Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Lantai 2 Pasar Besar Madiun Sepi, Pemkot Siapkan Konsep Baru untuk Tarik Pengunjung

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun meninjau Pasar Besar. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan rencana penataan kembali lantai 2 Pasar Besar Madiun (PBM) yang selama ini dinilai masih sepi pengunjung. Pemkot berencana menyusun konsep baru agar area tersebut kembali memiliki daya tarik bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun usai meninjau langsung kondisi PBM, khususnya lantai 2.

Menurutnya, kondisi lantai 2 Pasar Besar menjadi salah satu perhatian setelah dirinya melihat langsung aktivitas perdagangan dan berdialog dengan sejumlah pedagang.

“Memang kondisinya dari beberapa pedagang yang saya ajak ngobrol tadi sepi,” kata Bagus.

Menurut dia, salah satu persoalan yang perlu dipecahkan adalah belum adanya sesuatu yang cukup menarik masyarakat untuk naik ke lantai 2. Karena itu, Pemkot Madiun akan mengkaji kemungkinan melakukan perombakan konsep kawasan tersebut.

Bagus menegaskan, rencana tersebut bukan berarti menggusur pedagang yang saat ini berjualan di lantai 2.

“Bukan saya ngusir pedagang, enggak. Saya ngerombak, supaya ada nanti sesuatu yang menarik di situ,” ujarnya.

Ia menyebut, lantai 2 PBM sebenarnya telah memiliki sejumlah potensi, termasuk keberadaan kuliner legendaris. Salah satunya Rawon Bu Wolo dan sejumlah warung soto yang selama ini memiliki pelanggan.

Image Not Found
Lantai 2 PBM akan ditata dengan konsep baru. Foto : Kris-Sinergia

Namun, aktivitas kuliner tersebut cenderung ramai pada malam hari sehingga belum sepenuhnya mampu menghidupkan aktivitas lantai 2 sepanjang waktu.

Pemkot juga telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan keramaian di kawasan Pasar Besar, salah satunya dengan memindahkan aktivitas pedagang ojokan ke area tersebut.

Ke depan, kata Bagus, fungsi lantai 2 yang selama ini banyak ditempati pedagang garmen dan konveksi juga akan kembali dihidupkan sesuai karakter dan fungsi kawasan.

“Teman-teman perdagangan sudah berusaha meramaikan, pedagang ojokan dinaikkan, tetapi fungsi nanti lantai 2 ini yang banyak ke garmen, konveksi, ini akan dihidupkan lagi sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.

Bagus mengatakan, persoalan utama yang harus dijawab dalam penataan lantai 2 adalah membuat masyarakat tertarik untuk naik terlebih dahulu, sebelum kemudian memutuskan berbelanja.

Menurutnya, kecenderungan masyarakat enggan naik ke lantai atas merupakan persoalan yang juga banyak ditemui di pasar tradisional di berbagai daerah.

“Bagaimana orang itu, satu, bisa tertarik untuk naik dulu. Bukan untuk beli, tapi untuk naik ke lantai 2,” katanya.

Karena itu, konsep baru nantinya dapat memadukan berbagai bentuk daya tarik, mulai dari kuliner, penataan fisik, hingga inovasi pelayanan.

Bagus meminta jajaran terkait mulai menyiapkan perencanaan untuk penataan lantai 2 PBM pada 2027. Konsep tersebut nantinya akan digodok dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan masyarakat dan kondisi perdagangan.

“Ini yang nanti akan kita create. Macam-macam nanti akan coba kami bikin. Kita matangman konsep dan perencanaan nya dulu,” pungkas Bagus. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan bagi siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri memicu polemik di Kota Madiun. DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah kejanggalan yang dinilai merugikan siswa, mulai dari perbedaan nilai hasil ujian hingga persoalan sistem pendaftaran yang mengunci data peserta. Ketua Komisi I DPRD Kota […]

    Bagikan
  • Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Permintaan layanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo melonjak tajam sepanjang 2025. Instansi tersebut mencatat telah menerbitkan 18.891 paspor selama satu tahun terakhir. Peningkatan ini selaras dengan tingginya minat warga Ponorogo bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Plt Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai […]

    Bagikan
  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
  • Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negei (Kejari) Kota Madiun berpacu dengan waktu dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun. Dalam waktu dekat, perkara tersebut bakal segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Hal itu menyusul jakea penyidik telah melimpahkan 3 tersangka beserta […]

    Bagikan
  • Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada […]

    Bagikan
expand_less