Truk Bermuatan Mangga dan Perabotan Terguling di Jalur Ekstrem Sarangan, Dua Penumpang Luka Ringan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 51
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sebuah truk Isuzu bermuatan buah mangga dan sejumlah perabotan rumah tangga terguling saat melintasi jalur ekstrem menuju kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Kecelakaan tunggal itu terjadi di tikungan atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.
Dalam peristiwa tersebut, dua penumpang truk mengalami luka ringan. Keduanya yakni Alvin Noor Fazri (24) yang mengalami luka lecet pada kaki kiri serta Pepen (64) yang mengalami luka lecet pada bagian wajah. Sementara pengemudi truk, Davit Iskandar (35), warga Pamulang, Jakarta Selatan, dilaporkan selamat.
Truk bernomor polisi B 9375 WXR tersebut diketahui bergerak dari arah bawah menuju kawasan Sarangan dengan membawa muatan cukup berat berupa buah mangga dan perabotan rumah tangga.
Kecelakaan diduga terjadi ketika truk memasuki salah satu tikungan dengan kondisi jalan menanjak dan berkelok. Saat itu, terdapat sebuah kendaraan pikap yang identitasnya belum diketahui sedang berhenti di depan truk.
Pengemudi kemudian berupaya memperlambat laju kendaraan. Namun, berdasarkan informasi awal di lokasi, sistem pengereman truk diduga tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Truk akhirnya kehilangan kendali dan bergerak mundur ke sisi kanan jalan. Kendaraan tidak mampu mempertahankan keseimbangan hingga kemudian terguling.
Saksi mata, Bayu Supriyanto, mengatakan truk tersebut terlihat kesulitan ketika melintasi tikungan sebelum akhirnya mundur dan terguling.
“Truknya terlihat kesulitan saat berada di tikungan. Setelah itu mundur ke samping kanan dan akhirnya terguling,” ujar Bayu.
Akibat kecelakaan tersebut, muatan buah mangga dan perabotan rumah tangga berhamburan di sekitar lokasi. Meski kendaraan mengalami kerusakan dan muatan berserakan, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Dua penumpang yang mengalami luka ringan tetap dalam kondisi sadar setelah kejadian dan mendapatkan penanganan. Petugas juga mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan terhadap kendaraan yang terguling.
Informasi yang beredar menyebutkan truk tersebut diduga masuk ke jalur ekstrem setelah mengikuti rute dari aplikasi navigasi. Namun, penggunaan aplikasi navigasi semestinya tetap disertai pertimbangan kondisi jalan dan kesesuaian rute dengan jenis kendaraan.
Kecelakaan ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan besar agar tidak hanya mengandalkan petunjuk aplikasi navigasi ketika memilih jalur. Informasi mengenai karakteristik medan, rekomendasi rute bagi kendaraan berat, serta kondisi kendaraan perlu menjadi pertimbangan utama.
Dengan medan pegunungan yang memiliki sejumlah tanjakan dan tikungan ekstrem, kehati-hatian menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa di jalur menuju kawasan wisata Telaga Sarangan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



