Berita Terkini
Trending Tags

Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Munggut Madiun Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Bui 10 Tahun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pisau dan pakaian korban jadi barang bukti kasus penusukan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Polisi menetapkan pelaku penusukan anak dibawah umur Totok Hari Subagijo (57) sebagai tersangka kasus penusukan terhadap anaknya sendiri di Perumnas Mojopurno, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, mulai dari percobaan pembunuhan hingga kekerasan terhadap anak.

Korban berinisial N (13), pelajar SMP, mengalami dua luka tusuk di bagian perut setelah berusaha melerai pertengkaran kedua orang tuanya. Polisi menduga N menjadi sasaran serangan saat mencoba melindungi ibunya.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan mengatakan, peristiwa berdarah itu bermula dari pertengkaran antara tersangka dan istri sirinya, SW (49). Sebelum penyerangan terjadi, Totok disebut juga sempat mengancam akan membunuh istrinya.

“Selain melakukan penganiayaan, tersangka juga sempat mengancam korban akan dibunuh. Menurut keterangan yang kami dapatkan, sebelum penyerangan terjadi, pelaku sempat melontarkan ancaman pembunuhan terhadap korban,” ujar AKP Agung saat konferensi pers di AuRabu (26/8/2026).

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan menjelaskan, kejadian itu berlangsung di depan rumah SW di Perumnas Mojopurno, Jan Munggut Arum RT 24 Kelurahan Munggut, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.

Sebelum kejadian, Totok mendatangi rumah istrinya. Kedatangannya disebut berkaitan dengan surat undangan kepolisian atas laporan dugaan penganiayaan yang sebelumnya dibuat SW.

Setibanya di lokasi, keduanya terlibat cekcok. Situasi kemudian memanas saat tersangka mengeluarkan sebilah pisau dan diduga hendak menyerang istrinya.

Melihat ibunya dalam bahaya, N berusaha melerai pertengkaran. Namun, korban justru didorong hingga terjatuh sebelum kemudian ditikam dua kali di bagian perut.

“Korban N berusaha melerai pertengkaran tersebut. Namun, oleh tersangka korban malah didorong hingga jatuh, lalu ditikam menggunakan pisau sebanyak dua kali tepat di bagian perut,” katanya.

Melihat anaknya terluka dan bersimbah darah, SW langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan itu berdatangan dan membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau yang diduga digunakan tersangka. Penyidik juga mengamankan pakaian tersangka serta seragam sekolah milik korban yang terdapat bercak darah dan sobekan. 

Atas perbuatannya, Totok dijerat pasal berlapis yakni Pasal 458 ayat (1) KUHP juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan pembunuhan serta Pasal 80 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musang Tiba-Tiba Masuk Kamar Warga di Jiwan Madiun, Petugas Damkar Sempat Tergigit Saat Evakuasi

    Musang Tiba-Tiba Masuk Kamar Warga di Jiwan Madiun, Petugas Damkar Sempat Tergigit Saat Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana malam di sebuah rumah warga di Desa Jiwan, Kabupaten Madiun, mendadak berubah tegang setelah seekor musang tiba-tiba masuk ke dalam kamar tidur pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kehadiran hewan liar tersebut membuat penghuni rumah panik karena berada di ruang yang sangat dekat dengan aktivitas istirahat mereka. Peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Kawal Mudik Ribuan Santri Temboro, Armada dan Sopir Wajib Lolos

    Polres Magetan Kawal Mudik Ribuan Santri Temboro, Armada dan Sopir Wajib Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Polres Magetan menerapkan pengamanan ketat untuk memastikan ribuan santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro dapat pulang ke daerah asal dengan aman dan nyaman. Pengawalan, pemeriksaan armada, hingga pengecekan kesehatan sopir digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026, melibatkan Satlantas Polres Magetan, Dinas Perhubungan, dan Polsek Karas. Mudik bersama ini merupakan agenda rutin pondok pesantren […]

    Bagikan
  • HPN 2025, Pj Bupati Madiun Tingkatkan Sinergi Dengan Insan Pers

    HPN 2025, Pj Bupati Madiun Tingkatkan Sinergi Dengan Insan Pers

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Ruang Gambar Pendapa Muda Graha pada Kamis (11/2/2025). Kegiatan ini dihadiri Insan Pers Pokja Dinas Kominfo Kabupaten Madiun serta dihadiri langsung oleh Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto. Dalam peringatan HPN tahun 2025 mengambil tema ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Pangan’. […]

    Bagikan
  • Ekonomi Tak Menentu, Pemkab Madiun Tunda Pengadaan Aspal Sebabkan Perbaikan Jalan Tertunda

    Ekonomi Tak Menentu, Pemkab Madiun Tunda Pengadaan Aspal Sebabkan Perbaikan Jalan Tertunda

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang di Kabupaten Madiun tampaknya belum akan segera terjawab. Hingga pertengahan tahun 2026, proyek pengadaan fisik untuk perbaikan jalan rusak belum juga berjalan. Penyebab utamanya adalah kelangkaan aspal yang terjadi sejak dua bulan terakhir. Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang […]

    Bagikan
  • SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) […]

    Bagikan
  • Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kendaraan terjaring razia gabungan petugas di Rest Area KM 597A Jalan Tol Ngawi-Madiun, tepatnya di Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (25/07/2025). Operasi digelar dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025, dengan fokus pada pelanggaran batas kecepatan kendaraan. Setidaknya 50 pengemudi ditindak dalam operasi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga […]

    Bagikan
expand_less