlangsung meriah dan penuh canda. Para peserta kembali mengikuti perlombaan setelah mendapat kesempatan dari panitia.
Hal menarik lainnya adalah hadiah yang diberikan kepada para peserta. Jika biasanya lomba 17-an memberikan hadiah berupa uang atau barang, panitia kali ini memilih memberikan sayur-mayur dan tahu kepada para pemenang.
Iin dan Yasmin, salah satu peserta, mengaku senang mendapatkan hadiah berupa sayuran dan tahu. Menurutnya, hadiah tersebut lebih bermanfaat karena dapat langsung digunakan untuk kebutuhan memasak di rumah.
“Senang sekali. Hadiahnya bisa dibuat bahan masakan di rumah. Lebih bermanfaat,” ujarnya.
Panitia mengatakan, pemilihan sayur-mayur sebagai hadiah sengaja dilakukan agar memberikan manfaat langsung bagi peserta sekaligus membantu pelaku UMKM dan petani di sekitar lokasi.
Fitriani Nur Laila dan Rahma Ardiani, panitia kegiatan, mengatakan selain lomba memasukkan paku, peserta juga mengikuti lomba makan kerupuk dan sejumlah permainan lainnya.
“Hadiahnya sayur-mayur dan tentunya bertujuan untuk memajukan UMKM di daerah sini. Bagi ibu-ibu dan bapak-bapak, hadiah ini tentunya bermanfaat karena bisa langsung dimasak,” kata panitia.
Tidak hanya pemenang, peserta yang belum berhasil menjadi juara juga tetap mendapatkan hadiah. Panitia membagikan tahu dan tempe sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta.
“Yang tidak juara juga tetap dapat hadiah atau doorprize berupa tahu dan tempe. Jadi semuanya mendapatkan hadiah,” imbuhnya.
Panitia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez



