Berita Terkini
Trending Tags

Proyek Jembatan Klir, Dinas PUPR Siapkan Anggaran Rp. 2 Milyar Rekonstruksi Jalan Masuk Ke Desa Klumutan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruas jalan penghubung antara Desa Sumbersari dan Desa Klumutan Kec Saradan. Foto : Mandor-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pasca diresmikan proyek jembatan di Desa Klumutan Kec Saradan, Pemkab Madiun kembali menggelontor anggaran khusus perbaikan jalan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) disiapkan anggaran Rp. 2 Milyar lebih untuk rekonstruksi jalan masuk ke Desa Klumutan.

Jejak digital di laman Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa Pemerintah (LKPP), ruas jalan yang bakal dibangun meliputi Desa Sumbersari hingga Dusun Mbruwok Desa Klumutan. Nilainya tembus Rp. 1.2 Milyar.

Titik berikutnya adalah ruas jalan antara Desa Sidorejo Kec Saradan menuju ke utara atau masuk ke Desa Klumutan. Rekonstruksi jalan ini telah disiapkan anggaran Rp. 820 Juta. Dua titik ruas jalan penghubung ini sangat ditunggu warga Desa Klumutan.

Namun hingga pertengahan tahun 2026, proyek pengadaan fisik untuk perbaikan jalan rusak belum juga berjalan. Penyebab utamanya adalah kelangkaan aspal yang terjadi sejak dua bulan terakhir.

Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang masih menunggu penanganan. Padahal, Dinas PUPR Kabupaten Madiun menargetkan tingkat kemantapan jalan mencapai 73,66 persen pada tahun ini.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, mengatakan hingga saat ini pihaknya baru bisa menjalankan kegiatan pemeliharaan rutin. Sementara pekerjaan fisik rehabilitasi jalan masih tertahan pada tahap perencanaan.

“Untuk perencanaan kami sudah selesai, hanya untuk menentukan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) kami masih menunggu ketetapan harga saat ini karena harga pasar kondisinya melebihi harga satuan pemkab,” ujar Astutik, Jumat (12/06/2026).

Menurutnya, masalah semakin rumit karena pasokan aspal dari produsen kosong sejak April lalu. Akibatnya, proses pengadaan yang telah dicoba dilakukan beberapa kali tidak membuahkan hasil.

“Selain itu, sejak April untuk aspalnya ini masih kosong, sehingga dua kali kami pengadaan di bulan kemarin gagal terus,” katanya.

DPUPR mencatat target jalan mantap tahun ini mencapai 756,887 kilometer dari total panjang jalan kabupaten sebesar 1.027,513 kilometer. Namun target tersebut berpotensi terhambat apabila ketersediaan material utama belum juga terpenuhi.

“Insyaallah target kami paling lambat bulan Juli sudah mulai pelaksanaan. Saat ini kami terus memantau, jika ada barang tersedia dari produsen langsung kami lakukan pengadaan untuk mengejar progres,” pungkas Astutik. (Ndor/Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan. Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, Empat Pekerja Diamankan

    Polres Madiun Kota Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, Empat Pekerja Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Madiun Kota berhasil mengungkap dugaan praktik peredaran rokok ilegal. Kasus ini terkuak saat petugas Sat Narkoba mendapati mobil yang dicurigai membawa narkotika di wilayah Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun pada Sabtu (06/12/2025). Dari hasil penggeledahan, petugas malah mendapati paket rokok illegal hendak dikirim melalui jasa […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tengah menjadi sorotan setelah Sigit Supriyadi diketahui membuat surat pengunduran diri. Dokumen tersebut ditandatangani pada 19 Desember dan dibubuhi materai sebagai bentuk keabsahan. Dalam isi surat itu, Sigit menegaskan bahwa keputusan mundur dilakukan atas keinginan pribadi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. […]

    Bagikan
  • Masih Banyak SPPG di Madiun Belum Kantongi Sertifikasi Kebakaran dan SLF

    Masih Banyak SPPG di Madiun Belum Kantongi Sertifikasi Kebakaran dan SLF

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mengungkap masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi sertifikasi mitigasi kebakaran dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Padahal, dua dokumen tersebut menjadi syarat wajib dalam kelengkapan administrasi operasional dapur program makan bergizi gratis (MBG). Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less